<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-496835965778446146</id><updated>2012-01-25T11:27:03.634-08:00</updated><category term='dian ardiansyah'/><category term='buku'/><category term='opini'/><category term='peduli dan berbagi'/><category term='lagu'/><category term='Apresiasi'/><category term='news'/><category term='jalan malam bandung'/><category term='cerpen'/><category term='jalanmalambandung'/><category term='artikel'/><title type='text'>UNDER MOONLIGHT</title><subtitle type='html'>NIGHT WALK</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Holy Rafika</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17066867014801992641</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-eR_ZMGdIIBQ/Tcq916akL8I/AAAAAAAAAEQ/gFjx5bHBa7Y/s220/Maitreya.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>33</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-496835965778446146.post-5980682980908434593</id><published>2012-01-25T11:05:00.000-08:00</published><updated>2012-01-25T11:27:03.676-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apresiasi'/><title type='text'>Catatan Jalan Malam Bandung: Apresiasi FTI Award</title><content type='html'>&lt;b&gt;Catatan Jalan Malam Bandung: Apresiasi FTI Award&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-oIR6Y9wry_4/TyBR3V-erAI/AAAAAAAAAKA/doFPS6riLFA/s1600/img372.jpg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="200" width="150" src="http://2.bp.blogspot.com/-oIR6Y9wry_4/TyBR3V-erAI/AAAAAAAAAKA/doFPS6riLFA/s200/img372.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halooooo :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah hampir 2 tahun kegiatan apresiasi jalan malam off, akhirnya tadi malam kembali saya merasakan nikmatnya jalan malam di Bandung, meskipun tanpa jalan kaki dan ditemani kawan lain, tapi memang hasrat untuk menghadiri acara/apresiasi tadi malam cukup kuat. Alasannya tidak lain adalah karena rindu bertemu seorang tokoh sastra, teater, yang menjadi panutan. Tokoh yang dimaksud adalah budayawan Prof. Saini KM. Saya kira yang tertarik untuk membaca catatan ini tidak diragukan lagi, pasti telah mengenal sosok Prof. Saini KM, sehingga dalam hal ini saya tidak perlu memaparkan sosok beliau, di samping itu Wikipedia dan google telah menyediakannya bagi yang mau tau lebih lanjut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara yang membawa hingga saya bisa bertemu Pa Saini KM ini tidak lain adalah acara penghargaan [penganugrahan] yang dilaksanakan Federasi Teater Indonesia (FTI), yang dalam agenda tahunannya selalu memberikan penghargaan pada tokoh teater yang telah dianggap laik mendapatkan penghargaan karena dedikasi hidupnya pada teater. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampainya di tempat, ternyata memang telah ramai dikunjungi para penggiat/aktifis teater Bandung dan Indonesia pada umumnya, apalagi kabarnya acara penganugerahan ini akan dihadiri pula oleh salah satu menteri. Saya skepris menteri akan datang dan ternyata benar, yang dimaksud tidak hadir. Para hadirin yang berkumpul langsung dimanjakan dengan adanya jamuan makan malam yang disediakan panitia pelaksana, dan tidak tanggung-tanggung, makanan yang disediakan adalah makanan berat dan catering pula. :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerita, acara dimulai dan ada yang menarik, Pa Saini naik andong dan diarak oleh lantunan musik sederhana yang agak riuh namun cukup semarak, maksud panitia mungkin untuk memeriahkan suasana. Akan tetapi di sini pula khawatir mulai terasa, masalahnya secara teknis hal itu agak riskan bagi Pa Saini yang sudah tidak muda lagi, apalagi ‘pengawalan’ bagi beliau kurang begitu dipikirkan dan disiapkan. Namun syukur acara berjalan lancar, para hadirin pun memasuki gedung pertunjukan Taman Budaya Jawa Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Diawali Kekonyolan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Saat dimulainya acara, rampak kendang menjadi penanda opening acara, penutup layar pun dibuka, dan tiba-tiba . . . . ya ampun, yang keluar kucing warna putih kuning.. hhhmmm the yellow cat mamen.. :DSontak para penonton dibuatnya ketawa, 1 kali bisa dimaklumi tetapi saat acara dibuka oleh pimpinan FTI Radhar Panca Dahana, yellow cat kembali hadir di belakang podium dan berjalan dengan santai. Dari kejadian ini keraguan akan keseriusan acara mulai sulit dilawan, dan sedikit demi sedikit keraguan itu semakin dikuatkan. Barangkali, konstruksi pengetahuan “malam penganugrahan” atau sebuah ceremonial “award” telah merasuk dalam pikiran saya sebagai acara yang penuh dengan ‘keseriusan’ keteraturan managerial panggung yang ketat, mapan, glamor dan sebagainya sebagaimana sering kita saksikan acara di stasiun TV berlangsung, dan hal itu tidak saya temukan dalam acara ini, terutama keseriusan menggarap acara sebagai ungkapan etis pelaksana terhadap tokoh yang sedang dianugrahi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Yang logos VS pengetahuan sederhana&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Afrizal sebagai juri dalam sambutan sekaligus pengumumannya mengenai pemenang sayembara penulisan lakon drama mengatakan bahwa “hanya teater satu-satunya seni yang paling dekat dengan manusia, tanpa media apapun teater mampu dihadirkan, tubuh!”.takperlu ditolak, penyataan itu murni penuh dengan logosentris, namun jangan lupa dalam pengertian paling sederhana, teater adalah seni yg paling akrab dengan ruang (panggung). Perlu disayangkan perayaan FTI award yang telah berjalan 6 kali tidak mampu menunjukan kedewasaannya dalam mengelola sebuah ceremonial kolaboratif yang penuh dengan pergantian dimensi ruang di panggung. Panggung kumuh dan penataan sound system rupanya menjadi hal yangg ditoleransi penuh bagi para penggiat teater dalam acara tertinggi bagi insan teater ini. Yang paling tragis, MC dalam acara tersebut benar-benar telah melunturkan ‘ketegasan’ – ‘keakraban’ teater dengan kematangan panggungnya, salingmenghargai lawan panggung dsb, apalagi acara ini bukan main sakralnya bagi para perenung karya seseorang yang dalam kesempatan itu mendapat anugerah. Saini KM adalah bapa, tauladan, idola sekaligus sosok penting dalam teater Indonesia -dan banyak lagi titel lainnya yang pantas disematkan pada beliau—pada acara ini, MC dua kali keliru menyebutkan nama Saini KM, padahal itu tema utama, disamping itu MC kadang spontan meminta (menyuruh) para tokoh di panggung untuk tidak terlebih dahulu turun dengna bahasa yang loma [bahasa yang digunakan seseorang pada teman sebaya]. Di harinya yang telah senja,  penghargaan pantas beliau dapatkan, dengan kondisi fisik yang beliau akui dalam sambutan telah menurun, beliau tetap semangat dan menyediakan pikiran penuh untuk membagikan pengalaman pentingnya, bahkan dalam pidato penerimaan penghargaannya tersebut Saini KM menyampaikan bahwa karyanya adalah karya yang bebas untuk diinterpretasi ulang oleh setiap penggiat teater. Suatu momen yang begitu mengharukan bagi saya sebagai seorang insane nonteater melihat keakraban dan romantisme dealiktik dalam dunia teater. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun dengan sangat berat hati, penyelenggara telah gagal mengemas suatu acara penghargaan bagi tokoh yang sangat disegani, dan acara tersebut dapat dibilang jauh dari kata etis bagi suatu prosesi penghargaan yang baik. Pa Saini tentu saja tidak akan marah atau berekspresi kecewa, tetapi saya sebagai ABG labil alias ababil, belum cukup tahan untuk tidak mengatakan ini.. :Peace:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun terlepas dari semua itu, ini hanyalah ekspresi dari seorang yang masih menganggap musik sebagai lantunan nada, diamnya penari sebagai takmenari, dan lukisan adalah pinsil yang menggambar dalam kertas kanvas. Apa yang dilakukan FTI adalah kemajuan bagi kehidupan berkesenian kontemporer, apa yang dilakukan insan teater melalui FTI merupakan start dan kemajuan penting dan sekaligus tamparan bagi penggiat musik kontemporer dalam mengadapi dinamika seni saat ini.. cayoooo :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini catatan pribadi dan ngga begitu serius, so jangan protes tentang metode penulisan yang kacau balau ya..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/496835965778446146-5980682980908434593?l=jalanmalambandung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/feeds/5980682980908434593/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=496835965778446146&amp;postID=5980682980908434593' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/5980682980908434593'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/5980682980908434593'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/2012/01/catatan-jalan-malam-bandung-apresiasi.html' title='Catatan Jalan Malam Bandung: Apresiasi FTI Award'/><author><name>Jl. Malam No.1</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11868140811097081223</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Z5vKgYEhbrY/Sk46Qgrea2I/AAAAAAAAAAY/4CDWxR4FgnY/S220/4794_1104045875535_1058386485_30289809_5586146_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-oIR6Y9wry_4/TyBR3V-erAI/AAAAAAAAAKA/doFPS6riLFA/s72-c/img372.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-496835965778446146.post-7467073934977523434</id><published>2010-02-07T07:48:00.000-08:00</published><updated>2010-02-08T11:14:09.344-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jalan malam bandung'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dian ardiansyah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lagu'/><title type='text'>lagu Baru Jalan Malam "Under the Moon Light"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Z5vKgYEhbrY/S3BidrBUGDI/AAAAAAAAADA/waVg3xye9m4/s1600-h/I_Walk_Alone.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 136px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Z5vKgYEhbrY/S3BidrBUGDI/AAAAAAAAADA/waVg3xye9m4/s200/I_Walk_Alone.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5435953012140152882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UNDER THE MOON LIGHT&lt;br /&gt;Oleh &lt;br /&gt;Dian "Ucok" Ardiansyah (one from the other founder JMB)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;One day you'll find heroes go to the town&lt;br /&gt;they wear their masks charity of action&lt;br /&gt;celebration, celebration&lt;br /&gt;let's see their celebration&lt;br /&gt;celebration, celebration&lt;br /&gt;celebrity action&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;walking alone, self confusion&lt;br /&gt;that is your right, what's on your side?&lt;br /&gt;just start walk under the moon light&lt;br /&gt;and see what there are on your side&lt;br /&gt;just start walk under the moon light&lt;br /&gt;to find out what's the wrong or right&lt;br /&gt;and then you can start a fight!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Just cut off your mind of your party time&lt;br /&gt;and shut up your mouth if you have not will&lt;br /&gt;see what is wrong in both of your side&lt;br /&gt;believe that we can to start a change&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Under the moon light we can start hope of light&lt;br /&gt;this is not style that is old convention&lt;br /&gt;prepare yourself to make a change&lt;br /&gt;there is something you have to learn&lt;br /&gt;cause it's not about your system&lt;br /&gt;we just learning something from them&lt;br /&gt;so start your reaction!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/496835965778446146-7467073934977523434?l=jalanmalambandung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/feeds/7467073934977523434/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=496835965778446146&amp;postID=7467073934977523434' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/7467073934977523434'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/7467073934977523434'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/2010/02/lagu-baru-jalan-malam-under-moon-light.html' title='lagu Baru Jalan Malam &quot;Under the Moon Light&quot;'/><author><name>Jl. Malam No.1</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11868140811097081223</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Z5vKgYEhbrY/Sk46Qgrea2I/AAAAAAAAAAY/4CDWxR4FgnY/S220/4794_1104045875535_1058386485_30289809_5586146_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Z5vKgYEhbrY/S3BidrBUGDI/AAAAAAAAADA/waVg3xye9m4/s72-c/I_Walk_Alone.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-496835965778446146.post-6118840348173188028</id><published>2010-01-01T06:39:00.000-08:00</published><updated>2010-01-01T07:00:05.028-08:00</updated><title type='text'>SURABI'S with JMB sountrack</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Z5vKgYEhbrY/Sz4LTw8sHRI/AAAAAAAAACw/74NOI6md4Y0/s1600-h/DSC-3007.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Z5vKgYEhbrY/Sz4LTw8sHRI/AAAAAAAAACw/74NOI6md4Y0/s320/DSC-3007.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5421783435585527058" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai bentuk apresiasi, salah satu kelompok musik Surabi mendedikasikan sebuah lagu untuk Jalan Malam Bandung, tidak cukup sulit bagi mereka dalam mengkompos sebuah lagu yang terinspirasi oleh lingkungan Bandung beserta segala macam dinamikanya, kelompok musik Surabi juga melengkapi kreativitas yang selama ini sering terlahir dari kawan-kawan mahasiswa STSI Bandung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lirik lagu yang mereka buat cukup sedehana, berikut liriknya: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JALAN MALAM BANDUNG&lt;br /&gt;oleh: Herlan Callm    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam minggu telah datang&lt;br /&gt;kusiap untuk berperang&lt;br /&gt;baju pangsi calana komprang&lt;br /&gt;rek nongkrong dikota kembang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lengkahkeun kaki dijalan&lt;br /&gt;dompet tebal dapet amal&lt;br /&gt;sugan aya nuka bandang&lt;br /&gt;biarku tak sendirian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;disimpang jalan kliningan&lt;br /&gt;kulihat seorang mojang&lt;br /&gt;ditilik tigigir lentik&lt;br /&gt;diteuteup tihareup sieup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;reff&lt;br /&gt;o.o.o....yeah..&lt;br /&gt;jalan malam bandung kita kumpul bersama&lt;br /&gt;o.o.o....yeah..&lt;br /&gt;nikmati dunia ngurilingan kota&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;o.o.o...yeah..&lt;br /&gt;jalan malam bandung kita happy bersama&lt;br /&gt;o.o.o...yeah,,,&lt;br /&gt;nikmati dunia ngurilingan kota. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;secara lengkap, berikut profile lengkap Surabi. Gasss... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TENTANG SURABI Mar 10, 2009 &lt;br /&gt;dikutip dari: http://surabigass.multiply.com/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didirikan oleh mahasiswa karawitan 06 STSI di Bandung pada tahun 2007 dengan nama SURABI, kini semua personil masih tercatat sebagai mahasiswa Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung. Dengan lima belas orang personil, kelompok ini konsisten membawakan garapan-garapan musik kreasi baru dengan perangkat tradisional dan modern.&lt;br /&gt;kelompok ini mencoba menggabungkan antara musik barat dan timur, saat itu terasa adanya perbedaan dalam gaya garapannya; lebih eksploratif, serta lebih fleksibel dalam menuangkan gagasan dan ide musikalitasnya. Perubahan pada gaya-gaya garapan ini nampaknya sebagai pengaruh langsung dari eksperimentasi serta pengolahan media ungkapnya (instrumen).&lt;br /&gt;nama surabi terinspirasi oleh salah satu lagu yang berbau sunda dan arab; mungkin secara sederhananya dapat dikatakan demikian. Tapi bagi kawan-kawan surabi, tidak hanya sebatas itu arti yang terkandung didalamnya. selain itu juga kawan-kawan mempunyai pengertian lain dari kata tersebut, dimana bentuk bulatan surabi diartikan sebagai bulatan sempurna yang tidak mempunyai titik awal dan akhir yang dijadikan motifasi bagi kawan-kawan untuk totalitas dalam berkarya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itupula dalam bulatan sempurna tidak adanya sudut atau sekat yang kami artikan dimana pada zaman ini tidak ada lagi sekat-sekat antar bangsa, hasil tegursapa budaya timur dan barat ternyata menjadi karya musik yang menarik dan bisa dinikmati khalayak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ABOUT SURABI&lt;br /&gt;Founded by students karawitan 06 in STSI Bandung in 2007 with the name SURABI, now all personnel still listed as a High School student Indonesian Arts (STSI) Bandung. With fifteen people personnel, this group consistently brings garapan-garapan new music creations with traditional and modern devices.&lt;br /&gt;This group tried to combine between the eastern and western music, when it feels there is a difference in style garapannya; eksploratif more, and more flexibility in ideas and ideas pouring musikalitasnya. Changes in the styles garapan this appears as a direct influence from the media processing experimentation and he said (instruments).&lt;br /&gt;SURABI name inspired by one of the songs and the smell sunda arab; may be sederhananya can be said so. But for his friends SURABI, not limited only to the meaning of the inside. besides his friends also have the understanding of the word, where the form of a sphere SURABI defined as a perfect sphere does not have a starting point and the end made motifasi for colleagues to work in totality.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In addition to perfect roundness itupula in the absence of a corner of the screen or where we artikan at the time of this no-divider divider between nations, cultures tegursapa the east and west appeared to be works of music and the audience can enjoy.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/496835965778446146-6118840348173188028?l=jalanmalambandung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/feeds/6118840348173188028/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=496835965778446146&amp;postID=6118840348173188028' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/6118840348173188028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/6118840348173188028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/2010/01/surabis-with-jmb-sountrack.html' title='SURABI&apos;S with JMB sountrack'/><author><name>Jl. Malam No.1</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11868140811097081223</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_Z5vKgYEhbrY/Sk46Qgrea2I/AAAAAAAAAAY/4CDWxR4FgnY/S220/4794_1104045875535_1058386485_30289809_5586146_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Z5vKgYEhbrY/Sz4LTw8sHRI/AAAAAAAAACw/74NOI6md4Y0/s72-c/DSC-3007.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-496835965778446146.post-5453452747744948188</id><published>2009-10-28T23:20:00.000-07:00</published><updated>2009-10-29T01:46:57.536-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerpen'/><title type='text'>Senja.. yang jingga</title><content type='html'>Pukul 11.15 siang. Aku merasakan ada belaian lembut di kepalaku. Dengan susah payah aku membuka mata. Mengerjap-ngerjap silau. Tirai jendela yang tepat berada di atas kepalaku sudah dibuka. Cahaya matahari tak segan lagi merangsek masuk melalui kaca jendela. Kau berdiri disana. Disampingku. Hari ini kau masih mengenakan gaun putih, rambutmu yang sebahu sengaja kau gerai. Perpaduan antara cahaya matahari, gaun putihmu, dan kulit putih pualammu semakin membuatku silau. Aku terbangun dan duduk, masih di tempat tidur. Mengucek-ngucek mataku sebentar. Tangan kirimu mengetuk-ngetuk jam tangan di tangan kananmu. Mungkin kau ingin bilang, sudah jam berapa sekarang?ini sudah siang. Aku tersenyum. Iya..aku sudah punya janji untuk pergi denganmu hari ini bukan?! ke tempat kesukaanmu. Tempat yang damai, katamu. Kau menarik-narik tanganku, memaksaku bangun dan menyuruhku untuk segera mandi, sambil meledekku dengan bilang kalau aku bau. Aku berhenti sebentar di pintu kamar mandi, melirikmu sebentar sambil bersenandung " kau cantik hari ini.." sambil tersenyum. Kau tertawa mendengarnya. Ya.. teruslah begitu! Aku suka melihatmu tertawa. Aku suka melihatmu Diandra-ku. Separuh jiwaku. &lt;br /&gt;Sekarang aku sudah mandi. Sudah wangi. Walau belum ganti baju. &lt;br /&gt;" mau teh?" kataku. Kau mengangguk. Aku menyeduh dua cangkir teh, lalu membawanya ke meja makan kecil dimana kau sudah duduk manis disana. Ini sudah hampir waktunya makan siang. Tapi buatku, ini masih termasuk sarapan. Aku mengambil roti sisa yang akan kadaluarsa besok. Kau mengomeli aku kemarin untuk segera menghabiskannya sebelum kadaluarsa.&lt;br /&gt;" itu ngga sehat, nanti kamu keracunan " katamu.&lt;br /&gt;" itu tak akan membuatku mati, sayang.." jawabku, meledekmu. Dan kau hanya memasang muka manyun. Aku menikmati sarapan kesianganku ini. Tiba-tiba dagumu mengisyaratkan sesuatu. Menunjuk ke sebuah gitar yang kusimpan di kursi makan di sebelahku. Hmm..kau ingin aku menyanyikanmu sebuah lagu? Baiklah! Aku mengambil gitarku, dan mulai menyetem senarnya agar nadanya sesuai. Kau menopang dagu dengan kedua tanganmu. Terus tersenyum. Seakan-akan aku adalah seorang idola, dan kau adalah penggemar fanatikku. Dan akupun mulai bernyanyi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;There's a place that we can go&lt;br /&gt;A place where I can finally let you know..&lt;br /&gt;I hope you find&lt;br /&gt;whatever you've been lookin' for&lt;br /&gt;Just remember where you're from&lt;br /&gt;and who you are&lt;br /&gt;'Cause there's a thousand lights&lt;br /&gt;that'll make you feel brand new&lt;br /&gt;But if you ever lose your way&lt;br /&gt;I'll be right here for you&lt;br /&gt;Cause I'm the one that loves you lately&lt;br /&gt;You and me, we got this great thing&lt;br /&gt;So, come back and you sit down. Relax..&lt;br /&gt;Everything's to see&lt;br /&gt;that you've come a long, long way&lt;br /&gt;And it's the place that you should be..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;[ Love You Lately_Daniel Powter ]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau bertepuk tangan ceria. " terima kasih.. terima kasih, i love you too!" kataku. Lalu kita berdua tertawa. Aku ingat, sejak hari itu kita selalu tertawa berdua. bersama-sama. Hari dimana aku pertama kali menyanyikan lagu itu untukmu. Waktu itu kita sudah dekat. Saling bercerita tentang hidup kita masing-masing. Aku menyukaimu. Tapi aku bukan seorang laki-laki yang pandai mengungkapkan apa yang sebenarnya aku rasakan. Meski aku mencoba, sering kali orang tak mengerti kemana maksud dari kata-kataku. Tak jarang malah salah paham. Maka hari itu, aku sengaja menyanyikan lagu ini untukmu. Dan ajaib.. kau langsung mengerti. Lihat.. betapa kau selalu mengerti aku. Maka sejak hari itu, yang tadinya selalu hanya ada 'aku' dan 'kau', sekarang jadi 'kita'.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Sekarang sudah hampir pukul 01.00 siang. Aku mulai beranjak dari tempat dudukku, berganti baju. Hari ini aku akan mengenakan polo shirt putih, biar kita serasi. Kau kan pernah bilang kalau aku kelihatan ganteng mengenakan polo shirt. Bawahan jeans plus sepatu kets. Aku siap.&lt;br /&gt;" ayo kita berangkat!" ajakku. Kau meraih tanganku. Kita berjalan berpegangan tangan menuju jalan raya. Aku mampir sebentar ke toko bunga di sekitar kosanku. Membeli 1 bucket bunga tulip putih, kesukaanmu. Aku menyetop sebuah taksi, lalu menyebutkan nama tempat yang akan kita tuju. Tempat itu cukup jauh. Mungkin kita akan sampai disana pukul 3 sore nanti. Tapi tak apa, perjalanan ini tak akan terasa lama. Karena ada kau bersamaku. &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Kita sudah sampai. Kau benar, tempat ini memang damai. Pohon-pohon cemara tertata rapi di sisi jalannya. Ada beberapa pohon besar di beberapa tempat. Banyak burung-burung kecil bertengger disana. Kicauan mereka membuat tempat ini begitu teduh, tenang. Kita berjalan ke tempat itu. Tempatmu merasa damai. Ini dia tempatnya. Aku berjongkok. Kau mengikutiku sambil tersenyum. Lalu aku letakkan bucket bunga tulip putih tadi disana. Di bawah nisan bertuliskan :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Diandra Lestari&lt;br /&gt;11 Mei 1985&lt;br /&gt;13 April 2007&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Namamu. Aku memejamkan mata. Mulai berdoa. Hari sudah senja. langit mulai berwarna jingga. sungguh pemandangan yang mempesona. Hari itu juga senja. Hari dimana kau pertama kali ke tempat ini. Meski aku terus berkata, memohon, " jangan pergi..jangan pergi!!!", tapi kau terbaring sambil tersenyum. Seperti mengatakan padaku kalau kau akan pergi ke tempat yang tenang, damai, dimana kau akan merasa bahagia. Hari itu, mobilmu menabrak trotoar ketika kau berusaha menghindar dari tabrakan dengan sebuah motor. Jika kau tak menghindar, motor itulah yang akan jadi korbannya. Kemarahan waktu itu membuatku berpikir, lihat..betapa kebaikanmu malah membawamu pada kematian. Aku takut. Sangat takut. Aku hanya akan memiliki setengah nyawa jika kau pergi. Dan bagaimana aku bisa terus hidup dengan hanya setengah nyawa??? memikirkan itu membuatku tercekat. Dan bulir-bulir air mata itu berjatuhan.&lt;br /&gt;Tapi, sesungguhnya kau tak pernah pergi. Kau selalu ada. Aku tahu itu.&lt;br /&gt;" ayo kita pulang!" ajakku. Kau mengangguk. Kita berjalan pulang sambil tetap berpegangan tangan.&lt;br /&gt;" senja yang indah bukan?!!!" kataku. kau tersenyum. Semakin erat menggenggam tanganku. Kau selalu ada. Aku tahu itu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/496835965778446146-5453452747744948188?l=jalanmalambandung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/feeds/5453452747744948188/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=496835965778446146&amp;postID=5453452747744948188' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/5453452747744948188'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/5453452747744948188'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/2009/10/senja-yang-jingga.html' title='Senja.. yang jingga'/><author><name>me.. as Mel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08326563093538191974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-496835965778446146.post-6047950146468639087</id><published>2009-10-28T20:37:00.000-07:00</published><updated>2009-10-29T01:42:47.100-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerpen'/><title type='text'>Peppermint Tea</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Ijn5JHS5lmk/SukyDpw8yxI/AAAAAAAAABM/EHxLa8IR454/s1600-h/tea1.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 81px; height: 103px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Ijn5JHS5lmk/SukyDpw8yxI/AAAAAAAAABM/EHxLa8IR454/s320/tea1.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397900666712410898" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;   "Kedai Teh CAMELIA", itulah nama kedai teh milik ibuku. Mungkin orang akan berfikir bahwa nama ibuku Camelia, atau mungkin namaku yang Camelia, ini biasanya selalu membuat pelanggan kedai teh ini bertanya. Tapi sebenarnya nama itu tak ada hubungannya dengan nama kami. Nama ibuku Kemala, sedangkan namaku sendiri Kinan. Ibuku menamai kedai ini Camelia karena nama latin dari teh adalah Camelia Sinensis. jadi secara harfiah nama kedai ini bisa dibilang kedai Teh Teh, kedai Teh kuadrat, kedai Teh2..intinya hanya kedai Teh, titik. Kenapa harus kedai teh? kenapa harus teh? kenapa tidak kopi? warteg? atau bahkan warung indomie? selain yang tadi disebutkan sudah banyak yang buka, alasan utamanya adalah karena ibuku sangat menyukai teh, dari kecil bahkan, karena orang tua ibuku adalah petani teh. Kalau ditanya kenapa ibu sangat menyukai teh, maka dia akan menjawab dalam kondisi secangkir teh ditangan, meneguknya sedikit demi sedikit, sambil tersenyum dan berkata " kamu tidak akan pernah tahu kalau kamu tidak menyukainya atau bahkan mencobanya ". Kalau sudah begitu, mendingan aku tutup mulut, daripada disuruh minum teh. &lt;br /&gt;Di kedai ini, ibuku menyediakan 6 jenis teh :&lt;br /&gt;- Teh Hijau&lt;br /&gt;- Teh Hitam&lt;br /&gt;- Teh Melati&lt;br /&gt;- Teh Peppermint&lt;br /&gt;- Teh Camomile, dan&lt;br /&gt;- Teh Jahe.&lt;br /&gt;Selain itu, ibuku juga menyediakan beberapa jenis kue buatan sendiri yang semuanya diproses dengan cara dikukus. Terkadang ada pelanggan yang minta disediakan gorengan, tapi ibu bilang, teh itu minuman yang menyehatkan, jadi harus ditemani makanan yang sehat juga. Semua teh yang ada di kedai ini, ibuku sendiri yang meraciknya. Aku sendiri hanya membantu melayani, itupun sepulang kuliah yang waktunya tak tentu. Kedai ini sudah memiliki beberapa pelanggan tetap. Kebanyakan dari mereka biasanya berumur 40 tahun keatas. Kalau aku ingat-ingat, kedai ini tidak pernah kedatangan anak muda, anak kuliahan sepertiku misalnya. Aku rasa mereka seperti aku, tidak suka teh. Kalaupun ada orang seumuranku yang suka minum teh, itupun paling teh pelangsing.&lt;br /&gt;" Ki, ada pelanggan, tolong tanya mau pesan apa ya!" ibuku berkata sambil menepuk bahuku yang sedang serius membaca buku. Aku mengambil note dan pensil sambil memperhatikan pelanggan yang baru datang itu. kalau aku perhatikan sekilas, sepertinya laki-laki ini masih berumur dibawah 30 tahunan. Seseorang yang langka untuk kedai ini. Ini berarti kemajuan, pikirku.&lt;br /&gt;" Maaf, mau pesan apa?"&lt;br /&gt;" teh Peppermint!" jawabnya. Beberapa menit kemudian, aku membawa nampan berisi secangkir teh Peppermint dan setoples kecil gula batu. Hanya secangkir teh, laki-laki ini tidak mau yang lain.&lt;br /&gt;" gulanya dibawa saja! saya tidak mau pakai gula." ucapnya, bahkan sebelum toples gula itu aku simpan di mejanya. Aku mengangguk seraya mempersilahkannya dia menikmati tehnya. karena seperti yang aku bilang tadi, kedatangan laki-laki itu, laki-laki semuda itu, di kedai ini termasuk kejadian langka, dan karena pelanggan lain yang datang hari ini sama seperti hari-hari sebelumnya, hanya mereka yang berumur 40 tahun keatas, maka secara naluriah aku mulai memperhatikannya. melihatnya mulai meminum teh Peppermint itu. seteguk demi seteguk, sambil memejamkan mata. sepertinya dia sangat menikmati setiap tetes cairan bernama teh yang masuk melalui mulut dan mengalir ke tenggorokannya itu. Eksotis. Entahlah.. aku sering melihat pelanggan kedai ini menikmati teh yang disajikan ibuku. Melihat bagaimana mereka meminumnya. Biasa saja. Ada yang sambil ngobrol, ada juga yang sambil ngemil kue buatan ibu. Tapi laki-laki ini berbeda. Dia hanya datang sendiri, dan hanya memesan teh, tanpa gula dan tanpa makanan teman minum teh. Tetapi dia menikmatinya seakan-akan dia berkata bahwa dia tak membutuhkan semua itu. seakan-akan dia sedang merasakan semua kebahagiaan yang bisa dia rasakan. Dia tak perlu apa-apa lagi. Cukup teh Peppermintnya. Sekarang saya mulai berfikir dia aneh. Memangnya teh seenak itu apa? sampai-sampai itu membuatnya seperti lupa pada orang-orang sekitarnya, cuma ada dia dan teh. Orang aneh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Tanpa disangka-sangka, laki-laki aneh itu datang lagi ke kedai kami keesokan harinya. &lt;br /&gt;" teh Peppermint, tanpa gula!" pesannya. lalu dia berkata lagi, " teh racikan ibumu enak ".&lt;br /&gt;" terima kasih." balasku, sambil terpaksa tersenyum. Aku merasa tersinggung dengan ucapannya. Darimana dia tahu itu racikan ibuku? bisa saja teh itu racikanku, racikan ayahku, kakek-nenekku, atau bahkan pembantuku kan?! Memangnya terlihat jelas ya dari wajahku "tidak bisa meracik teh dan tidak suka teh!" mmh.. aku rasa sebentar lagi aku datang bulan. Aku mengantarkan teh pesanannya seperti kemarin, namun kali ini tanpa toples gula. aku menyodorkan cangkir tehnya dengan muka sedikit judes. Tapi laki-laki ini malah tersenyum. Huffh!!! Dari kejadian beberapa detik itu, aku jadi bisa lebih memperhatikannya. Aku kira-kira, mungkin umurnya antara 25 sampai 27 tahun. Rambutnya rapi, walau aku yakin jika sedikit panjang nanti, rambutnya akan terlihat ikal. kulitnya sawo matang. wajahnya seperti... Banyu Biru, Putranya Eros Djarot. Persis. Ternyata dia.. manis!!! Aku geleng-geleng kepala. Baiklah! Setelah kemarin aku bilang dia eksotis, lalu mengata-ngatai dia aneh, hari ini aku memujinya dengan kata 'manis'??? Tuhan!.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Hari-hari berikutnya, dia terus datang ke kedai kami, dan tetap hanya memesan teh Peppermint. Maka aku mulai menjulukinya mr.Peppermint. Meski aku dan mr.Peppermint ini bertemu hampir setiap hari (dan aku selalu memperhatikannya!), tapi komunikasi antara kami hanya sebatas menanyakan pesanan dan ucapan terima kasih, beres. Aku tak pernah tahu namanya, meskipun sebenarnya ingin sekali aku menanyakan. Tapi aku pikir, tidaklah sopan menanyakan nama pada pelanggan (baca : malu). Hari itu, seperti biasa aku menghampiri mr.Peppermint untuk menanyakan pesanannya, meski aku tahu, dia pasti akan memesan teh Peppermint, hanya itu. &lt;br /&gt;" mau pesan apa?" tanyaku, sambil tersenyum. kali ini tulus. Lalu si mr.Peppermint itu memalingkan wajahnya padaku yang sedang berdiri disampingnya.&lt;br /&gt;" kamu suka teh apa?" tanyanya, tiba-tiba. Hah??? apa nih? apakah kita sedang ada di reality show tukar nasib dimana dalam episode ini kita bertukar peran, kamu pelayannya dan aku pelangganmu? Hmm.. aku tak mau ikutan walau dibayar.&lt;br /&gt;" saya tidak suka teh!" jawabku. Sebenarnya, aku juga pernah meminum teh. Namun menurutku rasanya seperti.. apa ya?.. sepet? dan meninggalkan rasa asam di mulut setelahnya. Itulah kenapa aku tak suka. Lagipula, setiap hari aku bertemu dengan yang namanya teh, aku rasa itu sudah cukup. Tak perlu lah ikut-ikutan meminumnya juga apalagi sampai menyukainya.&lt;br /&gt;" sayang sekali." katanya. Tangannya tiba-tiba mengisyaratkan untuk mempersilahkan aku duduk. Walau sedikit mengerutkan dahi, aku menurut. Dia mulai menghipnotis.&lt;br /&gt;" kamu tahu.." dan dia mulai bercerita, membuatku tak mau beranjak, ingin terus duduk di depannya. Mendengarkannya. Memandanginya.&lt;br /&gt;" teh tanpa gula itu, sama seperti kopi hitam pahit. Jika kamu terus meneguknya, menikmatinya sedikit demi sedikit, meski awalnya akan terasa pahit, namun lama-lama lidah kita akan terbiasa, dan disinilah kenikmatannya. Kamu akan merasa lama-lama teh ini terasa manis, dan kamu ingin terus merasakan sensasi manisnya. Itu sama seperti hidup. Hidup itu pahit. Rasa sakit, kehilangan, itu yang membuatnya pahit. Tapi.. jika kamu tahu cara menikmati dan mensyukurinya, kamu akan menyadari bahwa di balik kepahitan itu, ada rasa manis yang bisa kamu dapatkan. Banyak. Kamu tak akan bisa tahu rasa manis jika kamu belum tau rasa pahit kan? Kamu bisa membedakan rasanya jika kamu sudah merasakan keduanya." &lt;br /&gt;Entahlah.. kata-katanya atau memang dirinya lah yang menghipnotis, sampai membuat aku tanpa sadar mulai mengangguk-angguk.&lt;br /&gt;" saya sudah pernah mencoba berbagai macam jenis teh. Tapi Peppermint tea adalah yang paling saya suka. Saya biasanya membuat sendiri di rumah. Tapi saya rasa, teh buatan ibumu jauh lebih enak." urainya, sambil tersenyum.&lt;br /&gt;" sekarang, apa kamu masih mau menyajikan teh buatan ibumu itu buat saya?"&lt;br /&gt;" hah?". Pertanyaanya menyadarkanku kalau daritadi aku terlalu memperhatikan setiap ucapannya, terlalu asik melihat wajah Banyu Birunya, sampai-sampai aku lupa kalau aku masih harus menyajikan teh Peppermint untuknya.&lt;br /&gt;" eh..maaf, saya segera kembali." jawabki, seraya bangkit dan berjalan menuju dapur.&lt;br /&gt;" saya tunggu!" ucapnya. well..mr.Peppermint, kata-katamu itu bisa mengandung maksud lain (itu sih maunya aku :)).&lt;br /&gt;" terima kasih! untuk ceritanya." ucapku, setelah berhasil memindahkan cangkit teh dari nampan ke mejanya dengan gemetaran. Ini aneh. Sekarang dia mulai membuatku gemetaran. Dia tak berkata apa-apa. Hanya sedikit tertawa sambil mengangguk. Iya.. kamu memang manis mr.Peppermint. Aku buru-buru kembali ke dapur, takut melakukan hal yang lebih bodoh jika terus melihatnya. Aku terus mengingat ucapan mr.Peppermint tadi soal teh. Kata-katanya membuat aku tertarik.&lt;br /&gt;" ibu, aku mau minum teh!" pintaku, tiba-tiba. Herannya, ibuku hanya tersenyum, tanpa bertanya kenapa.&lt;br /&gt;" mau teh apa, Ki?"&lt;br /&gt;" teh Peppermint!" jawabku, mantap. Ibu langsung meracik secangkir teh Peppermint sambil menjelaskan kalau teh Peppermint itu termasuk teh herbal. Artinya teh yang dibuat antara campuran daun teh dengan dedaunan yang lain. Teh Peppermint dibuat dari campuran teh hitam dengan Peppermint oil. Sekarang aku tahu itu. Hmm.. aku mulai meneguk teh ini sedikit demi sedikit. teh tanpa gula. rasanya.. ada sensasi dingin, tapi membuat aku nyaman, tenang. Besok kalau mr.Peppermint datang, aku akan bilang padanya kalau aku sudah mencoba teh Peppermint kesukaannnya.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Tapi, hari ini mr.Peppermint itu tidak datang. Hmm..mungkin besok dia akan datang. Baiklah, hari ini aku akan mencoba teh buatan ibu yang lain. Ibu membuatkan semuanya dengan senang hati, sambil menjelaskan manfaat dari setiap teh. Aku tidak pernah tahu kalau ibu begitu banyak tahu tentang teh. Dan ternyata dia ingin kepandaiannya meracik teh yang turun-temurun itu, bisa diturunkannya padaku. Selama ini kau tak pernah memperhatikannya. Mungkin karena selama ini aku tidak menyukai teh. Nanti kalau mr.Peppermint datang, aku jadi punya banyak bahan pembicaraan. Aku juga akan bilang padanya, kalau sekarang aku sudah mencoba semua teh yang ada di kedai ini, tapi yang paling aku suka adalah teh Peppermint, sama seperti dia. Iya..aku akan bilang itu padanya. Sampai akhirnya mungkin aku punya kesempatan untuk menanyakan namanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Tapi..mr.Peppermint tak pernah datang lagi. Tidak hari ini, besok, ataupun besoknya lagi. Aku tak pernah punya kesempatan untuk menceritakan semuanya. Tak punya kesempatan untuk tahu namanya. Aku tak bisa lagi melihat caranya meminum teh yang eksotis. Tak bisa lagi melihat senyumnya yang manis. tak bisa lagi memperhatikan wajah Banyu Birunya yang menghipnotis. Dan menyadari ini semua membuatku merasa sakit di ulu hati. Mungkin selamanya aku hanya akan mengenalnya sebagai mr.Peppermint. Seharusnya aku bisa menyucapkan terima kasih, setidaknya. Karena cara dia menikmati teh, pandangan dia tentang teh, dan keberadaannya, telah merubah pandanganku. Hidupku. Aku pernah mendengar, kalau ada orang yang bisa merubah hidup orang lain hanya dengan keberadaannya. Dan kalau ada orang yang bertanya, adakah orang itu dalam hidupku, aku akan menjawab, ada! Dan itu kamu, mr.Peppermint.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/496835965778446146-6047950146468639087?l=jalanmalambandung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/feeds/6047950146468639087/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=496835965778446146&amp;postID=6047950146468639087' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/6047950146468639087'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/6047950146468639087'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/2009/10/peppermint-tea.html' title='Peppermint Tea'/><author><name>me.. as Mel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08326563093538191974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Ijn5JHS5lmk/SukyDpw8yxI/AAAAAAAAABM/EHxLa8IR454/s72-c/tea1.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-496835965778446146.post-6625547185173024388</id><published>2009-08-30T22:16:00.000-07:00</published><updated>2009-08-30T23:59:17.659-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>masalah utama dunia ( termasuk indonesia!!!)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Ijn5JHS5lmk/Spt0OmtfaWI/AAAAAAAAABE/d6diZexseBA/s1600-h/earth.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 123px; height: 123px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Ijn5JHS5lmk/Spt0OmtfaWI/AAAAAAAAABE/d6diZexseBA/s320/earth.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5376018374455159138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;* &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;kemiskinan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;kemiskinan sudah menjadi akar permasalahan yang ada di suatu negara. salah satunya adalah kelaparan. menurut PBB, sekitar 25 ribu orang meninggal setiap hari karena kelaparan. ini berarti 1 orang dalam 3.5 detik. tragisnya korban tersebut lebih banyak anak-anak. kemiskinan juga bisa memaksa seseorang terlibat pelanggaran hukum. banyak yang akhirnya menjadi PSK, dan tidak sedikit yang terjebak &lt;span style="font-style:italic;"&gt;human trafficking.&lt;/span&gt; tidak heran kalau kemiskinan juga menyebabkan masalah kesehatan. AIDS, malaria, pneumonia, kolera dan penyakit lain akibat kekurangan nutrisi juga mengancam mereka.&lt;br /&gt;penyebab kemiskinan yang kompleks :&lt;br /&gt;1. faktor alam : yang termasuk ke dalamnya adalah iklim, faktor geografis seperti akses mendapatkan air bersih, atupun kesulitan untuk memanfaatkan sumber daya alam.&lt;br /&gt;2. faktor ekonomi : sistem pembayaran dengan uang sebagai alat tukar, membuat warga yang tidak punya uang tidak bisa membeli kebutuhannya. tidak cukupnya lapangan pekerjaan juga membuat masyarakat tidak mendapatkan penghasilan unuk memenuhi kebutuhan hidup.&lt;br /&gt;3. faktor kesehatan : kurangnya perhatian pada masalah kesehatan, tidak terpenuhinya nutrisi pada anak mempengaruhi fisik dan mental dan akhirnya membawa pada permasalahan ekonomi. penyakit, terutama penyakit yang disebabkan kemiskinan.&lt;br /&gt;4. faktor pemerintahan : tidak adanya hukum dan sistem pemerintahan yang jelas, tidak berjalannya demokrasi, minimnya infrastruktur serta pemerintahan yang korupsi membuat suatu negara terancam kemiskinan. &lt;br /&gt;5. faktor demografis dan sosial : overpopulasi dan kurangnya aksese mengenai metode untuk mengendalikan kehamilan, sedangkan di sisi lain, lapangan kerja yang tersedia sangat sempit. pengangguran meningkat dan mereka pun semakin miskin dan lapar. kejahatan, baik itu &lt;span style="font-style:italic;"&gt;collar-white crime&lt;/span&gt; (kejahatan yang dilakukan kalangan elit) maupun &lt;span style="font-style:italic;"&gt;blue-collar crime&lt;/span&gt; (kejahatan yang lebih menggunakan kekuatan fisik, seperti merampok, membunuh, dll) juga bertambah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;perang dunia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;biasanya, yang jadi motif negara saling menyerang adalah karena adanya perbedaan ideologi, keinginan untuk memperluas wilayah kekuasaan, perbedaan kepentingan dan perampasan sumber daya alam. beberapa perang terbesar dalam sejarah yaitu perang dunia I tahun 1914 - 1918 yang memakan korban 40 juta jiwa dan perang dunia II tahun 1939 - 1945 yang memakan 70 juta jiwa. bukan cuma para tentara yang mengalami trauma dan depresi, rakyatlah yang paling merasakan kerugian. mulai dari kehilangan anggota keluarga, harta benda. sampai menanggung beban psikologis. anak-anak korban perang tidak bisa sekolah dan kehilangan masa depan karena hidup yang tidak layak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;global warming&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;pemanasan global jadi perhatian para petinggi negara di seluruh dunia, saat ini. efek rumah kaca yang semakin tidak terkendali menyebabkan lapisan ozon bolong dan semakin parah tiap harinya. efek rumah kaca juga menyebabkan energi matahari dalam bentuk radiasi infra merah tidak bisa memantul keluar atmosfer, karena terhalang awan, gan C02 dan gas lainnya, ini menyebabkan suhu bumi semakin meningkat (baca : panas). dampaknya, es di kutub mencair, air laut semakin naik, iklim menjadi kacau dan cuaca saat ini tidak bisa ditebak. yang lebih ngeri, kalau emisi co2 terus meningkat, suhu bumi bisa meningkat 1.1 - 6.4 derajat celcius yang akan merusak keseimbangan ekosistem bumi ( coba nonton the day after tomorrow!!!). sikap manusia yang egois juga berperan memperparah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;global warming&lt;/span&gt;. hutan yang jadi paru-paru dunia malah ditebangi, polusi makin banyak karena bertambahnya jumlah kendaraan bermotor. apalagi, kita banyak memakai barang-barang dari plastik dan sering buang sampah sembarangan. kurangi pemakaian plastik dengan menggunakan kantong dari kain atau kertas yang di daur ulang. gunakan sepeda sebagai alat transportasi ramah lingkungan atau mulai beralih ke angkutan umum. jika jarak yang ditempuh tidak terlalu jauh, lebih baik berjalan kaki!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;rasisme&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;rasisme adalah suatu sistem kepercayaan atau doktrin yang menyatakan bahwa perbedaan biologis yang melekat pada ras manusia menentukan pencapaian budaya atau individu tersebut. bahwa suatu ras tertentu lebih superior dari yg lainnya. contohnya dalah gerakan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;apartheid&lt;/span&gt;, sistem pemisahan ras yang diterapkan pemerintah kulit putih di afrika selatan dari awal abad ke 20 sampai tahun 1990-an. dalam rentang waktu itu, sebagian warga non-kulit putih kehilangan hak asasi mereka. rasisme tidak hanya menyebabkan diskriminasi sosial, tapi juga berpotensi menimbulkan genosida atau pembantaian besar-besaran seperti yang dilakukan nazi jerman terhadap kaum yahudi selama perang dunia II yang terkenal sebagai genosida terbesar abad 20. pernah nonton hotel rwanda???di film ini kita juga bisa melihat genosida yang dilakukan suku mayoritas di rwanda. sedihnya, rasisme tidak hanya tentang ciri-ciri fisik tapi meluas jadi diskriminasi agama. contohnya setelah tragedi WTC 11 september 2001, warga muslim di amerika selalu dicurigai dan dianggap teroris. di indonesia, rasisme pernah terjadi antara warga pribumu dan non pribumi (tionghoa). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;kesehatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;flu burung &lt;span style="font-style:italic;"&gt;(avian influenza)&lt;/span&gt; yang disebabkan virus H5N1 jadi penyakit yang cukup diwaspadai dunia sejak tahun 2003. tahun 1918 muncul &lt;span style="font-style:italic;"&gt;spanish flu&lt;/span&gt; di spanyol yang disebabkan oleh virus H1N1 (sekarang dikenal dengan Flu babi yang pertama kali muncul di mexico). selain flu spanyol, muncul asian flu yang disebabkan virus  sub tipe H2N2, mengakibatkan 70 ribu kematian di amerika serikat. flu asia ditemukan pertama kali di Cina, februari tahun 1957, lalu bergerak ke amerika serikat Juni 1957. tahun 1968-1969, ada flu hongkong yang disebabkan virus H3N2, menyebabkan kematian 34 ribu orang di amerika serikat. bahkan sampai sekarang, kabarnya virus ini masih ditemukan. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;HIV/AIDS&lt;/span&gt; juga jadi penyakit yang melanda seluruh dunia dan tidak pandang bulu. sudah lebih dari 42 juta jiwa yang menderita HIV/AIDS  dan sekitar 20 juta orang meninggal. penyakit lain yang berbahaya adalah &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;tuberculosis (TBC)&lt;/span&gt; yang disebabkan nakteri jenis &lt;span style="font-style:italic;"&gt;mycobacterium tuberculosis hominis&lt;/span&gt;, pertama kali ditemukan tahun 1882 oleh seorang ahli bakteri jerman, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Robert koch&lt;/span&gt;. TBC dapat menjalar ke semua alat tubuh (paru-paru, susunan saraf pusat, ginjal, tulang, sendi dsb). inilah saatnya manusia introspeksi dan memperbaiki gaya hidup.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/496835965778446146-6625547185173024388?l=jalanmalambandung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/feeds/6625547185173024388/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=496835965778446146&amp;postID=6625547185173024388' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/6625547185173024388'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/6625547185173024388'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/2009/08/masalah-utama-dunia-termasuk-indonesia.html' title='masalah utama dunia ( termasuk indonesia!!!)'/><author><name>me.. as Mel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08326563093538191974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Ijn5JHS5lmk/Spt0OmtfaWI/AAAAAAAAABE/d6diZexseBA/s72-c/earth.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-496835965778446146.post-6286060244525145476</id><published>2009-08-30T20:38:00.000-07:00</published><updated>2009-08-30T22:16:07.825-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peduli dan berbagi'/><title type='text'>what's your super power?</title><content type='html'>karna kemaren sempet ikut keputrian di almamater SMA, jd di posting weh nya hehe.. jadi bt perempuan, you must have at least one super power, discover yours and use it smart and wisely!!!&lt;br /&gt;* Intuisi : percaya sama kemampuan sendiri, walau keadaan seringnya membuat perempuan kurang percaya diri. jangan ragu untuk mengikuti intuisimu sendiri. it could lead you into something big.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* kecantikan : kecantikan perempuan memang bisa sangat menggoda (jiahahaha...)bukan hanya karena secara fisik sempurna yang punya kekuatan ini, karena "merasa cantik" aja udahn bisa membuat perempuan punya power beauty. besides, saya sendiri percaya kecantikan itu bisa diusahakan, dengan menjaga &amp; merawat apa yang udah ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* feminity : ini dimiliki perempuan karena secara biologis, otak perempuan mengandung lebih banyak serotonin yang membantu kita bersikap lebih kalem (mmh..saya kekurangan serotonin sptnya?hehe..). hasilnya, perempuan jago bernegosiasi dan menyelesaikan masalah dengan lebih tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* your brain is power : kecerdasan adalah salah satu kekuatan terbesar perempuan karena konstruksi otak kita sangat istimewa dan bekerja dengan lebih efisien dan efektif. perempuan punya &lt;span style="font-style:italic;"&gt;corpus collosum&lt;/span&gt; dalam jaringan otaknya hingga bisa melakukan banyak hal sekaligus. otak perempuan juga punya kapasitas memori (hippocampus) yang lebih besar hingga kita bisa mengingat ke hal-hal yang detil. women are smart!!! tapi kita masih sering terlalu dikuasai emosi. maka itu, seimbangkan kemampuan otak dengan banyak praktek daripada berteori.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* your love is power : untuk super power yang satu ini, contoh super hero yang palin pas adalah ibu yang punya hati seluas samudera dan cinta yang ngga lekang sepanjang masa. kekuatan cinta seorang perempuan membuatnya lebih peduli terhadap orang dan lingkungannya. perempuan juga punya sifat mengurus yang alamiah, yang membuatnya rela berkorban. perempuan biasanya ngga terlalu egois dalam memaksakan sesuatu. dengan sifat keibuan yang lembut dan penuh pengertian , perempuan memancarkan aura yang membuat lingkungan di sekelilingnya tenteram (uhuy..)...amien!!! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* dari berbagai sumber *&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/496835965778446146-6286060244525145476?l=jalanmalambandung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/feeds/6286060244525145476/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=496835965778446146&amp;postID=6286060244525145476' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/6286060244525145476'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/6286060244525145476'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/2009/08/whats-your-super-power.html' title='what&apos;s your super power?'/><author><name>me.. as Mel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08326563093538191974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-496835965778446146.post-6005653308135808502</id><published>2009-07-17T03:53:00.000-07:00</published><updated>2009-09-27T05:17:26.458-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peduli dan berbagi'/><title type='text'>Mau Bebas dari Rokok? Jangan Berusaha Berhenti!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Ijn5JHS5lmk/SmBZasEyTsI/AAAAAAAAAA0/B0Ss27Zd514/s1600-h/rokok.jpeg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 104px; height: 104px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Ijn5JHS5lmk/SmBZasEyTsI/AAAAAAAAAA0/B0Ss27Zd514/s320/rokok.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5359381871613595330" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;oleh : Reza Gunawan&lt;br /&gt;sumber : www.rezagunawan.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merokok adalah suatu kegiatan yang begitu susah dilepaskan oleh para perokok, meskipun kita semua sudah kenyang mendengar propaganda bahaya merokok bagi kesehatan. Saya pribadi tidak berpendapat bahwa merokok itu baik bagi kesehatan. Hanya saja, dalam pengamatan saya dari pengalaman terapi, berbagai upaya yang umum dilakukan untuk berhenti dari kebiasaan merokok seringkali kurang efektif. Dan lebih aneh lagi, berbagai upaya berhenti merokok justru seringkali membuahkan hasil yang sebaliknya, yakni malah memperkuat kebiasaan merokok tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini, saya mengundang Anda untuk memahami kembali psikologi dan mekanisme kebiasaan merokok dan sekaligus menawarkan sudut pandang berbeda. Kalau boleh memberikan kesimpulan akhir di awal perenungan kita, kira-kira bunyinya begini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika Anda ingin bebas dari kebiasaan merokok, lepaskanlah semua keinginan, upaya, dan fokus untuk berhenti secara permanen dari merokok.”&lt;br /&gt;Pendekatan Umum untuk Berhenti Merokok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Niat dan tekad yang kuat Secara statistik, hanya 2% perokok yang berhasil menggunakan metode ini. Saya tertarik untuk mencari metode yang bisa menolong 98% perokok yang tidak berhasil berhenti karena tidak cocok dengan metode niat/tekad ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Terapi Pengganti Nikotin Meskipun ada sebagian orang yang berhasil lepas dari kegiatan merokok akibat stiker maupun jenis nikotin pengganti lainnya, saya tidak pernah habis pikir: apabila kita sudah bebas dari adiksi terhadap nikotin berbentuk rokok, apakah kita layak menganggap diri bebas dari adiksi nikotin, kalau masih menggunakan bentuk nikotin yang lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Hipnoterapi Sebagai seorang hipnoterapis, saya tidak berhasil menemukan kesesuaian maupun tingkat keberhasilan yang baik dari metode ini. Saya menemukan bahwa selama klien masih punya KEINGINAN KUAT untuk BERHENTI merokok, sugesti hipnotis yang diberikan biasanya hanya bisa membantu untuk jangka pendek dan tidak mampu memberikan support dan manfaat jangka panjang. Lebih lagi, mengingat batin bawah sadar adalah aspek dalam diri yang sangat kuat, sebenarnya tidaklah aman ketika sebagian teknik hipnoterapi melakukan penggunaan sugesti negatif. Penggunaan kalimat sugesti hipnotis, baik yang diberikan saat trance maupun dalam percakapan biasa, yang berkonotasi “takutlah dengan akibat dari kebiasaan merokok” justru mengandung risiko bahwa tubuh akan memproduksi apa pun yang kita takutkan tersebut menjadi kenyataan. Tanpa bermaksud menyinggung siapapun, saya ingin menyampaikan pengamatan bahwa terkadang para praktisi hipnoterapi pun bisa lupa bahwa perumusan sugesti hipnotis bisa dibuat sedemikian kuat hingga justru membahayakan klien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Akupunktur Sebagai seorang akupunkturis, saya tidak menemukan juga efektivitas yang tinggi melalui metode ini. Barangkali karena banyak akupunkturis yang terlalu fokus pada aspek detoksifikasi tubuh atas nikotin, tetapi kurang mengarahkan terapi pada aspek psikologis pasien yang sebenarnya merupakan gudang pemicu perilaku merokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Makan Melarikan dari kebiasaan merokok ke kebiasaan konsumsi baru (seperti makan atau mengunyah permen karet) kurang tepat jika disebut sebagai penyembuhan karena lebih bersifat pelarian. Tidak jarang pula pelarian ini merupakan objek adiksi baru yang belum tentu juga sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkinkah ada pendekatan yang lebih natural dan lebih mudah? Ada yang bilang, bahwa upaya untuk berhenti merokok biasanya harus dilakukan antara 3-6 kali hingga mencapai keberhasilan. Benarkah?&lt;br /&gt;Mengapa Jangan Berusaha Berhenti Merokok?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sudut pandang medis, Dr. Joseph Mercola, seorang dokter yang sangat mempopulerkan merawat kesehatan secara alami, justru menganjurkan agar seorang perokok jangan LANGSUNG BERHENTI merokok. Alasannya? Dalam rokok tersimpan berbagai zat yang bersifat obat, yang bilamana sudah dikonsumsi sekian lama maka tingkat metabolisme tubuh juga bergantung pada pasokan obat tersebut. Bila rokok tiba-tiba dihentikan tanpa merawat kebutuhan nutrisi yang cukup dan gaya hidup yang sehat, maka bisa terjadi perubahan drastis metabolisme tubuh yang bisa saja mengakibatkan efek buruk yang tidak diinginkan (salah satunya peningkatan berat badan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara menurut sudut pandang saya sendiri, begitu seseorang berkeinginan untuk berhenti merokok secara PERMANEN, dia otomatis masuk ke dalam kerangka berpikir “Berhasil/Gagal”: apakah saya bisa berhenti merokok selama-lamanya, ataukah saya akan gagal dan kembali merokok seperti yang sudah terjadi sebelumnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuk ke dalam kerangka berpikir “Berhasil/Gagal” ini justru akan membuat kita memaksakan diri untuk berhasil. Setiap pemaksaan diri, meskipun untuk tujuan yang baik, akan menyebabkan STRES TAMBAHAN di bawah sadar. Mengingat sebagian perokok menggunakan kebiasaan merokok untuk melegakan diri, menciptakan rasa nyaman, atau melepaskan stres, maka STRES TAMBAHAN ini justru meningkatkan peluang perilaku merokok untuk terulang kembali.&lt;br /&gt;Siklus “Merokok Yo-Yo”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada fenomena diet berambisi langsing, fenomena menarik ini juga terjadi. Dalam jangka pendek, bisa saja tekad dan fokus kita untuk berbadan ideal terlaksana. Namun, begitu target tercapai, ada energi kompensasi yang mendorong kita untuk makan dan mengumpulkan kembali berat badan yang hilang. Ini yang disebut “diet yo-yo”. Dan kita bisa menggunakan metafora yang sama dengan “merokok yo-yo”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siklusnya seperti ini:&lt;br /&gt;Takut risiko merokok → Ingin berhasil berhenti merokok → Mengumpulkan tekad sekuatnya untuk memaksakan diri berhenti secara permanen → Berhasil mengurangi/berhenti merokok dalam jangka pendek → Muncul pemicu perilaku merokok (mis. stres) → Timbul keinginan merokok lagi, tapi sudah bertekad berhenti → Terjadi konflik batin antara ingin merokok supaya lega dan ingin berhenti merokok secara permanen → Konflik batin semakin kuat, stres semakin tinggi → Ketika stres sudah melalui ambang toleransi, kemampuan berpikir jernih hilang dan akhirnya kita kembali ke pola/kebiasaan lama dalam mengatasi stres → Mulai merokok lagi → Menguatnya memori bahwa merokok itu melepaskan stres → Kecewa dan MERASA GAGAL karena tidak berhasil berhenti secara permanen → Semakin takut tidak bisa lepas dari rokok → Siklus ini berulang lagi, dst.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siklus tersebut begitu kuat dan mengikat sehingga kita perlu memahami bahwa untuk bebas dari rokok, kita tidak boleh masuk ke dalam kerangka berpikir “Berhasil/Gagal”. Bagaimana caranya? JANGANLAH BERUSAHA BERHENTI MEROKOK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya betul, saya tidak bergurau. Semakin Anda berusaha berhenti, justru seringkali hasil sebaliknya yang Anda peroleh. Bahkan sebenarnya berhenti merokok itu begitu mudah dan bisa dicapai tanpa berupaya berhenti, kalau Anda sudah melepaskan keinginan untuk berhenti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhenti merokok akan sangatlah sulit bagi para perokok yang sangat ingin berhenti.&lt;br /&gt;Memahami Jerat Rokok Dengan Jeli&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk bisa bersahabat dan terbebas dari adiksi, kita perlu memahaminya dengan lebih dekat dan jernih. Banyak orang berkonsep bahwa melepaskan benda kecil sekian sentimeter itu sebenarnya perkara mudah. Saya bukannya tidak setuju, tapi kita perlu juga membarengi dengan pengetahuan bahwa sebenarnya jerat kebiasaan merokok itu terdiri dari ribuan simpul rumit yang mengikat sistem tubuh dan batin kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau seluruh simpul ini, baik simpul ketergantungan secara fisik maupun ketergantungan secara psikologis, sudah menjadi jerat kompleks dalam tubuh maupun batin kita, tidaklah sulit memahami mengapa segala upaya untuk terbebas dari rokok bisa menjadi perjuangan yang diwarnai jatuh bangun bagi banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di satu sisi, secara fisik memang sebatang rokok mengandung zat-zat yang menyebabkan keterikatan (adiksi) secara fisik. Artinya, bilamana dihentikan, maka tubuh akan merasakan kehilangan dan menuntut untuk diberikan kembali jatahnya. Memang tuntutan tubuh untuk kembali diisi nikotin tidak terasa seekstrem fenomena “sakaw” pada pengguna obat-obatan terlarang, tapi justru karena permintaan tersebut tidak terlalu ekstrem, para perokok cenderung merasa “tidak terpenjara” oleh nikotin dan menganggap bahwa dirinya tidak kecanduan. Dari sudut pandang tersebut, rokok sebenarnya menjerat lebih kuat daripada narkoba, karena zat dalam rokok mengikat tanpa membuat kita sadar bahwa diri kita terikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lain sisi, bisa ada puluhan bahkan ribuan jerat rokok yang tidak bersifat ketergantungan fisik melainkan lebih bersifat jerat psikologis yang mengikat kita terhadap “kegiatan” merokok, bukan melulu pada rokoknya. Jerat psikologis tersebut bisa berupa memori serta kebiasaan, misalnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Berbagai memori tentang rasa lega dan nyaman ketika merokok.&lt;br /&gt;    * Ingatan tentang bagaimana merokok melepaskan stres.&lt;br /&gt;    * Ingatan tentang bagaimana rokok adalah sahabat terbaik dalam kesendirian.&lt;br /&gt;    * Ingatan menyenangkan berkumpul dengan teman-teman sambil merokok.&lt;br /&gt;    * Keyakinan bahwa merokok membuat seseorang lebih kreatif.&lt;br /&gt;    * Keyakinan bahwa merokok membuat proses berpikir dan produktivitas lebih lancar.&lt;br /&gt;    * Kebiasaan nikmatnya merokok setelah makan, atau setelah bercinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari berbagai pengalaman dan pengamatan saya, tidak hanya pada kasus merokok, obat terkuat yang paling ampuh untuk menyembuhkan jerat memori dan kebiasaan hanyalah satu. Dan itu bukanlah membentuk memori atau kebiasaan baru yang lebih positif. Tahukan Anda apa kuncinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obatnya adalah PERHATIAN yang sadar dan jernih.&lt;br /&gt;Jerat Yang Lepas Sendiri Tanpa Usaha Sengaja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sempat mengeksplorasi berbagai cara untuk berhenti merokok yang sudah saya sebutkan sebelumnya, dan pada saat yang sama mengajarkan keterampilan Self Healing di berbagai pelatihan, saya menemukan fenomena yang aneh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menemukan beberapa peserta Self Healing yang, setelah mulai berlatih keterampilannya secara mandiri dan hidup lebih sehat, tiba-tiba berhenti sendiri merokok. Anehnya, mereka tidak pernah melakukan upaya yang terfokus khusus untuk bebas dari merokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, fenomena ini juga bisa terjadi pada mereka yang belum belajar keterampilan Self Healing. Pernahkah Anda mendengar cerita-cerita bebas dari rokok seperti:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Suatu hari, si perokok tiba-tiba merasa “ah, saya tidak ingin merokok lagi”, dan sejak itu mereka berhenti merokok.&lt;br /&gt;    * Seseorang yang memulai kebiasaan jogging pagi dan setelah sekian lama ia baru menyadari bahwa sudah lama sekali ia tidak merokok sebatang pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah saya renungi dan amati lebih lanjut, ternyata ada sebuah jalan lain yang sebenarnya mampu membebaskan kita dari rokok. Namun, karena tidak pernah kita soroti dengan jeli, mereka yang berhasil melalui jalan itu kita anggap sebagai sebuah kebetulan belaka, atau kita anggap berhasil karena tekadnya kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan itu bernama “Tanpa sengaja, tiba-tiba terbebas dari rokok”.&lt;br /&gt;Mengapa ini bisa terjadi?&lt;br /&gt;Pengamatan dari Mereka yang Berlatih Self Healing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awal mulai berlatih keselarasan lahir batin, segala pemicu yang membuat ingin merokok ternetralisir oleh latihan mereka sendiri seperti:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Rasa tegang yang tadinya hanya bisa dicairkan dengan merokok mulai berkurang karena sering berlatih relaksasi dan pernapasan.&lt;br /&gt;    * Stres dan masalah yang biasanya membuat ingin merokok mulai bisa dilepaskan secara alami tanpa bantuan rokok.&lt;br /&gt;    * Trauma/luka batin yang menjadi bagian dari adiksi dan biasanya harus dilarikan dengan merokok mulai bisa disembuhkan sendiri, sehingga tidak lagi ada alasan untuk pelarian dan lebih bisa menghadapi hidup dengan jernih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sekian lama berlatih, mereka juga mulai mengalami detoksifikasi alami tubuh/ pikiran, sehingga segala sisa zat yang bersifat adiktif maupun berbagai memori dan kebiasaan seputar merokok mulai melemah dengan sendirinya. Tanpa berusaha berhenti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, ketika sudah semakin terampil Self Healing, kita semakin peka akan kebutuhan tubuh dan mulai lebih bisa merasakan respon tubuh terhadap berbagai kegiatan serta zat yang kita masukkan ke dalamnya. Suatu saat, tanpa disengaja, secara naluriah kita mulai ingin makanan yang lebih sehat dan lidah mulai kehilangan selera terhadap zat yang kurang membahagiakan tubuh kita. Pada saat itulah si perokok seringkali tiba-tiba tidak bisa meneruskan kenikmatan merokok dan akhirnya terbebas sendiri, sekali lagi, tanpa sengaja. Tanpa usaha.&lt;br /&gt;Latihan Memperkuat Perhatian Merokok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti disebutkan sebelumnya, obat terampuh dari berbagai memori dan kebiasaan yang menjerat adalah PERHATIAN yang sadar dan jernih. Jadi, setelah melepaskan berbagai upaya dan ambisi untuk berhenti merokok, Anda bisa mencoba latihan-latihan berikut ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan: latihan ini tidak dirancang untuk berhenti merokok, melainkan untuk memperkuat perhatian yang sadar dan jernih tentang kegiatan merokok. Jika dilakukan tanpa niat untuk berhenti merokok, latihan-latihan seputar merokok ini bisa bermanfaat untuk membantu kita mengenal diri, mengasah kesadaran dan perhatian tentang merokok, serta membantu kita lebih sehat lahir batin—tanpa harus berhenti merokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latihan #1 - Menunda:&lt;br /&gt;Latihan ini saya sajikan setelah terinspirasi Pak Purnawan EA, seorang hipnoterapis yang sangat arif. Beliau mengatakan, kalau kita sudah telanjur merekam nikmatnya merokok maka berusaha berhenti permanen dari merokok sangatlah sulit. Adakah cara yang lebih mudah ketimbang berusaha berhenti? Cobalah MENUNDA DENGAN SADAR DAN SENGAJA. Selama ini para perokok sudah berhasil melakukan latihan menunda, meskipun tidak secara sadar dan sengaja. Para perokok mampu menunda merokok ketika sedang sibuk, atau berada di zona non-merokok, saat tidur malam hari, saat berpuasa, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika dorongan ingin merokok muncul, Anda bisa memutuskan untuk menunda merokok selama 1 jam, 1 hari, 1 minggu, 10 tahun, bahkan seumur hidup. Ini akan lebih mudah dijalani karena menunda bukanlah suatu kemustahilan. Sementara berhenti permanen, yang mewakili hilang totalnya sumber kenikmatan yang telanjur terekam kuat, membuat kita semakin stres dan malah ingin merokok kalau sudah tidak tahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat, tidak ada yang permanen dalam hidup ini. Latihan menunda membuka peluang bagi kita untuk memilih antara kapan mau merokok dan kapan tidak merokok. Setelah masa tunda berakhir, silakan pilih: apakah mau menunda lebih jauh, atau menikmati rokok seperti biasa? Latihan menunda juga tidak membuat kita terjebak dalam kerangka pikir “Berhasil/Gagal Berhenti Permanen”, kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latihan #2 - Bernapas Tanpa Rokok:&lt;br /&gt;Mungkin analogi berikut akan membantu: seandainya kita sedang gatal dan kemudian kita menggaruk gatal tersebut dengan satu tangan sementara satu tangan lagi sedang merokok, bisa saja kita menarik kesimpulan yang tidak tepat, yakni: merokok bermanfaat menghilangkan gatal. Tentu kesimpulan itu tidak benar. Namun, mereka yang perhatiannya tidak jernih belum tentu bisa membedakan apa yang sebenarnya menghilangkan gatal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari contoh tersebut, cobalah tengok lagi semua kesimpulan kita bahwa merokok itu melegakan, nikmat, meringankan stres dan beban pikiran. Mungkinkah bahwa sebenarnya manfaat tersebut bukanlah bersumber dari produk rokok itu sendiri, melainkan dari kegiatan kita yang berhenti sejenak untuk rileks, dan menikmati keluar masuknya napas?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah sendiri: hentikan sejenak kegiatan Anda, sekadar berniat untuk rileks dari ketergesaan dan kesibukan, lalu mulai bernapas dengan sadar dan sengaja. Hirup napas dengan sangat lembut, rasakan ke dalam diri, lalu embuskan dengan perlahan dan lega. Setelah melakukan ini beberapa menit, tidakkah Anda merasa lebih nyaman? Inilah rahasia mengapa rokok itu bisa kita nikmati. Bukan karena rokoknya, melainkan karena kita bernapas secara sadar dan sengaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita rutin melatih napas yang dilakukan secara sadar dan sengaja, pada saat itulah kita mulai membentuk pengalaman langsung bahwa napas merupakan kunci kenikmatan dan kelegaan. Pengalaman baru itu akan membentuk memori baru yang otomatis akan melonggarkan memori lama yang menganggap bahwa kenikmatan yang kita dapatkan berasal dari produk rokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latihan #3 - Merokok dengan Perhatian 100%:&lt;br /&gt;Latihan ini terinspirasi dari renungan Osho. Prinsipnya sederhana, gunakan kegiatan merokok sebagai latihan meditasi. Tahu bagaimana orang Jepang melakukan upacara minum teh? Mereka menghayati proses minum teh, seolah-olah terdiri dari 1000 tahap, dan benar-benar melakukan tahap demi tahapnya dengan perhatian 100%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda juga bisa melakukan ‘upacara merokok’ dengan perhatian 100%. Mulai dari merasakan dorongan ingin merokok, sadari bahwa Anda pindah ke ruangan di mana Anda seolah akan ‘menyembah Dewa Rokok’, mengambil sebatang rokok, menyalakannya, mendekatkannya ke mulut Anda, menghirupnya dengan nikmat, merasakan asapnya di dalam tubuh Anda, lalu mengembuskannya dengan lega. Setiap bagian kecil dari kegiatan merokok perlu dihayati dan dirasakan dengan perhatian 100%. Artinya tidak boleh sambil ngobrol, melamun, kerja, nonton, atau melakukan kegiatan lain secara berbarengan. Hayati dengan perhatian penuh tanpa sebersit pun niat untuk berhenti merokok. Nikmati sepenuh hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda harus melakukan upacara itu di setiap batang rokok? Tidak. Cukup TIGA batang dari berapa pun batang rokok yang Anda konsumsi tiap hari. Nikmatilah tiga batang itu dengan perhatian dan penghayatan total. Selebihnya, silakan merokok seperti biasa.&lt;br /&gt;Resep Bebas dari Rokok Tanpa Berusaha Berhenti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari semua perenungan di atas, berikut adalah resep intinya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Jangan berusaha untuk berhenti, dan lepaskan keinginan untuk berhenti permanen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Mulailah meningkatkan kualitas kesehatan fisik: asupan nutrisi yang baik, mulai berolahraga, dan memberikan kesempatan beristirahat yang cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Melatih seni rileks, lega, dan selaras, melalui belajar keterampilan Self Healing. (silakan baca informasi lengkapnya disini)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Melatih 3 Latihan Memperkuat Perhatian Merokok yang telah dijelaskan di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih penting lagi, saya juga menganjurkan kita untuk tidak mendesak, mendorong, apalagi memaksa orang lain untuk berhenti merokok, karena anjuran tersebut bisa menyebabkan orang tersebut semakin merasa tidak diterima atau dicintai dan akhirnya menimbulkan stres yang menyebabkan dia semakin ingin merokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Anda tidak ingin menghirup udara yang bercampur asap rokok, menyingkirlah, atau buat kesepakatan dengan para perokok untuk sama-sama menjaga kebersihan udara yang ingin dinikmati para non-perokok. Itu lebih baik, bijak, dan adil, daripada menuntut orang lain untuk berhenti dari sebuah kebiasaan yang jeratnya kadang begitu erat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat menghirup udara segar!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/496835965778446146-6005653308135808502?l=jalanmalambandung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/feeds/6005653308135808502/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=496835965778446146&amp;postID=6005653308135808502' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/6005653308135808502'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/6005653308135808502'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/2009/07/mau-bebas-dari-rokok-jangan-berusaha.html' title='Mau Bebas dari Rokok? Jangan Berusaha Berhenti!'/><author><name>me.. as Mel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08326563093538191974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Ijn5JHS5lmk/SmBZasEyTsI/AAAAAAAAAA0/B0Ss27Zd514/s72-c/rokok.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-496835965778446146.post-8485753904863700922</id><published>2009-07-03T02:11:00.000-07:00</published><updated>2009-09-27T05:15:49.116-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jalanmalambandung'/><title type='text'>Andreas Hadter Jalan Kaki Melintasi Lima Negara Dalam 10 Tahun</title><content type='html'>sumber : www.kpk2007.wordpress.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Ijn5JHS5lmk/Sk3Omm0S_6I/AAAAAAAAAAs/mzki76sB_nU/s1600-h/andreas.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 82px; height: 104px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Ijn5JHS5lmk/Sk3Omm0S_6I/AAAAAAAAAAs/mzki76sB_nU/s320/andreas.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354162694663634850" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bapak tiga anak itu berjalan kaki sejauh 2.227 kilometer, kira-kira setara dengan berjalan lurus bolak-balik dari ujung barat ke ujung timur Pulau Jawa. Dia melintasi lima negara, dari Jerman, Tjesna, Austria, San Marino dan berakhir di Italia, selama 10 tahun.Oleh Sri Pudyastuti, Jerman, via Koran Tempo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa Andreas Hadter, 53 tahun, bersusah payah melakukannya? “Saya kan juga perlu cuti dari urusan keluarga,” katanya bergurau. Tapi, dia tak bergurau ketika menerbitkan catatan pengalamannya berjalan kaki itu dalam sebuah buku bertajuk Spaziergang nach Rom (Jalan Kaki ke Roma).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan itu berawal dari hobi Andreas dan sepupunya, Michael, berjalan kaki di Vechelde, sebuah kecamatan yang terletak sekitar 45 menit berkendaraan dari Hannover, Jerman. Mereka biasanya berjalan 40-50 kilometer yang ditempuh dalam sehari.Lalu, mereka mencari tantangan baru dan sebuah kenyamanan dengan memilih untuk melancong ke Roma. Alasannya, “Karena utara (Jerman) lebih dingin, sedangkan Italia ada di selatan lebih hangat,” kata Andreas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan halnya Michael, teman bermain Andreas sejak kanak-kanak, punya alasan sendiri. Ide itu disetujuinya karena ia perlu curhat soal masalah pribadi, yang tak bakal bisa berkesinambungan dibicarakan kalau tidak sedang berduaan seperti jalan kaki itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk perjalanan panjang ini, mereka masing-masing harus memanggul ransel seberat 10 kilogram. Ransel itu berisi pakaian dan peralatan kemah serta puluhan peta. “Peta itu bekal terpenting. Paling susah kalau masuk wilayah negara lain, karena garis di satu peta berbeda dengan lainnya. Itulah kenapa kami perlu peta dari berbagai versi,” kata Andreas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untungnya Eropa punya peta khusus rute pejalan kaki, jadi lebih gampang memilihnya. Uraian wilayah di peta pejalan kaki tidak sama dengan rute mobil. Maka di tahun 1996 itu, mulailah mereka melewati etape pertama: 35 kilometer menuju Wolfenbuttel, kota kecil setelah Vechelde, ditambah 30 kilometer lagi ke Pegunungan Harz. Etape ini bisa diselesaikan dalam sehari, sehingga mereka bisa pulang ke rumah hari itu juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari-hari berikutnya mereka berjalan lebih jauh lagi. Kadang etape-etape selanjutnya makan waktu 3-4 hari. Itu artinya mereka mesti menginap di hotel, lalu pulang dengan kereta api, sebelum merancang waktu lagi untuk menempuh etape selanjutnya. Dalam perjalanan itu Andreas banyak mengalami peristiwa-peristiwa lucu. Ia, misalnya, baru tahu bahwa sepupunya tak pernah mau memakai baju bekas pakai di hari sebelumnya. Michael juga selalu buru-buru ganti baju jika tubuhnya terkena hujan, meski cuma rintik-rintik. “Sepertinya dia ketakutan bakalan sakit karena badannya basah,” kata Andreas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhasil, semua baju bekas pakai itu dibuang atau dipaketkan ke rumahnya. Memang ransel jadi lebih enteng, tapi jadi masalah ketika baju tinggal sepotong, sementara jarak yang ditempuh masih puluhan kilometer lagi dan tidak ada toko baju di sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu medan berat yang harus mereka tempuh adalah ketika mereka melintasi pegunungan Alpen selama setengah bulan dan menempuh jalan yang ternyata berujung ke daerah sepanjang Laut Mediterania, Po Ebene, yang temperaturnya luar biasa panas, sampai 40 derajat Celcius. Andreas mesti membeli berliter-liter botol air minum di sini. Bayangkan berapa liter air minum yang mesti ditenggak jika daerah ini mesti tiga hari dilewati? Bayangkan juga bagaimana tersiksanya Michael, si anti-baju bekas pakai itu, mesti berhari-hari memakai baju penuh keringat.Mereka juga pernah tersesat berjam-jam dan harus melewati lagi jalan yang sama sebelum menemukan rute yang benar. Sempat pula jalan mereka tersendat-sendat lantaran dengkul Michael bermasalah, yang memaksa mereka beristirahat setiap 10 kilometer. Ketika dengkul Michael bertambah parah, dia terpaksa menumpang bis ke etape berikutnya, meninggalkan Andreas jalan sendirian. “Enak malah. Kalau sendirian malahan bisa jalan puluhan kilometer tanpa istirahat,” ujarnya Andreas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tantangan terberat mereka sebenarnya adalah tekad. Setiap tahun mereka harus membulatkan kembali tekad mereka untuk sampai ke Roma dengan melanjutkan etape berikutnya. Tekad itu, untunglah, tidak luntur hingga mereka merampungkan seluruh jalur pada 2006. “Ini memang ide sinting, tapi kami puas begitu menapakkan kaki di Kota Roma,” kata Andreas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalamannya itu kemudian dituangkan ke dalam buku, yang bahkan sudah mulai Andreas tulis sebelum rute berakhir. “Saya perlu tiga tahun untuk menyelesaikannya,” kata Andreas tentang buku setebal hampir 500 halaman yang ditulis dengan gaya santai dan jenaka itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas ia pun mulai menawar-nawarkan bukunya ke beberapa penerbit. Sayang, karena belum punya nama, tak ada penerbit yang tertarik. Terpaksa buku itu diterbitkannya sendiri dengan ongkos produksi 800 euro (hitung sendiri ya :)) untuk 5.000 eksemplar. Pemasaran buku hobi semacam ini memang tak bisa diharap bakal laris seperti halnya novel atau biografi.Andreas mahfum. Maka, ia melakukan banyak hal untuk mempromosikan bukunya. Dia, misalkan, menulis petunjuk singkat tentang olahraga jalan kaki di internet. Ia juga ikut memamerkan bukunya di pameran buku terbesar kedua dunia, Leipzig Book Fair, tahun lalu. Usahanya tak sia-sia. Artikelnya muncul di koran lokal Braunschweiger Zeitung. Bukunya juga diresensi pembaca di Internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Toko Buku Graf, toko buku ternama yang amat selektif menjual buku di Jerman, akhirnya bersedia menjual buku Andreas. Selain itu ia diminta membedah bukunya di depan para dokter yang punya minat pada olahraga jalan kaki. Di tengah persaingan ketat penjualan buku di Jerman, dalam tempo setahun peringkat bukunya terdongkrak naik dari nomor 1.000.000 ke nomer 40.000. Terang saja Andreas lega. “Saya belum menikmati royalti, tapi saya puas,” kata wiraswastawan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, omong-omong, apa sih enaknya jalan kaki sejauh itu? “Sulit digambarkan perasaan saya ketika memandang keindahan lukisan alam sepanjang perjalanan. Tapi, kalau diambil analoginya, mungkin rasanya sama dengan perempuan yang doyan belanja,” kata Andreas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, perjalanannya belum tamat. Tahun ini dia memulai proyek baru: bersepeda keliling Laut Baltik, sungai besar yang memisahkan lima negara — Island, Lettland, Lituania, Rusia dan Polandia — sepanjang 7 ribu kilometer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(wah.. menginspirasi pisan, hayu atuh yg muda2, jangan kalah spirit!!!:))&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/496835965778446146-8485753904863700922?l=jalanmalambandung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/feeds/8485753904863700922/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=496835965778446146&amp;postID=8485753904863700922' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/8485753904863700922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/8485753904863700922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/2009/07/andreas-hadter-jalan-kaki-melintasi.html' title='Andreas Hadter Jalan Kaki Melintasi Lima Negara Dalam 10 Tahun'/><author><name>me.. as Mel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08326563093538191974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Ijn5JHS5lmk/Sk3Omm0S_6I/AAAAAAAAAAs/mzki76sB_nU/s72-c/andreas.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-496835965778446146.post-1755460312517820073</id><published>2009-06-06T10:02:00.000-07:00</published><updated>2009-09-27T05:11:40.264-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerpen'/><title type='text'>pelarian gunung pelarian: cepen atau monolog?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SiqhrW61I0I/AAAAAAAAAFY/9F6FIbcThYs/s1600-h/4286_1087157253330_1058386485_30244007_4728676_n.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 282px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SiqhrW61I0I/AAAAAAAAAFY/9F6FIbcThYs/s400/4286_1087157253330_1058386485_30244007_4728676_n.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344261674087293762" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tanpa pedulikan kondisi pintu yang sudah rusak dan masih dalam kondisi terkunci, ku dobrak sekuat tenaga dengan bantuan amarah yang tak terbendung menenggelaman diri dalam nafsu yang hampir tak terkendali, pintu terbuka dengan terpaksa hingga kunci gembok pun rampung dibuatku, ku bantingkan kembaIi pintu, namun tak menutup penuh kamar dengan rapat. Beberapa pigura berhiaskan foto-foto perempuan itu ku raih dengan cepat lalu kubantingkan dari genggaman tangan dan membentur ke penjuru tembok kamar memecahkan sunyi menjadi kegaduhan yang membringas, seisi kamar kaget melihat raut wajahku yang setengah berlapiskan iblis yang murka, apalagi cermin tu telah berhasil ku pecahkan dan sisa-sisa pecahannya bersebaran dilantai. Dapat dipastika hampir seluruh isi kamar berhasil kujamah hingga berantakan, kecuali satu buku yang kadang kuanggap kitab itu yang masih tersimpan rapih tanpa lerusik sedikitpun oleh amarahku. .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera. Kutengok kiri dan kanan tepatnya kearah pojok lain dari penjuru kamar sambil berharap menemukan beberapa peralatan naik gunung. Tepat, seperangkat peralatan itu masih ada meskipun letaknya berhamburan. Tanpa berfikir panjang seluruh keperluan naik gunung itu ku kemasi dan kumasukkan kedalam tas besar bermerek - yang terkenal  dikalangan para pencinta alam. selebihnya tidak, hanya beberapa gengam beras dan beberapa bungkus mie yang mampu kumasukkan sebagai perbekalan naik gunung untuk melarikan kekesalan yang lebih tepatnya disebut kemarahan ini dibekali, tapi dalam kondisi apapun rokok tak pernah ketinggalan dalam deftar perjalananku apalagi naik gunung. Tanpa sedikit pun kekhawatilan tersirat dibenaku, kutinggalkan kamar beserta isinya tanpa kunci mengamankan pintu kamar yang bahkan masih sedikit terbuka, kulangkahkan kaki langkah demi langkah, tentu saja masih dalam balutan amarah dan kegalauan yang menyelimuti hati dan pikiranku iringi perjalanan ini karena memang amarah dan nafsu inilah yang menjadi sumber utama yang mengantarkanku untuk pergi merangkul Gunung Malabar yang menjulang tinggi besar itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bagaimana tidak!... hati ini seperti serpihan bangunan yang nyaris menjadi debu yang dulu pernah kucita-citakan kokoh bersama dia, wanita yang slalu kubanggakan sebagai kekasihku. dia berkhianat! bahkan baru saja menjalankan aksi pembunuhan yang sebenarnya telah ia rencanakan jauh-jauh hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku tidak tahu pasti apakah memang hari ini peristiwa peristiwa itu harus terjadi atau terlalu cepat karena diluar rencanannya. beberapa jam kebelakang adalah waktu yang kuanggap sangat tepat untuk berkunjung ke tempat kosnya di daerah Jalan Setia Budi, tapi memang hari ini bukan hari biasa aku berkunjung, karena biasannya hari kamis ada;ah hari terpadat bagiku dalam menjalani perkuliahan di kampusku yang terletak di jalan Dipati Ukur, tetapi entah mengapa hari ini secara kebetulan semua dosen dikabarkan tidak akan masuk untuk memberikan kuliah, sehingga aku putuskan untuk pergi ketempat kosnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sengaja, waktu itu aku tidak mengabarinya terllebih dahulu perihal kunjungannku ke tempat kosnya, bail ;ewat telepon atau bahkan hanya mengirim sms pun tidak aku lakukan, dengan harapan memberikan kejutan aku berangkat dan membayangkan mendapat kebahagiaan disana. adzan ashar lewat ditelinga, aku tak peduli, kulanjutkan cita-citaku menemuinnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sesampainya disana, dasar sembrono! pintu kamar kosnya tidak terkunci, ku gelengkan kepala dan menerobos masuk lebih dalam..  lalu...&lt;br /&gt;bangsat!!!! aaahhhkkhhhh!!!!&lt;br /&gt;aku tak mau mengingat kejadian itu lagi, saat-saat dimaana kuanggap pembunuhan itu tengah berlangsung. tapi aku tidak bisa membohongi hati dan pikiranku sendiri, bahkan perjalanan ini adalah bukti bahwa peristiwa itu begitu melekat dalam benak, hati dan pikiran sehingga menghancurkan hati ku. Ya! tiap  langkah perjalanan menuju pendakian gunung ini seolah-olah lembaran dari rentetan perjalanan kisah ku dengan perempuan itu, dari perjuanganku yang tak mudah untuk mendapatkan hatinya sampai peristiwa tadi sore itu terjadi, langkah-langkah ini menggambarkan dengan rinci sederet peristiwa dalam pikiranku.&lt;br /&gt;meskipun dalam kondisi berjalan, pikiranku menerawang jauh mengenang adegan mesra peermpuan setan dengan laki-laki jahanam itu, betapa nikmatnnya! mereka saling bercumbu!... oooohhhhh begitu jelas sekali kulihat lelaki itu melayangkan tangannya menjelajahi beberapa bagian tubuh...&lt;br /&gt;dan ...&lt;br /&gt;akhh,, aku dikejutkan oleh seorang petani yang hendak menanam benih di sepetak perkebunan, aku kaget karena perkakas berkebun patani itu tak sengaja tersenggol kaki ku saat berjalan, sejenak peristiwa pengkhianatan itu terlupakan, dan tersadar bahwa saat ini aku tengah berjalan dan berada diperkampungan kaki Gunung malabar, pandangan mata ku tertuju pada kemegahan puncak gunung yang bemberikan nuansa alam begitu indah - memberikan sedikit ketenangan pada jiwa, apalagi senja ini tiba diantarkan mentari yang tenggelam melewati awan merah menyimpan pesan dan membawa kabar untuk esok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di depan, jalan terjal sudah menanti, terlihat beberapa rumah berderet diantara tebing dan sungai yang dialiri air dari gunung, tepat diatas tempat tinggal prnduduk itu, gerak-geril dari mesin pengeruk tanah dan beberapa truk pembawa pasir merah masih melakukan aktifitasnya, padahal hari sudah hamper gelap, begitupun dengan aku yang tidak berhenti melakukan perjalanan untuk mencapai puncak gunung tinggi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kulanjutkan perjalanan... setelah melewati beberapa tanjakan yang terjal, kini hutan hampir selesai kulewati, sambil beristieahat sejenak kurapihkan ransel yang melekat di punggungku, tiba-tiba kudengar langkah kaki yang kedengarannya seperti orang berjalan agak terburu-buru, sepertinya dari atas  tempatku beristirahat, aku terperanjat kaget. rupannya wanita setengah baya yang berjalan terburu-buru itu, dipunggungnya terlihat ikatan kain membalut kayu-kayu kering yang jumlahnya cukup banyak, berat ransel yang ku baawa sepertinynya tidak ada apa-apannya dibanding kayu-kayu yang ia bawa, ditengah ketersimaan, aku bertanya, sebuah pertannyaan yang mungkin sebetulnnya aku tahu jawabanya.&lt;br /&gt;"dari mana Bu?, kenapa Ibu terburu-buru?&lt;br /&gt;benar-benar telah kulupakan peristiwa itu.&lt;br /&gt;"habis memungut kayu kering untuk bahan bakar didapur, sebentar lagi sepertinya akan turun hujan Den (panggilnya padaku), selain itu sudah gelap, makanya ibu terburu-buru".&lt;br /&gt;dengak khasnnya wanita setengah baya itu menjawab sangat rengkuh seperti kebanyakan orang-orang desa lainnya. tepat sekali perkiraan ku. kecuali jawabannya tentang akan turun hujan benar-benar di luar dugaanku.&lt;br /&gt;“Aden naik gunung sendiri? aduh lebih baik besok saja dilanjutkannya, hari sudah gelap".&lt;br /&gt;(ibu itu meneruskan)&lt;br /&gt;"Ga  masalah kok bu, besok juga saya pasti kembali, saya hanya akan tinggal semalam saja". mungkin karena hari sudah gelap, perempuan itu tidak begitu ngotot mencegahku.&lt;br /&gt;"ya sudah kalau begitu.. ibu pulang duluan, hati-hati, mudah-mudahan  Aden baik-baik saja dan pulang dengan selamat"  Ibu itu pun berlalu setelah pamit dan mendoakanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;benar apa yang dikatakan ibu itu, tak lama kemudian setelah beberapa saat, angin yang tadinya behembus dengan kencang bergemuruh menerpa dedaunan perlahan mulai hilang dugantikan kesunyian. mula-mula kabut tipis turun. lalu, tak lama setelah itu kabut pekat pun menyusul menutupi jarak pandang merangkul seisi hutan dengan gejalannya yang khas yaitu butiran air lembut yang menempel di dedaunan. kunyalakan sebatang rokok berharap menemani kesendirian ku di tengah kesunyian hutan ini, memang baiknya segera aku melanjutkan perjalanan ini, tetapi rokok ditanganku masih cukup untuk menghabiskan waktu beberapa saat lagi, karena memang baru beberapa tarikan saja ku isap rokok ini. beberapa saat kemudian, terdengar gemuruh tapi bukan suara yang dihasilkan angin yang menerpa dedaunan,.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gila!!! ternyata hujan turun dengan deras, kokok di tangan ku masih tersisa, mekipun tinggal satu tarikan terakhir, ku hisap dalam-dalam lalu kumatikan dan kemudian bergegas meneruskan perjalanan hujan dengan derasnya menghadang seolah-olah menhalang-halangi perjalananku. tidak hanya itu, kali ini hujan bersekongkol dengan gemuruh halilintar, tapi hujan dan halilintar tak berhasil menakut-nakutiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kilat halilintar memeranjatkan ku kembali, kali ini leih besar dan leih kencang dri sebelumnya! cahayannya lebih menyilaukan! gemuruhnya lebih menggelegar! aku tak bergeming! langkah kaki ini tetap ku paksakan, mekipun lelah sedikit-demi sedikit mengerogoti tubuhku. tapi hujan dan halilintar rupannya sama-sama lelah. perlahan mereka menghilang, digantikan hembusan angin yang menusuk tulang sum-sum, jalan menjadi sangat licin sekali, tak jarang aku terjatuh lemas tak berdaya. puncak gunung ini masih enggan menampakkan akhir dari jalan yang terjal, aku hampir menyerah dan sepertinnya benar-benar menyerah. aku terjatuh, ransel dipunggungku menambah berat tubuhku yang terjatuh.&lt;br /&gt;sekujur badanku basah kuyup tetapi semangatku kembali terpacu, gerak demi gerak kulakukan, aku bangun untuk mendirikan kembali tubuh dan berjalan, satu langkah kaki berhasil ku gerakan, aku sangat ingin menyelesaikan perjalanan menuju puncak gunung ini, tapi rasannya ini adalah tiga langkah terakhir, ya... hanya tinggal beberapa tarikan nafas lagi, akhhhh... (aku terjatuh kembali) ditengah-tengah perjuangan perjalananku yang hampir tak terselesaikan terhadang lelah, aku melihat bunga edelwise, bunga abadi itu sedikit demi sedikit menampakan kuncup putihnnya yang indah, aku tarik nafasku kembali, kulangkahkan kakiku dengan harapan menggapai bungan dan puncak gunung ini, tapi... sepertinya aku tudak akan mampu, otot-ototku mengeliat kelelahan... aakkhhh.. ini usaha terakhirku mengeluarkan tenaga sekuat-kuatnnya, dan... aku terjatuh dan teringat peristiwa itu kembali, namun aneh, entah kenapa, kali ini justru yang ku ingat bukan peistiwa pengkhisnatan itu, justru persistiwa satu bulan kebelakang, saat detik-detik aku mendapatkan jawaban dan kepastian dia menjadi kekasihku..&lt;br /&gt;detik-detik dimaana, aku duduk diantara meja dengan dua kursi yang saling berhadapan. dengan sangat hati-hati ku utarakan perasaan saat ini yang alalu aku simpan baik-baik dalam hati.. dengan harapan mendapat jawaban yang sesuai dengan harpan aku utarakan bahwa&lt;br /&gt;"aku suka dan sayang kamu, aku cinta kamu, maukah kau jadi kekasihku?"&lt;br /&gt;rasanya seperti gunung berapi menghempaskan larpa, bebeanku tumpah, hatiku tenang sejenak lalu aku dihadapkan pada kondisi hening, sepertinya dia mau menjawab, dengan gelisah bercampur rasa penasaran aku menunggu,&lt;br /&gt;.. bibirnya membuka perlahan dan...&lt;br /&gt;akhhhh,,, aku kembali tersadar bahwa saat ini tengah berada di puncak gunung dan sedang terjatuh, aku kembali tersadar diaman dan sedang apa aku sekarang, segera aku bangkit dari jatuh dan menyelesaikan langkah terakhirku, akhirnya puncak gunung ini telah aku gapai, ku rebahkan badanku dengan memandang langit, rupanya hembusan angin telah menyingkirkan kabut dan awan yang meyelimuti langit malam ini, bulan setengah penuh menemaniku kini, begitu pun bintang-bintang. saat ini aku duduk dan merenung, kembali aku teringat saat-saat dimana aku sedang berhadapan dengannya aku ingat saat-saat itu ia membuka bibirnya sedikit demi sedikit seraya menganggukan kepala, ia mengatakan satu kata yang teramat penting dan bermakna bahwa dia dia resmi menjadi kekasihku "ya" jawabnnya singkat, dengan iringan senyum di wajahnya.&lt;br /&gt;saat itu, aku sangat senang dan bahagia, seperti menyelesaikan perjalanan pendakian gunung ini rasanya. sekilas memang sederhana dan tidak begitu menarik, tetapi jawaban itu adalah jawaban dari pertannyaanku yang ketiga kalinnya, setelah sebelumnya dua kali dia hanya bungkam yang berarti raga menerimaku. aku tersenyum sendiri mengingatnya. saat itu pula bangnan yang ku maksud mulai tercipta untuk dicita-citakan beramanya, kini aku hanya berharap peristiwa pengkhianatannya adalah suatu penangguhan akan sebuah kebenaran yang tertunda.&lt;br /&gt;yaa????&lt;br /&gt;mana bunga (edelwaise) abadi tadi, bunga yang membuatku bangkit dari jatuh, bunga yang membuatku semgat kembali untuk menarik nafas dan melangkahkan kembali kaki untuk enyelesaikan pendakian ini?  ternyata bunga itu bersembunyi di nelakang tubuhku, kubakikan badan dan mendekatinnya, meyentuhnya lalu mencumbunya, terasa dingin di bibir, hujan yang membasahinya telah menyisakan air yang kini melekat dibibirku. hendak kuraih untuk dipetik, tapi kuurungkan niatku, kulepaskan gengaman tanganku, mataku melihat kebidang sejajar yang lain, ohhh Tuhan!!! lampu-lampu di kota besar terlihat jelas, teramat sangat indah. kembali kurebahkan badan ini menegadah menghadap rembulan kurenungkan bahwa: badai pernah kutembus, kegelapan malam berkali-kali kulalui, semua itu terjadi ditengah-tengah lebatnya rimba alam ini dan tak pernah membuatku mengurungkan niat untuk menggapai puncak gunung. bahkan di bawah sana! pistol pernah ditodingkan tepat kearah jidatku, golok dan cerulit diletakan diantara dagu dan dadaku, semua itu tidak pernah meribah pendirianku untuk menggapai jawaban atas segala kegelisahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku kembali terjaga, teringat kembali penyebab, kenapa saat ini aku berada disini, adilain waktu: badai, kegelapan malam, pistol, golok dan cerulit bukanlah sesuatu hal yang berarti, tapi orang-orang seperti aku ini selalu menempatkan perempuan dan sebatang lebih berpengaruh dari semua penjajahan didunia. Ibu yang hampir tua yang berpapasan dihutan tadi, pergi menelusuri hutan hanya untuk mendapatkan seikat kayu keing untuk menyalakan perapian di dapur agar seisi rumah dapat menikmati makanan yang dimasaknya, sementara aku pergi kepuncak gunung nan sunyi ini dengan pelbagai kebanggaan yang kebanyakan justru melahirkan keponggahan, luasnnya hutan, tingginya gunung hanya menjadi bekal cerita bahwa "aku pernah menginjakan kaki di gunung intu!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ibu pemungut kayu kering itu menelusuri hutan dan menapaki gunung dengan tujuan menyambung hidup diri dan keluarga, sementara aku hanya untuk melarikan diri, lari dari masalah, bahkan hanya karena dikhianati perempuan. mencari jawaban atas kegelisahan macam apa yang kucari ini? dipuncak gunung ini aku tidak menemukan bidadari yang turun dari langit yang menggantikan perempuan penkhianat yang hampir kulupakan itu. saat ini, malam ini, dipuncak gunung ini aku hanya meliha betapa kecilnya manusia didunia ini, kota-kota besar tempat kesibukan manusia dengan segala kemewahan dan gemerlap keindahan dunia dibawah sana terlihat tak lebih hanyalah sekumpulan dari kedipan cahaya-cahaya kecil yang mungkin, seandainnya Tuhan berkehendak teramat mudah sekali menghancurkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perlahan rembulan merayap kearah barat, bintang-bintang mengikuti. malam ini telah kulalui, hari berganti, rembulan digantikan mentari membawa pesan untuk segera turun gunung. bintang-bintang menghilang, langit biru menjelang. kusiapkan diri untuk pulang membawa jawaban dari pencarian.&lt;br /&gt;langkah demi langkah kuayunkan menuruni punggungan dan lembahan gunung yang curam, perjalanan pulang terasa lebih cepat dari pendakian. tak terasa perjalanan pulang hampir kutuntaskan, hutan sudah kulewati. kini aku berada diperkampungan kaki gunung malabar, "ya tuhan" (dalam hati ku bertanya). kenapa banyak pohon-pohon yang tumbang, kuteruskan berjalan, lebih bergegas, kudekati perkampungan yang berderet ditepi jurang dekat sungai itu.&lt;br /&gt;Ya Tuhan!!&lt;br /&gt;apa yang telah terjadi? apa yang menimpa erkampungan ini? rumah yang berjajar itu raib tertimbun gunukan tanah merah bercampur pohon-pohin besar tak berdaun, tak terkecuali mesin pengeruk beserta beberapa truk dilahap tanah loingsor itu, beberapa orang sedang sibuk menggali tanah yang menimbuni rumah. kulihat raut muka mereka gelisah bercampur sedih. rupanya longor telah menelan rumah-rumah penduduk. galian pasir dan penemabgan pohon menjadi penyebab utama terjadinya longsor setelah tadi malam hujan lebat itu mengguyur gunung dan perkampungan. kutanggalkan ransel dari punggungku, kuraih cangkul yang tergeletak di tanah untuk kugunakan sebagai penggali timbunan tanah itu. salah seorang dari penduduk berkata:&lt;br /&gt;"beberapa korban telah terangkat, tinggal seorang ibu beranak dua yang masih tertimbun!!"&lt;br /&gt;tiba-tiba, aku teringat ibu pemungut kayu bakar yang bertemu denganku di hutan kamarin, kupnalingkan pandanganku kepenjuru lain tumpukan tanah. terlihat dua orang anak kecil berdiri dengan kepala tertunduk sambil menangis, didepan mereka terbaring seorang jenazah perempuan yang baru saja ditemukan oleh salah seorang penduduk lain yang juga melakukan pencarian. perempuan itu adalah ibu dari kedua bocah yang menangisi jenazah tersebut, kedua bocah itu tidak menjadi korban, karena sewaktu longsor itu terjadi mereka masih berada di madrasah untuk mengikuti sekolah agama yang biasa dilakukan sehabis solat subuh. mungkinkah yang merela tangisi itu jenazah ibu pencari kayu bakar yang bertemu dengan ku di hutan?  (dalam hati kubertanya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hatiku kembali terkoyak, aku tidak mampu berbuat apa-apa, jawaban macam apa yang telah kudapat dari pendakian gunung ini yang mampu mengatasi persoalan-persoalan yang nyata-nyata terjadi di sini. kematian memang sebuah keniscayaan, tpi dengan cara bagaimana dan melalui apa kematian itu datang selalu menjadi perhanyaan dalam hati ini. terutama yang menimpa warga kampung yang terkena longor ini. adilkah membiarkan orang-orang desa selalu menjadi korban keserakahan pada pemegang hak penggali pasir yang tepat dilakukan diatas rumah mereka?? bencana memang telah terjadi, tapi aku hidup didunia nyata yang selalu mencari sebab akibat, kenapa bencana ini terjadi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku benar-benar tidak mampu mengingat kembali perselingkungan kekasihku dengan laki-laki yang berhasil menidurinya kemarin, yang kurenungkan saat ini bahwa ternyata hidup ini gunung yang didaki, kutelusuri terjalnya melalui langkah-langkah menapaki punggungan menerawang dimensi ruang dan waktu, aku menemukan sedikit arti dari sebuah penemuan disaat aku duduk terdiam dipuncak dan begitu selanjutnya. kuturuni kembali punggungan untuk menhadapi kemunafikan dan penkhianatan di lembah sana, ternyata bukan!! yang kuhadapi adalah realiatas kehidupan bahwa banyak manusia yang membutuhkan perjuangan melawan tirani ketidakadilan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/496835965778446146-1755460312517820073?l=jalanmalambandung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/feeds/1755460312517820073/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=496835965778446146&amp;postID=1755460312517820073' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/1755460312517820073'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/1755460312517820073'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/2009/06/pelarian-gunung-pelarian-cepen-atau.html' title='pelarian gunung pelarian: cepen atau monolog?'/><author><name>Pepep DW</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07983320343706238069</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SifeccZYeEI/AAAAAAAAAEw/iPLTcqtzmlI/S220/4286_1087157253330_1058386485_30244007_4728676_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SiqhrW61I0I/AAAAAAAAAFY/9F6FIbcThYs/s72-c/4286_1087157253330_1058386485_30244007_4728676_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-496835965778446146.post-3280941814373663105</id><published>2009-06-04T08:25:00.000-07:00</published><updated>2009-09-27T05:10:09.519-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apresiasi'/><title type='text'>Hutan Hujan Malam Pelarian</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SigA8DryykI/AAAAAAAAAFQ/ioKfR-nA6Yo/s1600-h/3317_1063503067878_1235026176_30164092_7038111_n.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 130px; height: 86px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SigA8DryykI/AAAAAAAAAFQ/ioKfR-nA6Yo/s400/3317_1063503067878_1235026176_30164092_7038111_n.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5343521989656234562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;oleh: Ucok Dian Ardiansyah*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://translate.google.co.id/translate?prev=hp&amp;amp;hl=id&amp;amp;js=n&amp;amp;u=http%3A%2F%2Fjalanmalambandung.blogspot.com%2F2009%2F06%2Fhutan-hujan-malam-pelarian.html&amp;amp;sl=id&amp;amp;tl=en&amp;amp;history_state0="&gt;klik disini untuk English version&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hutan Hujan Malam Pelarian, sebuah teks puitik - tulisan dari Irwan Jamal yang pernah dipentaskan dua kali masing2 dengan sutradara Syamsul Fajri Nurawat dan Irwan Jamal sendiri - menghasilkan banyak imaji di kepala saya selaku sutradara untuk melakukan interpretasi teks dari teks asli naskah ini. Dalam teks asli, seluruh tokoh hanya menjadi pencerita yang secara naratif menjelaskan kejadian2 yang mereka alami selama pelariannya dari merampok di sebuah kota. Semakin dalam akhirnya saya berhasil mempermainkan teks menjadi penuh dengan interupsi. Narasi tidak lagi menjadi milik tokoh perampok, melainkan oleh Joker yang masuk dan menginterupsi kejadian kejadian. Seluruh cerita akhirnya berjalan dan digulirkan lewat sudut pandang Joker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Pertujukan HUtan Hujan Malam Pelarian tanggal 30 Mei 2009 kemarin saya berusaha melakukan refleksi terhadap tragedi Mei 98, sebuah tragedi kelam bangsa yang saya fikir tidak perlu harus terulang hingga kesekian kalinya di negeri ini. Hutan Hujan Malam Pelarian disini saya tafsirkan sebagai sebuah narasi kecil yang mungkin terjadi ketika kerusuhan maupun pasca kerusuhan di Indonesia. Semua tokoh menjadi tokoh yang abu - abu, bsa menjadi sangat lliar dan bisa pula menjadi sangat oportunis, intinya saya berusaha untuk meng - create tokoh - tokoh yang sangat manusiawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertunjukan Hutan HUjan Malam Pelarian berusaha untuk menawarkan ruang imaji dan visual yang meledak - ledak dan berharap mampu menggedor relung bathin penonton untuk masuk dan berdiri dalam posisi orang - orang di dalam tragedi mei 98, baik itu korban maupun pelakunya. Sebagai sutradara tentu saja saya berharap bahwa pertunjukan ini memberikan efek yang terapist bagi penontonnya, yaitu secara riil kita nantinya akan dapat bergandengan tangan - minimal - untuk memaksa penguasa negeri melakukan pengusutn tuntas terhadap tragedi berdarah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang saya lakukan ini bukanlah sebuah keinginan untuk menggurui publik, tapi lebih sebagai bentuk kepedulian saya ( atau kami dari Teater Casa Nova ) sebagai anak bangsa yang merasa perlu untuk memberikan sumbangsih tenaga, suara, dan fikirannya bagi negeri ini kedepannya. Semoga kita bisa segera keluar dari krisis, Amin!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;*DIAN ARDIANSYAH&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;SUTRADARA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/496835965778446146-3280941814373663105?l=jalanmalambandung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/feeds/3280941814373663105/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=496835965778446146&amp;postID=3280941814373663105' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/3280941814373663105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/3280941814373663105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/2009/06/hutan-hujan-malam-pelarian.html' title='Hutan Hujan Malam Pelarian'/><author><name>Pepep DW</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07983320343706238069</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SifeccZYeEI/AAAAAAAAAEw/iPLTcqtzmlI/S220/4286_1087157253330_1058386485_30244007_4728676_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SigA8DryykI/AAAAAAAAAFQ/ioKfR-nA6Yo/s72-c/3317_1063503067878_1235026176_30164092_7038111_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-496835965778446146.post-3460084740250237687</id><published>2009-04-05T00:57:00.000-07:00</published><updated>2009-09-27T05:05:18.220-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>POLIANDRI, BUKAN TIDAK MUNGKIN BENAR-BENAR AKAN POPULER. Sebuah Anekdot Tentang Poliandri</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CUsers%5Cfimayka%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CUsers%5Cfimayka%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CUsers%5Cfimayka%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;IN&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;    &lt;w:usefelayout/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:Tahoma; 	panose-1:2 11 6 4 3 5 4 4 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-520082689 -1073717157 41 0 66047 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:none; 	mso-layout-grid-align:none; 	text-autospace:none; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-ansi-language:EN-US;} h2 	{mso-style-priority:99; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-link:"Heading 2 Char"; 	mso-style-next:Normal; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:none; 	mso-outline-level:2; 	mso-layout-grid-align:none; 	text-autospace:none; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-ansi-language:EN-US; 	font-weight:normal;} p.MsoNoSpacing, li.MsoNoSpacing, div.MsoNoSpacing 	{mso-style-priority:1; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:none; 	mso-layout-grid-align:none; 	text-autospace:none; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-ansi-language:EN-US;} span.Heading2Char 	{mso-style-name:"Heading 2 Char"; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-locked:yes; 	mso-style-link:"Heading 2"; 	mso-ansi-font-size:12.0pt; 	mso-bidi-font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-ascii-font-family:"Times New Roman"; 	mso-hansi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:EN-US;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0cm; 	mso-para-margin-right:0cm; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;"aku lelaki tak mungkin&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;meneimamu bila&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;ternyata kau mendua&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;membuat ku terluka"&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;(Iwan Fals: Bukan Pilihan)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Salah satu bait lagu yang dipopulerkan oleh Iwan Fals diatas adalah pertanda bahwa laki-laki belum mau dimadu. Hal itu mungkin masih mampu mewakili masyarakat populer saat ini, karena saat ini secara eksplisit laki-laki masih sebagai ‘pemegang hak mendua’ meskipun mungkin secara implisit ada fenomena yang justru sebaliknya terjadi. Artinya dalam masyarakat saat ini fenomena poligami masih rentan terjadi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Poligami yang oleh sebagian masyarakat diharamkan itu belum lama ini pula telah diprotes kembali oleh kaum wanita yang mengatasnamakan gerakan anti poligami, bentuk protes itu baik yang diaktualisasikan lewat forum diskusi maupun demontrasi turun kejalan, bahkan sebagian negara telah mengesahkan konstitusi tentang larangan praktek poligami, seperti di Prancis dan beberapa negara-negara Eropa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Bagaimana dengan poliandri? Rasanya di Indonesia poliandri begitu sangat tabu diucapkan, terdengarpun terasa sangat tidak akrab, apalagi menemukan kasusnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Poliandri adalah perkawinan dengan lebih dari satu laki-laki (suami), seperti di suku Eskimo di Tebet dan bangsa Toba di India Utara (Alex M.A 2005: 507), merujuk pada pengertian tersebut sendainya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;poliandri di artikan secara literal dalam aplikasi di masyarakat, jelas memang tidak realistis dan memang tidak terjadi (mungkin?).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Tapi bagaimana jadinya kalau memang fenomena poliandri diprediksi akan terjadi didalam satu masyarakat dengan beberapa asumsi dan hipotesa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h2 style="text-align: justify; line-height: 150%; page-break-after: avoid;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="EN-US"&gt;‘&lt;/span&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Mendua’ Sebagai Sinyalemen dan Bibit Poliandri.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Tanpa bermaksud menyudutkan kaum wanita, fenomena ini tidak dimaksudkan untuk men-generalisasikan konstruksi asumsi publik pada masyarakat yang lebih luas dan kompleks, dari hasil analisis yang dilakukan pada satu komunitas kecil (yang dirahasiahkan lokasinya 2002-2006), fenomena mendua itu benar-benar terjadi, wanita selalu menjadi bahan rebutan, dan karena menjadi bahan perebutan maka terciptalah hak &lt;i&gt;prerogatif&lt;/i&gt; wanita dalam menentukan pilihan, artinya wanita mempunyai &lt;i&gt;determinasi&lt;/i&gt; pilihan dengan siapa dia akan/ingin berpasangan --pada beberapa laki-laki yang menginginkan tentunya—dengan siapa, ketika pilihan itu dijatuhkan yang terjadi ialah ‘menganggurnya’ laki-laki yang tidak dijadikan pilihan, keadaan seperti itu memungkin disuatu saat selanjutnya wanita akan melakukan pemilihan kedua terhadap &lt;i&gt;substitusi&lt;/i&gt; yang lain, kasus seperti itu memungkinkan antara pilihan utama dan kedua adalah dua objek yang sangat dekat secara psikologi (teman) dalam berkompetitif, tapi kondisi/keadaan ini seperti keadaan yang biasa, dari pengamatan selama ini, jarang sekali terdengar ada konfrontasi radikal yang diakibatkan kejadian (peristiwa) diatas. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h2 style="text-align: justify; line-height: 150%; page-break-after: avoid;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Asumsi Awal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Fenomena ‘mendua’ sebetulnya hanya produk biologi dari sifat kualitatif pasangan (oposisi biner laki-laki - wanita) artinya ‘mendua’ adalah jawaban atas kebutuhan primer manusia, terlepas laki-laki maupun wanita (poliandri - poligami), keterbatasan pilihan pasangan membawa seseorang untuk melakukan praktek ‘mendua’ yang bersifat (mungkin) melayani.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dari asumsi tersebut penulis melontarkan estimasi bahwa di tempat terjadinya praktek poliandri keberadaan jumlah wanita lebih sedikit dari pada laki-laki, dan hal itu yang menjadikan wanita menjadi sesuatu yang &lt;i&gt;spesial &lt;/i&gt;karena keterbatasan jumlahnya, dan mungkin dalam suatu masyarakat lain sebaliknya terjadi maka jawabannya harus diakui (dilegitimasi) adalah poligami.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Estimasi itu ternyata terbukti, data menyebutkan bahwa dari tahun 2000 s.d 2006 jumlah wanita yang ada pada tempat dilakukannya analisa lebih sedikit dibanding laki-laki, data itu menyebutkan total keseluruhan jumlah laki-laki hampir dua kali lipat dari wanita, secara praktis memang kenyataan itu tidak dapat menjadi determinasi absolut akan terjadinya fenomena serupa karena rupanya tidak sedikit wanita (mungkin juga laki-laki pada kondisi sebaliknya) yang merasa cukup, cocok dengan pasangan pada pilihan pertamannya artinya tidak melakukan praktek ‘mendua’. Dalam bagian ini pula perlu disampaikan bahwa fenomena ini tidak bisa menjadi bahan untuk mengasosiasikan wanita pada kondisi yang sama pada suatu tempat yang lebih luas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dari kenyataan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa ditempat dilakukannya analisa, beberapa laki-laki pernah menjadi salah satu pasangan dari wanita yang sama, sementara kondisi itu “tidak” bagi wanita. Atau secara implisit beberapa laki-laki pernah menjadi korban ‘poliandri’ (‘poliandri’: mereduksi bahasa - mendua). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Inequaliti Gender &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Determinasi&lt;i&gt; &lt;/i&gt;Tuhan?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Inequaliti Gender &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;(ketidakadilan &lt;i&gt;jender&lt;/i&gt;) salah satunya adalah praktik poligami. Poligami secara terminologi berarti perkawinan yang dilakukan terhadap lebih dari satu orang atau lebih, namun juga lebih cenderung diartikan perkawinan seorang suami dengan dua orang istri atau lebih (ibid). dalam pembahasan ini fenomena yang diambil lebih melihat pada kajian universal diluar dari bahasan sebelumnya (poliandri), salah satu contoh kasus adalah gerakan anti poligami yang diprakarsai oleh para eksponen feminis terhadap praktek poligami, dalam pembahasan ini tidak diperlukan pencarian diskursus yang menghasilkan konklusi seperti fenomena ‘poliandri’ diatas karena kita telah mendapat kenyataan bahwa poligami telah dimasukan kedalam salahsatu bentuk ketidakadilan &lt;i&gt;jender&lt;/i&gt; (mungkin suatu hari kenyataan poligami ada dan menjadi faktor/bagian dari ketidakadilan jender?), terlepas para feminis mengkritisi poligami dari kacamata legalitas ataupun terhadap para oknum pelaku poligami yang secara praktis hanya menjadi seorang oportunis yang menggunakan legalitas poligami hanya untuk memenuhi kepuasan hedonis dan eksploitasi tubuh wanita semata (tidak berkaca pada praktek yang dilakukan Nabi Muhammad SAW dan beberapa tokoh lain yang melakukan dengan benar-benar dan banyak pertimbangan kriteria).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kalau praktek poligami sebagai ketidakadilan gender lalu dimana letak maksud bahwa itu konstruksi/desain/ketentuan - rekayasa tuhan?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Dalam perspektif kajian ini penulis sangat percaya bahwa manusia tidak berhak mencampuri urusan Tuhan secara otonom (manusia), karena tidak ada satu pemikiran dan bahasa apapun yang mampu mewakili kebesaranNYA, seandainya menuturkan bahasa dan kata ini adalah kesalahan (bukan kebenaran) bagaimana dengan hanya diam dan membisu apakah merupakan kesalahan pula kalau diam dan membisupun adalah bahasa dan kata-kata. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Jadi dalam hal ini penulis hanya mencoba melihat kenyataan keadilan Tuhan!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Laki-laki dan wanita berbeda?, jawabannya benar! hal itu secara eksplisit dapat dilihat dalam sistem reproduksi manusia dalam ilmu biologi terutama dalam proses pembuahan laki-laki terhadap wanita, dalam hal ini kita masih ingat tentunya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pelajaran biologi di sekolah menengah (SMU), yang menerangkan bahwa; wanita hanya memiliki jenis sel telur XX yang berpotensi melahirkan kelamin wanita, sedangkan sel reproduksi laki-laki XY (bukan YY) yang berpotensi melahirkan sex laki-laki dan wanita. dilihat dari ketentuan itu secara skala kualitatif jelas menurunkan jenis kelamin (sex) wanita mempunyai potensi yang lebih besar dibanding laki-laki. proses itu merupakan kebenaran absolut yang tidak bisa diubah. Meskipun pada prakteknya ada metodologi kedokteran yang dapat dilakukan sebagai usaha untuk mendapatkan keturunan dengan jenis kelamin yang dapat disesuaikan dengan apa yang diinginkan kedua pasangan (suami – istri). Namun hal itu hanya bersifat teoretis, pada kenyataannya predeterminasi Tuhan yang mempunyai kendali penuh (logos). Ketentuan itu menghasilkan jumlah laki-laki lebih sedikit dibanding wanita, sehingga secara matematis seandainya jumlah laki-laki adalah setengah dari jumlah keseluruhan (akumulasi jumlah laki-laki dan wanita) adalah ideal adanya karena secara oposisi pasangan tidak ada substitusi (yang tidak mendapatkan pasangan), tapi lain hal seandainya pada kenyataannya wanita memang masih lebih banyak dibanding laki-laki, artinya ketentuan pasangan satu lawan satu menghasilkan sebagian wanita tidak mempunyai pasangan dan tentu dalam hal ini jawabannya adalah poligami.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Bagaimana sendainya kondisi itu berbalik, seandainya fenomena kualitatif pada kenyataan yang terjadi pada contoh kasus pada faktor praktek ‘poliandri’ yang dipaparkan diatas justru menjadi kenyataan dalam dunia universal saat ini? apakah ini akan menjadi paradigma baru dalam kajian &lt;i&gt;jender &lt;/i&gt;, apakah ini yang diramalkan sebagai kehancuran dunia (kiamat) yang disebutkan dalam banyak literatur keagamaan, atau bahwa metodologi kedokteran tentang rekayasa pengaturan kelahiran sesuai jenis kelamin merupakan rekayasa kaum tertentu yang diciptakan sebagai pengusungan akan dunia yang berbalik. Atau memang dunia ini akan berjalan sesuai dengan apa adanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Wallahualambisawab&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"   lang="EN-US"&gt;Semoga saja hanya menjadi selentingan anekdot yang terjadi di tempat suatu tempat nonrealis belaka.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/496835965778446146-3460084740250237687?l=jalanmalambandung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/feeds/3460084740250237687/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=496835965778446146&amp;postID=3460084740250237687' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/3460084740250237687'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/3460084740250237687'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/2009/04/poliandri-bukan-tidak-mungkin-benar.html' title='POLIANDRI, BUKAN TIDAK MUNGKIN BENAR-BENAR AKAN POPULER. Sebuah Anekdot Tentang Poliandri'/><author><name>Pepep DW</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07983320343706238069</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SifeccZYeEI/AAAAAAAAAEw/iPLTcqtzmlI/S220/4286_1087157253330_1058386485_30244007_4728676_n.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-496835965778446146.post-4491370597725160053</id><published>2009-03-10T21:30:00.000-07:00</published><updated>2009-09-27T04:52:34.595-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apresiasi'/><title type='text'>Pohon di Kampus Ditebang, Mahasiswa STSI Gelar Doa Bersama</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/496835965778446146-4491370597725160053?l=jalanmalambandung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/feeds/4491370597725160053/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=496835965778446146&amp;postID=4491370597725160053' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/4491370597725160053'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/4491370597725160053'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/2009/03/pohon-di-kampus-ditebang-mahasiswa-stsi.html' title='Pohon di Kampus Ditebang, Mahasiswa STSI Gelar Doa Bersama'/><author><name>Pepep DW</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07983320343706238069</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SifeccZYeEI/AAAAAAAAAEw/iPLTcqtzmlI/S220/4286_1087157253330_1058386485_30244007_4728676_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-496835965778446146.post-1188877507654678066</id><published>2009-03-01T09:13:00.000-08:00</published><updated>2009-09-27T04:49:49.987-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apresiasi'/><title type='text'>agenda pertemuan Jalan Malam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SarEvOzq2xI/AAAAAAAAAEo/WY353vTOKSs/s1600-h/n1058386485_30096080_6253.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 266px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SarEvOzq2xI/AAAAAAAAAEo/WY353vTOKSs/s400/n1058386485_30096080_6253.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5308271426517261074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;info:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kita ngumpul sekalian putsal (bagi yg mau ikutan) hari rabu jam 7 malem di dago...&lt;br /&gt;pokonya sekurang2nya ada beberapa agenda yg bisa kita inisiasi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. silaturakhmi setelah sekian lama ngak ngumpul &amp;amp; jalan bareng&lt;br /&gt;2. mengekspresikan ide2 temen2 JM di forum&lt;br /&gt;3. rencana acara rally foto antar JM..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan lupa bawa kamera bagi yg punya, bawa jaket (baju anget) bagi yg mau putsal, bawa makanan bagi yg inget gue... hihi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;info selanjutnya tunggu di update ya,,, sekalian nunggu respon..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/496835965778446146-1188877507654678066?l=jalanmalambandung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/feeds/1188877507654678066/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=496835965778446146&amp;postID=1188877507654678066' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/1188877507654678066'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/1188877507654678066'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/2009/03/agenda-pertemuan-jalan-malam.html' title='agenda pertemuan Jalan Malam'/><author><name>Pepep DW</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07983320343706238069</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SifeccZYeEI/AAAAAAAAAEw/iPLTcqtzmlI/S220/4286_1087157253330_1058386485_30244007_4728676_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SarEvOzq2xI/AAAAAAAAAEo/WY353vTOKSs/s72-c/n1058386485_30096080_6253.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-496835965778446146.post-407501522487282818</id><published>2009-02-17T04:24:00.000-08:00</published><updated>2009-09-27T04:47:01.495-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apresiasi'/><title type='text'>PAMERAN FOTO SELAMATKAN KARST CITATAH</title><content type='html'>sumber : www.fotografibergerak.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Ijn5JHS5lmk/SZqtmhCx2lI/AAAAAAAAAAk/L6Cft3w2eFo/s1600-h/poster-pameran-blog.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 225px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Ijn5JHS5lmk/SZqtmhCx2lI/AAAAAAAAAAk/L6Cft3w2eFo/s320/poster-pameran-blog.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5303742388398840402" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karya-karya hasil Lomba Foto Selamatkan Karst Citatah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TEMPAT&lt;br /&gt;Museum GEOLOGI&lt;br /&gt;Jl.Diponegoro No. 57 BANDUNG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WAKTU&lt;br /&gt;19 s/d 25 Februari 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AGENDA KEGIATAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEMBUKAAN PAMERAN FOTO&lt;br /&gt;Kamis, 19 Februari 2009&lt;br /&gt;Pukul 15.00 s/d 17.00 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TALK SHOW&lt;br /&gt;Jumat, 20 Februari 2009&lt;br /&gt;Pukul 14.00 – 15.00 WIB&lt;br /&gt;Pembicara : KELOMPOK RISET CEKUNGAN BANDUNG&lt;br /&gt;Tema : MEMBEDAH KARST CITATAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PHOTO SPEAK&lt;br /&gt;Jumat, 20 Februari2009&lt;br /&gt;Pukul 15.00 – 16.00 WIB&lt;br /&gt;Pembicara : JULIEN GAZEAU (FOTOGRAFER PERANCIS)&lt;br /&gt;Tema : SEASCAPE PHOTOGRAPHY&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENUTUPAN PAMERAN FOTO&lt;br /&gt;Rabu, 25 Februari 2009&lt;br /&gt;Pukul 15.00 – 16.00 WIB&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/496835965778446146-407501522487282818?l=jalanmalambandung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/feeds/407501522487282818/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=496835965778446146&amp;postID=407501522487282818' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/407501522487282818'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/407501522487282818'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/2009/02/pameran-foto-selamatkan-karst-citatah.html' title='PAMERAN FOTO SELAMATKAN KARST CITATAH'/><author><name>me.. as Mel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08326563093538191974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Ijn5JHS5lmk/SZqtmhCx2lI/AAAAAAAAAAk/L6Cft3w2eFo/s72-c/poster-pameran-blog.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-496835965778446146.post-7629573693281473291</id><published>2009-02-12T09:53:00.000-08:00</published><updated>2009-09-27T04:44:27.290-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerpen'/><title type='text'>Bagaimana Bila Kau Menjadi Aku Disini?</title><content type='html'>&lt;p&gt;Holy Rapika&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aku menghampirinya, menghampiri wajahnya yang seperti terbelenggu senja. Dia lelah, namun campur marah. Ia membisu saat aku datang di muka pintu. Kalaupun ada yang bicara, mungkin hanya dua bola matanya. Keduanya seperti ingin berkata; aku sedang marah pada dunia, harap kau tahu dirimu adalah bagian dari dunia itu, jadi aku juga marah padamu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sebentar mematung, lalu bicara; ada apa? Dia terus membersihkan kamarnya yang sore itu berantakan. Tak juga keluar dari mulutnya satu kata, hingga di antara kami hanya tersisa kosong suara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sial, dalam hati kubilang. Mengapa aku harus ada disini? menyapamu? melayani kemarahanmu? menjadi bagian dari duniamu yang hendak kau robek-robek itu? Sialnya juga, hatiku meneruskan, masak aku langsung pergi, tanpa tanya itu atau ini?. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oh ya sudah, aku per...". "Dia berkhianat!" kalimat itu menghela kalimatku. Dia berhenti membereskan kamarnya lalu menatapku dengan tatap mata yang enggan punya harapan. "Dia berkhianat padaku" kali ini lebih lirih. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ooh..." gua mulutku segera saja mengucap itu. Aku duduk lalu menghela nafas panjang, sebuah tanda persiapan. Dan benar saja, sekejap kemudian senja kami adalah cerita panjang pengkhianatan. Jika aku boleh memakai kata lain, dia bercerita tentang cinta, seperti senja 3 hari yang lalu, 2 minggu yang lalu, dan berkali-kali di bulan yang lalu. Cinta yang selalu sama; berulang-ulang dihempaskan Jamilah, nama pengkhianat cintanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku temannya, dan sebagai temannya, aku tak punya kalimat lain untuk menggambarkan kecuali itu bahwa senja miliknya adalah senja yang muram karena pengkhiatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sepertinya, aku sudah lelah. Cukuplah aku berharap pada Jamilah. Menurutmu bagaimana?" katanya kemudian setelah ceritanya yang panjang. Aku menepuk bahunya, menghela nafas lagi, lalu berbisik "Ya sudahlah, lupakan saja Jamilah. Dia tak ada harganya untukmu. Sudah berapa kali dia berkhianat padamu? Dan sudah berulang kali kubilang padamu, pengkhianatan, meski itu sekali, bagiku tak bisa dimaafkan". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya..ya.. sudah saatnya memang", dia mengangguk-angguk seperti di senja 3 hari yang lalu, 2 minggu yang lalu, dan berkali-kali di bulan yang lalu. Dia menghela napas, memijit-mijit dahinya lalu keluar kamar sambil memencet nomor di handphonenya. Sayup-sayup aku mendengar dia sedang berbicara dengan seseorang di jauh sana; Jamilah-nya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa saat kemudian dia masuk kamar lagi. Menatapku dalam-dalam, lalu bilang "Sudah. Selesai sudah, ceritaku dengan Jamilah. Terima kasih, kau turut menguatkanku memutuskan ini". Ia menepuk-nepuk bahuku. Aku berusaha melihat wajahnya dalam-dalam. "Oh santai sajalah.." balasku singkat. Setelah memberi beberapa nasihat aku pamit dan keluar dari kamar itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa langkah handphoneku bergetar. Sebuah pesan singkat masuk, dari Jamilah :&lt;br /&gt;"Kita harus bertemu esok, di tempat biasa. Dia akhirnya memutuskanku tadi. Jangan pernah bilang kau mengkhianati dia. Aku dan kamu bukan dia yang mempertemukan, tapi Tuhan.Sekarang kita tidak akan banyak berkata sialan. senja kita, sayang, adalah senja setia".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masukkan lagi handphone ke saku celanaku. Bibirku tersenyum menang, entah untuk pengkhianatan atau kesetiaan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/496835965778446146-7629573693281473291?l=jalanmalambandung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/feeds/7629573693281473291/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=496835965778446146&amp;postID=7629573693281473291' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/7629573693281473291'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/7629573693281473291'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/2009/02/bagaimana-bila-kau-menjadi-aku-disini.html' title='Bagaimana Bila Kau Menjadi Aku Disini?'/><author><name>Pepep DW</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07983320343706238069</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SifeccZYeEI/AAAAAAAAAEw/iPLTcqtzmlI/S220/4286_1087157253330_1058386485_30244007_4728676_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-496835965778446146.post-2802551024528200492</id><published>2009-02-01T23:22:00.000-08:00</published><updated>2009-09-27T04:43:00.890-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jalanmalambandung'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apresiasi'/><title type='text'>APRESIASI: ART FROM CAMPUS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SYkuLI-WmAI/AAAAAAAAAEE/bPnqp33F7Gg/s1600-h/poster+%26+tiket.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 214px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SYkuLI-WmAI/AAAAAAAAAEE/bPnqp33F7Gg/s320/poster+%26+tiket.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298817205500549122" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;kawan2 saya mengajak semua temen2 jalan malam untuk berapresiasi musik di STSI Bandung pada:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hari/tanggal : kamis 5 Februari 2009&lt;br /&gt;tempat : GK. Sunan Ambu STSI Bandung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;acaranya nonton musik &lt;a href="http://surf.to/sambasunda"&gt;samba &lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=q-x-u8suuIE"&gt;sunda&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;acara ini diselenggarakan oleh kawan-kawan 'muka production' mahasiswa jurusan karawitan STSI Bandung...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;khusus buat kawan-kawan jalan malam, abis nonton bareng kita akan berdiskusi tentang agenda lanjutan jalan malam ok....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gratis 100%&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/496835965778446146-2802551024528200492?l=jalanmalambandung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/feeds/2802551024528200492/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=496835965778446146&amp;postID=2802551024528200492' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/2802551024528200492'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/2802551024528200492'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/2009/02/apresiasi-art-from-campus.html' title='APRESIASI: ART FROM CAMPUS'/><author><name>Pepep DW</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07983320343706238069</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SifeccZYeEI/AAAAAAAAAEw/iPLTcqtzmlI/S220/4286_1087157253330_1058386485_30244007_4728676_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SYkuLI-WmAI/AAAAAAAAAEE/bPnqp33F7Gg/s72-c/poster+%26+tiket.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-496835965778446146.post-8717024444919678912</id><published>2009-01-23T09:16:00.002-08:00</published><updated>2009-09-27T04:40:19.408-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>IMMANUEL KANT: SANG PEJALAN SORE</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SXoAu4KM15I/AAAAAAAAAD0/Ynub2n0yNm4/s1600-h/immanuel_kant.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 141px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SXoAu4KM15I/AAAAAAAAAD0/Ynub2n0yNm4/s200/immanuel_kant.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294545117276592018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hidup teratur adalah salah satu kekhasan dari seorang filusuf besar pemilik tiga karya besar yang populer di bidang filsafat. Critique of Pure Reason, Critique of Practical Reason dan Critique of Judgment.. dia lah Immanuel Kant yang memiliki kebiasaan dan gaya hidup teratur:&lt;br /&gt;bangun pagi&lt;br /&gt;minum kopi&lt;br /&gt;menulis&lt;br /&gt;memberikan kuliah&lt;br /&gt;JALAN-JALAN SORE&lt;br /&gt;adalah semua kegiatan Kant yang masing-masing mempunyai jadwalnya tersendiri...&lt;br /&gt;sekurang-kurangnya itu yang ditulis oleh Paul Strathern (1997) dalam 90 menit bersama Kant&lt;br /&gt;bertolakbelakang dengan Descartes, yang juga ditulis dalam buku berseri karangan Paul Strathern (1997)... Imanuel Kant adalah seorang yang memiliki tingkat kedisiplinan tinggi dalam mengatur hidupnya sendiri, juga hidup orang lain dalam beberapa hal...&lt;br /&gt;suatu hari dia menyesali kehilapannya dalam menjalani rutinitasnya (jalan sore), adalah konser musik yang membuatnya meninggalkan agenda jalan-jalan sorenya... tak tanggung-tanggung sampai-sampai dia mengeluarkan 'fatwa' haram bagi mahasiswanya mengapresiasi (konser) musik dengan alasan, bahwa musik terlalu membuat manusia menjadi kewanita-wanitaan.&lt;br /&gt;hidup Kant dihabiskan untuk berpikir dan berpikir: mengkritik beberapa filusuf besar sebelumnya, Rosseueu, David Hume, Newton, Leibniz dsb..&lt;br /&gt;karya-karyanya sulit dimengerti sebagaimana kerumitan praduga para ahli psikologi dalam memberikan pandangan tentang kehidupan Kant, yang jelas dalam buku Paul Strathern (1997) disebutkan bahwa Kant merupakan sosok yang gembira pada masa puncak karirnya tetapi mengalami pelbagai penyakit kejiwaan (psikologis) diakhir-akhir masa hidupnya...&lt;br /&gt;beberapa ahli psikologi memberikan korelasi antara kehidupan dewasanya dengan masa kanak-kanaknya, khususnya dengan ibu, ayah dan beberapa saudara kandungnya...&lt;br /&gt;apakah juga ada keterkaitan antara pemikirannya yang brilian dengan rutinitasnya (jalan sore)?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* gambar diambil dari:&lt;br /&gt;http://www.stadt-eisenberg.de/kultur/beruehmt/img/immanuel_kant.jpg&lt;br /&gt;&lt;a href="http://http://www.stadt-eisenberg.de/kultur/beruehmt/img/immanuel_kant.jpg"&gt;klik here&lt;/a&gt; to open source file&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/496835965778446146-8717024444919678912?l=jalanmalambandung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/feeds/8717024444919678912/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=496835965778446146&amp;postID=8717024444919678912' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/8717024444919678912'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/8717024444919678912'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/2009/01/immanuel-kant_23.html' title='IMMANUEL KANT: SANG PEJALAN SORE'/><author><name>Pepep DW</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07983320343706238069</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SifeccZYeEI/AAAAAAAAAEw/iPLTcqtzmlI/S220/4286_1087157253330_1058386485_30244007_4728676_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SXoAu4KM15I/AAAAAAAAAD0/Ynub2n0yNm4/s72-c/immanuel_kant.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-496835965778446146.post-3188479693637695354</id><published>2009-01-20T04:26:00.000-08:00</published><updated>2009-09-27T04:35:51.400-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>" Mati dengan Membawa Harapan "</title><content type='html'>"jika saya harus mati sekarang, setidak-tidaknya saya mati dengan membawa harapan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     pagi ini, saya mendengar orang-orang berzikir di luar. ada apa? kemudian, cahaya datang--listrik menyala:hore!&lt;br /&gt;saya segera menyalakan televisi, men-&lt;span style="font-style:italic;"&gt;charge&lt;/span&gt; telefon genggam, mengecek surat-surat elektronik. sejenak,saya merasa terbebas.&lt;br /&gt;     kami tidak punya air bersih. tangki air kami kosong. ayah saya tidak dapat menolak permintaan orang-orang yg datang mengetuk pintu dengan jeriken kosong di tangan. dia tidak sadar berapa banyak air yg telah diberikannya hingga semuanya terlambat.&lt;br /&gt;    kami memang bisa menggunakan air yg lain, tetapi harus benar-benar di masak agar tidak membuat sakit. namun kalau memasaknya, ada masalah lain, kami hanya punya sedikit gas. kami mencoba minum air yg tidak steril. dengan begitu, kami bisa menggunakan gas yg tersisa untuk memasak makanan. &lt;br /&gt;     saya menerima telefon dari sahabat saya di Jabaliya. dia menceritakan hidupnya yg menakutkan bersama keluarganya. bom sonik dari pesawat tempur F-16 terus-menerus mengguncang rumahnya--tak ada kesempatan buat 6 anak dan istrinya untuk tidur.&lt;br /&gt;rumah saudaranya dievakuasi dan saudaranya ingin pergi sesegera mungkin. dia sudah mengepak tas kecil. saya bilang untuk membawa keluarganya tinggal bersama kami--saya mengharapkan kunjungannya setiap saat.&lt;br /&gt;     akan tetapi, saya kemudian mendengar berita yang lebih mengerikan dari daerah tempat tinggalnya. laporan terakhir yg saya tonton memperlihatkan seorang bocah sedang mencengkram tubuh orang tuanya yg sudah mati 4 hari lalu. anjing-anjing mulai memakan mayat itu.&lt;br /&gt;     itu adalah kenyataan yg tampaknya tak terjadi di belahan lain dunia. apakah tayangan itu di sensor karena orang tidak sanggup menerima kebenaran, kenyataan sesungguhnya yg menimpa kami? jika kebenaran terungkap, apakah ada bedanya?&lt;br /&gt;     untunglah kami punya solidaritas dan saling percaya di antara kami. kami berbagi apa yg kami punya. saya kira, itu sebabnya kami mengelola makanan sendiri.&lt;br /&gt;sejumlah toko mengizinkan orang belanja dengan kredit. jumlah orang yg berutang meningkat dengan cepat. akan tetapi, solidaritas dan kepercayaan tidak akan memberi kami lagi makanan. sekarang, makanan, semuanya, mulai lenyap.&lt;br /&gt;     saya mengajukan beasiswa ke Inggris beberapa bulan lalu. persetujuannya akan diketahui awal Januari 2009. saya menunggu dengan tidak sabar. karena tidak sabar, saya telefon British Council. mereka bilang bahwa mereka akan menelefon saya dua menit lagi. selama menunggu dua menit itu, saya hampir berhenti bernapas--beasiswa ini adalah satu-satunya harapan saya untuk mendapatkan kehidupan yg lebih baik.&lt;br /&gt;     petugas British Council kembali dan bilang, "saya tidak bisa memberikan jawabannya sekarang."&lt;br /&gt;     saya jawab,"tolong,jujurlah. apakah anda tidak punya jawabannya atau tidak mau mengabari saya berita buruk saat ini?"&lt;br /&gt;     kemungkinan pergi ke Inggris memberi saya harapan. istri saya bilang saya gila ketika saya bicara seolah kita sudah benar-benar ada di Inggris. saya ceritakan tema-teman saya, restoran yg kita kunjungi, dan jalan-jalan di taman.&lt;br /&gt;setidaknya, jika mati, saya akan mati dengan membawa sedikit harapan. harapan bahwa saya punya kesempatan untuk hidup lebih baik. bahkan saat ini, semua itu hanya sebuah mimpi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;( Catatan Mohammed Ali, pengacara dan peneliti media. di muat di Al Jazeera. di muat juga di Pikiran Rakyat tanggal 17 Januari 2009 pada kolom "Catatan Harian dari Palestina" )&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/496835965778446146-3188479693637695354?l=jalanmalambandung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/feeds/3188479693637695354/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=496835965778446146&amp;postID=3188479693637695354' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/3188479693637695354'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/3188479693637695354'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/2009/01/mati-dengan-membawa-harapan.html' title='&quot; Mati dengan Membawa Harapan &quot;'/><author><name>me.. as Mel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08326563093538191974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-496835965778446146.post-6931172637014963787</id><published>2008-12-18T10:09:00.001-08:00</published><updated>2009-09-27T04:33:34.310-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='buku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apresiasi'/><title type='text'>Diskusi, Bedah Buku: "Jelajah Bahari"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SUqSIxVpT-I/AAAAAAAAAB8/Wd6jVmnb7AE/s1600-h/Poster+jelajah+Bahari.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 283px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SUqSIxVpT-I/AAAAAAAAAB8/Wd6jVmnb7AE/s400/Poster+jelajah+Bahari.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5281194192426061794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/496835965778446146-6931172637014963787?l=jalanmalambandung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/feeds/6931172637014963787/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=496835965778446146&amp;postID=6931172637014963787' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/6931172637014963787'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/6931172637014963787'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/2008/12/diskusi-jelajah-bahari.html' title='Diskusi, Bedah Buku: &quot;Jelajah Bahari&quot;'/><author><name>Pepep DW</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07983320343706238069</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SifeccZYeEI/AAAAAAAAAEw/iPLTcqtzmlI/S220/4286_1087157253330_1058386485_30244007_4728676_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SUqSIxVpT-I/AAAAAAAAAB8/Wd6jVmnb7AE/s72-c/Poster+jelajah+Bahari.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-496835965778446146.post-1861436954200103392</id><published>2008-12-13T23:07:00.001-08:00</published><updated>2009-09-27T04:32:04.260-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jalanmalambandung'/><title type='text'>Jalan Malam Bandung</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SUSw4JDMUvI/AAAAAAAAAB0/BJP5seszM6Y/s1600-h/Band+Anyar3.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279539141733536498" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 159px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SUSw4JDMUvI/AAAAAAAAAB0/BJP5seszM6Y/s200/Band+Anyar3.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;KOMUNITAS JALAN MALAM BANDUNG&lt;br /&gt;( BANDUNG NIGHT WALKER COMMUNITY )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komunitas Jalan Malam Bandung adalah sebuah kegiatan kepemudaan yang digagas sebagai counter dari maraknya organisasi kepemudaan yang justru menjadi kontra produktif bagi image pemuda Indonesia. Organisasi ini adalah sebuah bentuk perlawanan budaya terhadap buruknya citra pemuda Indonesia di kebanyakan kalangan. Komunitas Jalan Malam adalah sebuah wadah berkreativitas bagi para pemuda yang mempunyai ide – ide Revolusioner multi bidang. Siapa saja dapat bergabung untuk membicarakan berbagai macam aspek yang menyangkut bangsa Indonesia. Di komunitas ini kita dapat dengan bebas membicarakan banyak hal seperti kesenian, kebudayaan, politik, ekonomi, pendidikan sampai hal yang mungkin bagi kebanyakan pemuda di Indonesia adalah hal yang tabu untuk dibicarakan, Revolusi!&lt;br /&gt;Komunitas Jalan Malam bukanlah sekedar ruang untuk melepaskan kesenangan atau ruang untuk menjadi hedonis walau kegiatannya terkesan menjadi sangat hedonistik. Ia akan menjadi ruang berbagi lintas disiplin ilmu. Siapapun dapat bergabung dengan komunitas ini. Lebih jauh lagi Komunitas Jalan Malam akan mengadakan agenda rutin setiap bulan dengan program yang kita sebut sebagai Napak Tilas Bandung. Kegiatannya sebenarnya sangat sederhana, kita akan berjalan dengan rute tertentu dan tema tertentu yang akhirnya akan dibahas lewat diskusi dengan multi disiplin ilmu dan tentu saja sudut pandang yang berbeda terhadap kasus yang akan dibahas. Komunitas ini sangat terbuka terhadap perbedaan sudut pandang dang tidak akan melakukan penyeragaman terhadap cara berfikir anggotanya.&lt;br /&gt;Target kedepannya bukan hanya diskusi saja, akan tetapi bagaimana diskusi yang rutin dilakukan itu dapat diaplikasikan dengan sikap dan tindakan yang nyata dan tentu saja akan dilakukan lewat agenda komunitas. Inilah yang akan kita lakukan lewat komunitas ini. Kenapa harus jalan malam? Bukan Jalan Siang? Malam selalu menawarkan kontemplasi dan ketenangan, siang hari di Bandung akan menyajikan kemacetan dan keriuhan sehingga tidak akan tercapai ruang kontemplasi dan fikiran yang tenang untuk menghasilkan gagasan – gagasan baru terhadap perkembangan gerakan kepemudaan di Indonesia.&lt;br /&gt;Komunitas Jalan Malam akan terus berusaha untuk menjadi komunitas non – profit yang menjaga sikap dari keberfihakan sikap politik tertentu, oleh karena itulah ia akan terus berjalan dengan anggota yang mungkin saja akan berubah – ubah setiap jadwal perbulannya. Jadi apa yang anda tunggu? Jika anda memiliki cara berfikir yang cukup revolusioner dan kreatif, pakailah jaket anda dan bergabunglah dengan Komunitas Jalan Malam Bandung!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dian Ardiansyah ( Ucok ), Mahasiswa STSI Bandung Jurusan Teater&lt;br /&gt;&lt;a href="mailto:kocU_art@yahoo.com"&gt;kocU_art@yahoo.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="mailto:papua_in_me@friendster.com"&gt;papua_in_me@friendster.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BANDUNG NIGHT WALKER COMMUNITY&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bandung Night Walker Community is a young people event created as a counter of many young people organization which make a contra productive for young people organization in Indonesia. This organization is a form of cultural rebellion of organization’s bad image in many people’s opinion. Bandung Night Walker Community is a creativity place for every young people who have revolutioner idea in every sector. Everybody can join us to talk about every aspect in Indonesian problems. In this community we can talk freely about many problems like art, culture, politics, economy, education, until the problem which is in many young people probably forbidden to talk about, Revolution!&lt;br /&gt;Bandung Night Walker Community is not a room for only fun or a room to become a hedonist although the event imaging it like an hedonistic organization. It will be a room for sharing every discipline of knowledge. Everybody can join this community. Further, Bandung Night Walker Community will hold a monthly event with a programme that we called as Napak Tilas Bandung. The event actually is very simple, we will walk in a specific route and specific theme that finally will be discussed in every discipline of knowledge and of course different point of view from the discussed cases. This community will be open for point of view’s differences.&lt;br /&gt;The next target not only just discussion, but also how the discuss can be applicated with the real attitude and of course run in the community agenda. Why must walk in the night? Not a day? Night is always offers a silency and contemplacy and the day in Bandung will offers crowded, that’s why the day cannot gives a contemplacy room and a relax mind to produce new ideas for development of young people movement in Indonesia.&lt;br /&gt;Bandung Night Walker Community will always try to be a non – profit community and not affiliated to every politic party, that’s why it will keep run with the member who always keep in change in every month. So what are you waiting for? If you revolutioner enough and creative, put on your jacket and join Bandung Night Walker Community!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dian Ardiansyah ( Ucok ) Student of STSI Bandung, Department Of Theatre&lt;br /&gt;&lt;a href="mailto:kocU_art@yahoo.com"&gt;kocU_art@yahoo.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="mailto:papua_in_me@friendster.com"&gt;papua_in_me@friendster.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/album.php?aid=2003746&amp;amp;l=1cdf8&amp;amp;id=1058386485"&gt;view fotos&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/496835965778446146-1861436954200103392?l=jalanmalambandung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/feeds/1861436954200103392/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=496835965778446146&amp;postID=1861436954200103392' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/1861436954200103392'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/1861436954200103392'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/2008/12/jalan-malam-bandung.html' title='Jalan Malam Bandung'/><author><name>Pepep DW</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07983320343706238069</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SifeccZYeEI/AAAAAAAAAEw/iPLTcqtzmlI/S220/4286_1087157253330_1058386485_30244007_4728676_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SUSw4JDMUvI/AAAAAAAAAB0/BJP5seszM6Y/s72-c/Band+Anyar3.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-496835965778446146.post-5318381412542105806</id><published>2008-12-13T12:28:00.000-08:00</published><updated>2010-12-03T08:34:22.179-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jalanmalambandung'/><title type='text'>jalan malam bandung #1</title><content type='html'>akhirnya,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tadi malam, 21-22 desember 2008 jalanmalambandung perdana menapakkan langkah kakinya di jalan dan trotoar Bandung...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;adalah: Rahmat (mamat rakoes), Ucok Ardiansyah, Codrat, Julfa, Dede Makasar, Ajiw, Sendy, Ojeal_Head (muhammad ilham) beberapa teman dari Fikom Unpad: Silmi, Prima, dan Andi (Unpar) yang bergabung melalui pertemuan di Jalur Cikapayang, di bawah PO Pasoepati,, melakukan jalan malam dengan rute: Gazibu, Dago, BIP, Braga, Asia-Afrika dengan peristirahatan dan pertemuan terakhir di (0 Km) Nol kilometer Bandung (Savoy).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada banyak, gambar, adegan, cerita dan reportase menarik dari kegiatan perdana tadi malam, untuk gambar bisa di lihat di:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/album.php?aid=2003746&amp;amp;l=1cdf8&amp;amp;id=1058386485"&gt;http://www.facebook.com/album.php?aid=2003746&amp;amp;l=1cdf8&amp;amp;id=1058386485&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;buat Melda, dan beberapa kawan yang nggak sempet dapat info,, mohon maaf... C U di "jalanmalambandung" selanjutnya :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/496835965778446146-5318381412542105806?l=jalanmalambandung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/feeds/5318381412542105806/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=496835965778446146&amp;postID=5318381412542105806' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/5318381412542105806'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/5318381412542105806'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/2008/12/jalan-malam-bandung-31.html' title='jalan malam bandung #1'/><author><name>Pepep DW</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07983320343706238069</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SifeccZYeEI/AAAAAAAAAEw/iPLTcqtzmlI/S220/4286_1087157253330_1058386485_30244007_4728676_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-496835965778446146.post-3367847075730451262</id><published>2008-12-06T05:47:00.000-08:00</published><updated>2009-09-27T04:27:04.748-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apresiasi'/><title type='text'>jadwal apresiasi</title><content type='html'>INAGURASI RAMPAK DIMENSI EMAS DUA RIBU DELAPAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HIMAKA DEPARTEMAN                                    PROUDLY PRESENT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENAMPILKAN:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BANDITO BAND&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WORLD MUSIC OF SARATUSPERSEN www.saratuspersen.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MUKA 05&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AND OTHERS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RABU, 10 DESEMBER 2008&lt;br /&gt;16.30 s.d beres&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di Gd. Kesenian Dewi Asri&lt;br /&gt;Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nonton Gratis&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/496835965778446146-3367847075730451262?l=jalanmalambandung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/feeds/3367847075730451262/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=496835965778446146&amp;postID=3367847075730451262' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/3367847075730451262'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/3367847075730451262'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/2008/12/jadwal-apresiasi.html' title='jadwal apresiasi'/><author><name>Pepep DW</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07983320343706238069</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SifeccZYeEI/AAAAAAAAAEw/iPLTcqtzmlI/S220/4286_1087157253330_1058386485_30244007_4728676_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-496835965778446146.post-6619040637643603045</id><published>2008-12-03T04:21:00.000-08:00</published><updated>2009-09-27T04:24:23.024-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apresiasi'/><title type='text'>Lomba Foto "SELAMATKAN KARST CITATAH"</title><content type='html'>sumber : www.fotografibergerak.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai salah satu upaya &amp; gerakan moral bersama dalam membangun kesadaran kolektif yang bertujuan mencegah serta mengendalikan kerusakan lingkungan pada kawasan Karst Citatah yang kini telah porak poranda, Kelompok Riset Cekungan Bandung (KRCB) bekerjasama dengan Rotary Club Bandung, Surat Kabar Pikiran Rakyat, Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Pengda Jawa Barat dan Banten, Museum Geologi, International Year of Planet Earth dan Air Photography Communications menyelenggarakan sebuah kompetisi fotografi yang diberi nama LOMBA FOTO “SELAMATKAN KARST CITATAH” dengan tema “MEREKAM WAJAH KARST CITATAH DALAM PERSPEKTIF FOTOGRAFI”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obyek foto yang diambil adalah kawasan Karst Citatah yaitu perbukitan batu kapur yang membentang dari daerah Tagog Apu, Padalarang, Cipatat, hingga Rajamandala (sekitar km22 &amp; km 23 dari arah bandung menuju cianjur). Dimana pada kawasan tersebut terdapat berbagai warisan karst yang perlu dilindungi seperti Pr. Pabeasan (Pr = Pasir; Bukit dalam Bahasa Sunda) dengan tebing 125-nya, Gunung Hawu, Gunung Manik dengan tebing 49-nya, Karang Panganten, Gunung Masigit dan Pr. Pawon dengan guanya yang telah diketahui merupakan situs hunian prasejarah pertama di Jawa Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lomba Foto dibagi menjadi 3 buah kategori yaitu:&lt;br /&gt;1. Kategori “Human Interest”, yaitu foto yang mencerminkan segala aktivitas manusia yang menjadi bagian dari kawasan Karst Citatah.&lt;br /&gt;2. Kategori “Keindahan”, yaitu foto yang mencerminkan keasrian, keseimbangan dan keteraturan kawasan Karst Citatah.&lt;br /&gt;3. Kategori “Kerusakan”, yaitu foto yang mencerminkan kepunahan, ketidakseimbangan dan carut marutnya kawasan Karst Citatah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HADIAH LOMBA FOTO&lt;br /&gt;KATEGORI HUMAN INTEREST&lt;br /&gt;Juara Umum : Trofi Batu Mulia &amp; Uang Tunai Rp 5.000.000,-&lt;br /&gt;Juara Harapan (2 orang) : Trofi Batu Mulia &amp; Uang Tunai @ Rp 1.000.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KATEGORI KEINDAHAN&lt;br /&gt;Juara Umum : Trofi Batu Mulia &amp; Uang Tunai Rp 5.000.000,-&lt;br /&gt;Juara Harapan (2 orang) : Trofi Batu Mulia &amp; Uang Tunai @ Rp 1.000.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KATEGORI KERUSAKAN&lt;br /&gt;Juara Umum : Trofi Batu Mulia &amp; Uang Tunai Rp 5.000.000,-&lt;br /&gt;Juara Harapan (2 orang) : Trofi Batu Mulia &amp; Uang Tunai @ Rp 1.000.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;REGULASI LOMBA FOTO SELAMATKAN KARST CITATAH&lt;br /&gt;Lomba foto terbuka untuk masyarakat umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biaya pendaftaran lomba foto sebesar Rp 30.000,- (tiga puluh ribu rupiah).&lt;br /&gt;100 pendaftar pertama mendapatkan pin Lomba Foto.&lt;br /&gt;Bagi peserta dari luar Bandung dapat mentransfer biaya pendaftaran ke nomor rekening 086-0200716 atas nama Julius M Tomasowa BCA KCP RIAU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua peserta lomba berhak mengirimkan karya foto di setiap kategori (human interest, keindahan dan kerusakan). Jumlah foto yang dikirimkan bebas dengan ukuran 8R (20 x 25 cm) atau 8RP (20 x 30 cm).&lt;br /&gt;Foto yang dikirimkan merupakan foto berwarna. Rekayasa digital seperti menambah atau mengurangi elemen gambar dalam foto tidak diperbolehkan.&lt;br /&gt;Foto dikirimkan beserta cd yang berisi file low res dan dibalik fotonya ditempel kertas yang berisi keterangan tentang: judul foto, deskripsi foto, nama, alamat lengkap, nomor telepon &amp; alamat email.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh foto yang masuk menjadi dokumen panitia (Kelompok Riset Cekungan Bandung). Foto pemenang lomba dapat digunakan oleh panitia untuk kepentingan edukasi dan publikasi internal selama 2 tahun terhitung setelah pembagian hadiah pemenang lomba. Hak Cipta foto tetap menjadi milik fotografer.&lt;br /&gt;Peserta yang menjadi pemenang lomba foto wajib menyerahkan surat pernyataan fotografer/pemotret mengenai pertanggung-jawaban hasil karya foto.&lt;br /&gt;Para Pemenang dan Nominasi Lomba Foto wajib menyerahkan hasil karyanya dalam bentuk CD (file Hi-Res) sebelum penyerahan hadiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keputusan Dewan Juri mutlak, sah &amp; tidak dapat diganggu gugat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat Pendaftaran :&lt;br /&gt;Air Photography Communications (Kamp Fotografi Bergerak)&lt;br /&gt;Jalan Taman Pramuka No.181 Bandung 40114 Telp : 022-70160771&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karya peserta dikirimkan melalui ke dalam amplop tertutup, yang ditujukan kepada&lt;br /&gt;PANITIA LOMBA FOTO SELAMATKAN KARST CITATAH&lt;br /&gt;AIR PHOTOGRAPHY COMMUNICATIONS&lt;br /&gt;(KAMP FOTOGRAFI BERGERAK)&lt;br /&gt;JALAN TAMAN PRAMUKA 181 BANDUNG 40114&lt;br /&gt;Paling lambat 17 desember 2008 pukul 17.00 WIB&lt;br /&gt;(Sudah diterima di sekretariat panitia lomba foto)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WAKTU KEGIATAN&lt;br /&gt;Hunting Foto : Jumat, 7 November 2008 s/d 17 Desember 2008&lt;br /&gt;Batas Akhir Penyerahan Foto : 17 Desember 2008&lt;br /&gt;Penjurian Lomba Foto : 18 Desember 2008&lt;br /&gt;Pengumuman Foto Pemenang : 21 Desember 2008&lt;br /&gt;dapat dilihat di Surat Kabar Pikiran Rakyat &amp; www.fotografibergerak.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DEWAN JURI&lt;br /&gt;Andri SS Mubandi (Kelompok Riset Cekungan Bandung)&lt;br /&gt;Deni Sugandi (Pakar Foto Digital)&lt;br /&gt;Dudi Sugandi (Redaktur Foto)&lt;br /&gt;Galih Sedayu (Fotografer &amp; Pegiat Foto)&lt;br /&gt;Nining Damayanti Adisasmito (Dosen FSRD-ITB)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Partisipasi anda merupakan energi bagi kami. Terimakasih. Salam.&lt;br /&gt;Fotografi bergerak!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi lanjut,&lt;br /&gt;air photography communications (kamp fotografi bergerak)&lt;br /&gt;jalan taman pramuka 181 bandung 40114&lt;br /&gt;phone : (022) 70160771 fax : (022) 7234570&lt;br /&gt;cp : Sdr Ulis (0812-2122839) &amp; Sdr Rico (0856-2343711)&lt;br /&gt;Sdri Ticha (0856-24841939), Sdri Sapi (0856-24217947)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/496835965778446146-6619040637643603045?l=jalanmalambandung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/feeds/6619040637643603045/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=496835965778446146&amp;postID=6619040637643603045' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/6619040637643603045'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/6619040637643603045'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/2008/12/lomba-foto-selamatkan-karst-citatah.html' title='Lomba Foto &quot;SELAMATKAN KARST CITATAH&quot;'/><author><name>me.. as Mel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08326563093538191974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-496835965778446146.post-6093045927075731914</id><published>2008-11-09T23:32:00.000-08:00</published><updated>2009-09-27T04:19:55.388-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>urang sunda!!!(no offense)</title><content type='html'>Belum lama ini, saya dateng ke acara nikahannya salah seorang kawan. Dateng ke acara begini, selalu membuat saya sedikit banyak berpikir (bkn mikir kpn saya nyusul.. itu cm salah satunya hehehe...). Berpikir..atau lebih tepatnya lagi, kangen!!! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pertanyaan selalu muncul, kemana degung sunda yang dulu selalu mengiringi acara nikahan kaya gini???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klo yang nikah kawan dekat, saya selalu bertanya dulu sebelumnya, nanti hiburannya dangdutan apa degung???kebanyakan menjawab dengan pasti : dangdut!!!. Klo sudah begini, mendingan dateng pas jam-jam sepi pengunjung, karena buat saya, tamu undangan yang membludak + dangdutan + udara panas = pening!!!. Bukan berarti saya tidak suka dangdut, masalahnya bukan itu. Saya malah kasih acungan jempol deh buat penyanyi dangdut yang bisa joget-joget tuh. Klo saya, mau belajar juga pasti udah gempor duluan hehe... Tapi, saya secara pribadi, dapet suasana berbeda klo di nikahan malah pake degung. Suasana yang nyaman sekaligus adem. Walaupun dulu kebanyakan cuma pake kaset di tape. Ini memang relatif.  Buat saya, alunan degung plus suling sunda tuh kolaborasi yang klop!!! Suasana kaya gini sekarang cuma bisa dinikmati di rumah makan - rumah makan sunda (walaupun banyak pemiliknya bukan orang sunda!).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kangen aja sama suasana seperti itu. Mungkin karena saya "urang sunda"!!! urang sunda yang kangen suasana yang nyunda pisan. Susah memang...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/496835965778446146-6093045927075731914?l=jalanmalambandung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/feeds/6093045927075731914/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=496835965778446146&amp;postID=6093045927075731914' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/6093045927075731914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/6093045927075731914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/2008/11/urang-sundano-offense.html' title='urang sunda!!!(no offense)'/><author><name>me.. as Mel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08326563093538191974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-496835965778446146.post-3271910433814401812</id><published>2008-11-02T23:17:00.000-08:00</published><updated>2009-09-27T04:17:29.009-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peduli dan berbagi'/><title type='text'>membaca + mendengarkan musik!!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Ijn5JHS5lmk/SQ6xBn2pWYI/AAAAAAAAAAU/Yr5U6njzwLc/s1600-h/4.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 141px; height: 106px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Ijn5JHS5lmk/SQ6xBn2pWYI/AAAAAAAAAAU/Yr5U6njzwLc/s400/4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5264339655878859138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;    Membaca sebenarnya adalah kegiatan yang sangat menyenangkan (tentu saja buat yang suka baca!!!). Namun pada umumnya, orang itu biasanya disuruh baca buku pelajaran (yang buat kebanyakan orang membosankan). makanya kebiasaan membaca sebenernya belum membudaya. sama seperti menyikat gigi sebelum tidur atau sehabis makan (kaya iklan hehe..), membaca juga sebenernya harus dibiasakan dari usia dini. sesuatu yang sudah biasa dilakukan kan kalau ditinggalkan sekali aja, nantinya malah bikin ga enak, bener ga???:) Padahal.. sekarang itu, alternatif bacaan sudah sangat bervariasi, bisa disesuaikan umur, selera, bahkan buku pelajaran aja sudah lebih menyenangkan untuk dibaca (klo buat anak kecil!!!buat anak gede???mehhhh..), tapi tetep..perlu waktu dan usaha untuk melestarikan budaya baca.&lt;br /&gt;    Beda lagi kalau soal musik, hampir semua orang suka mendengarkan musik, dengan berbagai genre dan selera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Tapi.. selain kegiatan yang menyenangkan dan nambah pengetahuan, membaca dan mendengarkan musik secara bersamaan itu juga dapat mengurangi resiko pikun atau Alzaimer . Sewaktu kita membaca dan mendengarkan musik,otak kita dirangsang untuk bekerja sehingga ada neuron (atau sel syaraf) yang aktif untuk mengantarkan impuls dari dan menuju otak. dan, ketika kita tidak membaca atau bahkan tidak sedang mendengarkan musik, maka neuron ini tidak aktif sehingga kalau terlalu lama dibiarkan akan mati satu per satu. Bagi kita yang sering browsing, secara tidak sadar kita juga telah melakukan kegiatan membaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Jadi.. bersyukurlah buat kawan-kawan yang suka membaca dan mendengarkan musik, karena   melakukan kedua kegiatan ini ternyata banyak manfaatnya!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Membaca.. :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/496835965778446146-3271910433814401812?l=jalanmalambandung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/feeds/3271910433814401812/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=496835965778446146&amp;postID=3271910433814401812' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/3271910433814401812'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/3271910433814401812'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/2008/11/membaca-mendengarkan-musik.html' title='membaca + mendengarkan musik!!!'/><author><name>me.. as Mel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08326563093538191974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Ijn5JHS5lmk/SQ6xBn2pWYI/AAAAAAAAAAU/Yr5U6njzwLc/s72-c/4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-496835965778446146.post-9023189081417577651</id><published>2008-11-01T04:37:00.000-07:00</published><updated>2009-09-27T04:14:44.180-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='news'/><title type='text'>beasiswa</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;DAFTAR PESERTA YANG BERHASIL DI SELEKSI TAHAP PRA-PENDAFTARAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;BEASISWA INTERNATIONAL FELLOWSHIPS PROGRAM COHORT VIII&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;1&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;A. Rafik Sugiarto&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;; &lt;span style=""&gt;2&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Abas Hidayat&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Maluku Utara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;3&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Abbas&lt;/span&gt; - &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;Sulawesi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: red; font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt; Selatan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: red; font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;4&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Abd. Rahman Hamid&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;5&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Abdul Mutolib&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;6&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Abdul Razak&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;7&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Abdul Rohman&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;8&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Abdullah Akhyar Nasution&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;9&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Abdur Rozaki&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;10&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Abdurrahman&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTT&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;11&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Abubakar AR&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;12&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Aceng Nasrulloh&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;13&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Achmad Fauzi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;14&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Achmad Sururi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;15&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Adri Patria&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;16&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Afrida Huriyatul&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Riau&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;17&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Agung Suharyanto&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Utara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;18&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Agus Lukman Hakim&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Banten&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;19&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Agus Muhidin&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;20&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Agus Mutohar&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;21&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Agus Prasetyo Utomo&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;22&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Agus Salim&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;23&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Agus Saur Utomo&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;24&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Agus Sopian&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;25&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Agus Suriawan&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;26&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Agusmawanda&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Maluku Utara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;27&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Agusmiati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;28&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Agustam Rachman&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;29&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Agustinus L. Tiza&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTT&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;30&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Agustinus Pati Luon&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTT&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;31&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ahmad Fauzi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;32&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ahmad Hanik&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;33&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ahmad Imron Rozuli&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;34&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ahmad Muthohar&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;35&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ahmad Supriyadi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;36&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ahmad Syam&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;37&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ahmad Tanaka&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Tenggara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;38&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ahmad. Rajuli&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;39&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ainna Amalia&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;40&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ainna Amalia FN&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;41&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ajeng Kamaliah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;42&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ajud Tajudin&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;43&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Akhmad Hairul Umam&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Banten&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;44&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Alamsyah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;45&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Alberthus Jostens Tiwery&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Papua&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;46&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Alex Ari Gustopo&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;47&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Alex Darmawan&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;48&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Alexander Leonidas Kangkan&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTT&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;49&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Alexander Take Ofong&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTT&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;50&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Alfiyah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;51&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ali Bahroni&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;52&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ali Sofwan&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;53&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Alimah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;54&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Alivermana Wiguna&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;55&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Aliyth Prakarsa&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Banten&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;56&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Alpius Patanan&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;57&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ambar Sutadi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;58&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Amin Hari&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;59&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Aminudin&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Tenggara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;60&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Amir Mahmud&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;61&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Amirullah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;62&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ana Siswanti rahayu&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;63&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Andi Agus&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Maluku Utara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;64&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Andi Annisa Amalia&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;65&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Andi Asnayanti&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;DKI Jakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;66&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Andreas Agus Kristanto Nugroho&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;67&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Andrias Budi Raharja&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;68&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Anggia Safira&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;69&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Anggun Ratna Gumilang&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;70&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ani Ema Susanti&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;71&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Anis Kurniawan&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;72&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Anis Turmudhi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;73&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Anita Deiani&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;74&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Anton Mulyono Azis&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;75&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Antoni Tsaputra&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;76&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Antonie&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Bali&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;77&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Antonius Heri Santoso&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Papua&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;78&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Anwar Ismail&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Maluku Utara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;79&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Anytha Basaria&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;80&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ardan Lelemappuji&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;81&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ardisal&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;82&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Arif&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;83&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Arifin&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;84&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Arik Fati'atuni'mah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;85&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Arlinah Madjid&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Maluku Utara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;86&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Armin Hari&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;87&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Asep Taufik&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTB&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;88&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Asisa&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;89&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Asmawati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;90&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Asmudi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;91&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Asnani&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Lampung&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;92&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Asrina&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;93&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Astutik Supraptini&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;94&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ati Novianti Fatonah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;95&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ati Sumiati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;96&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Auliasari Rachmat&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;97&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Aunur Rofiq&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;98&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Avecenna Suzry&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;99&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Awaludin Marwan&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;100&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ayi Furqon&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;101&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Azhari&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;102&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Azwar&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;103&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Bahren&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;104&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Bambang Akhjar Muganto&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;105&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Bambang Satrio&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;106&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Basori&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;107&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Basri&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;108&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Basri - Papua&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Papua&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;109&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Bekti Rahayu&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;110&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ben Heri&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;111&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Benny Erifiani&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;112&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Berry Devanda&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;113&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Betta Yuana&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;114&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Bety Nur Achadiyah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;115&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Binawati Ginting&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;116&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Bokiraiya Latuamury&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;117&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Bramastia&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;118&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Budi Hartono&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;119&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Budi Mardiono&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;120&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Budi Setyawan&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;121&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Budiman Maliki&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;122&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Buhanudin Gesi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTT&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;123&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Burhanuddin Bohari&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;124&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Burhanurhatin&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTB&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;125&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Bustanuddin Lubis&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Bengkulu&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;126&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Buttiar Hamonangan Ridwan&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Utara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;127&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Cahayani Agustiningrum&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTB&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;128&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Cepi Triatna&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;129&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Christin Logiasman&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;130&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Cicilia Ika Mayawati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTT&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;131&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Cucu Jajat Sudrajat&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;132&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Cucu Ruskandi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;133&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Dahniar Andriani&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;134&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Damayanti&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;135&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Daniel Mahendra Yuniar&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;136&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Daryono&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Bengkulu&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;137&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;David Efendi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;138&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Debi Apriyanti&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Bengkulu&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;139&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Dedi Tasdik Mulya Sujana&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;140&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Dedi Wardana Nasoetion&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;141&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Dedy Lean Sahusilawane&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;142&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Denny Irjanto Siagian&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Irian Jaya Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;143&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Deppatola Pawa&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;144&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Derlin&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;145&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Devi Priambodo Kuswantoro&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;146&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Devi Yanti Nur&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kepulauan Riau&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;147&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Devy Priambodo Kuswantoro&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;148&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Dewi Dimyati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;149&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Dewi Indriani&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;150&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Dewi Rosmala&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;151&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Dewi Wulandari&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Papua&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;152&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Dhanar Safitri&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;153&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Dian Rahmawati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;154&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Diana Anggraeni&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Bangka Belitung&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;155&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Dina Wahyu Hidayati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;156&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Dini Pusparini&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;157&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Dini Tetrania&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;158&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Djemy Jefry&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;159&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Djohoriah Lahaking&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;160&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Doddy Khiristianto&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTB&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;161&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Dodi Iskandar&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;162&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Duman Wau&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Utara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;163&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Durroh Fuadin Kurniati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;164&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Dwi Putro Sugiarto&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Tenggara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;165&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Dwi Wahyuni&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;166&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Dzulfikri&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;167&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Eddy Kiswanto&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;168&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Edy Akhyary&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kepulauan Riau&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;169&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Edy Suhartono&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Utara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;170&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Edy Wahyu Kurniawan&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;171&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Efraim Chrisacsensio Muga&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTT&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;172&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Eka Mayasai&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;173&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Eko Puryanto&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;174&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Elfia&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;175&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Elfia Nuraini&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;176&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Eli Hakim Silaban&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;177&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Eli Yulianti&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;178&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Elisabeth Tan&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Maluku&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;179&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Elizar&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;180&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Elizarni&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;181&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Elka Buhaemi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;182&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ella Masita&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jambi&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;183&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Elni&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;184&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Elvis Frengki Felix Rumboy&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Papua&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;185&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Emanuel Migo&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Utara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;186&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Emmy Astut&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Tenggara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;187&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Emmy Primadona&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jambi&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;188&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Endah Palupi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;DKI Jakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;189&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Endah Tri Hastuti&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;190&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Endang Kuswardani&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jambi&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;191&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Endriani Dwi Siswanti&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;jJawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;192&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Enik Suci Kurniasih&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;193&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Enjang Sopiyudin&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Papua&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;194&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Epi Narti&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;195&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Erlina&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;196&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Erna Dyah Kusumawati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;197&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Erna Harimurti&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;198&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Erna Wati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;199&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Erni Ezni&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Utara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;200&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Erni Susanti&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;201&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Erniyawanti&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTB&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;202&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ery Sulihtyorini&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;203&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Essi Hermaliza&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;204&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Estu Widodo&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;205&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Etin Setiyawati Puji Rahayu&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;206&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Evi Susilawati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;207&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Evi Yusnia Maria Ulfa&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;208&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Exwan Novianto&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;209&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Fahlila Meutia&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;210&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Fany Septiany Surya&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Utara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;211&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Farida&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;212&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Farizah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;213&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Fathimatuz Zahra&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;214&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Fatmawati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTB&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;215&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Faturrahman&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;216&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Fauzan&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;217&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ferawati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;218&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ferawati Runtuboi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Irian Jaya Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;219&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Feronika Manohas&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Irian Jaya Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;220&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ferry Rhendra Pananda Putra Sitorus&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Papua&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;221&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Firhan Rimbawan&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;222&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Firmansyah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;223&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Fita Faridah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;224&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Fita Karunia&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;225&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Fitri Ramdhani Harahap&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Bangka Belitung&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;226&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Fitriani&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Lampung&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;227&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Frances Lorraine Sinanu&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;228&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Francisca Romana Hariyatni&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;229&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Fransiskus Borgias Hormat&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTT&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;230&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Frederika Patrecia Kulas&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;231&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;FX Andy Sutrisno&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;232&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;George Malchisua Manu&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTT&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;233&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Giyato&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;234&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Gunawan Zakki&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Lampung&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;235&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Gusri Efendi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;236&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Gusti Marhusin&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;237&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;H. Abd. Chamid&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;238&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;H. Hernawan&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;239&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Hadi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;240&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Hamid Saleh&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;241&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Hamran Sunu&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;242&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Handrianus Gana Suka&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;243&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Hariatni Novitasari&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;244&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Harly Suhatman&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTB&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;245&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Haruddin&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Tenggara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;246&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Haryanto&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;247&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Haryono&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;248&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Hasanatin&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;249&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Hasanuddin&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;250&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Hasni&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;251&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Haspan Yusuf Ritonga&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;252&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Haswan Boris Muda Harahap&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;DKI Jakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;253&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Hasyim&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;254&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Hasymi Rinaldi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;255&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Hayung&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;256&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Helma Agustiawan&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;257&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Hendra Yunansyah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTB&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;258&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Hendrik Fery Waloni&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Utara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;259&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Hendy Hendro Hadi Sridjono&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;260&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Henny&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;261&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Heny Astutik&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;262&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Herlina Jayadianti&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;263&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Herlina Sri Martanti&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Bali&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;264&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Herma Amalia&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;265&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Heru Nurwanto&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;266&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Heskiel Maingkolang&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Utara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;267&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Hosniyah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;268&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Husnawati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;269&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;I Gusti Agung Made Wardana&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Bali&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;270&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;I Gusti Nyoman Ari Darmawan&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Bali&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;271&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;I Nyoman Kariasa&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Bali&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;272&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;I Wayan Seriyoga Parta&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Gorontalo&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;273&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;ian Winarthi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;274&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ida Bagus Oka&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Nbali&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;275&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ida Rahma&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;276&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Idha Rahayuningsih&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;277&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Idham&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;278&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ignatius Mukin&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTT&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;279&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ikbal&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;280&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ikhwan&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTB&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;281&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ikqra&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Maluku Utara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;282&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Imroatul Muhsinah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;283&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Inda Ikati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Bengkulu&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;284&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Inda Kartika&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Bengkulu&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;285&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Indah Dwi Qurbani&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;286&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Indah Puspita Rukmi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;DKI Jakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;287&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Indarwati Aminuddin&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Tenggara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;288&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Indrawati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;289&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Indriyani&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Lampung&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;290&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ipah Latipah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;291&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Irene Koenia Arifajar&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;292&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Irfan Noor&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;293&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Irma Suryani&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;294&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Isa Ansori&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Lampung&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;295&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Isabella&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;296&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Isbandi Sutrisno&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;297&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Isidorus Lilijawa&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTT&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;298&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ismuningsih&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;299&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Istikomah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;300&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Iswantadi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;301&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Isyrahli&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;302&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ive Emaliana&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;303&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Jacob Abolla Daka&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTT&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;304&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Jacqualine Menanti&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Papua&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;305&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Jafar Baehaqi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;306&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Janbendeus Banjarnahor&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Utara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;307&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Jaya&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;308&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Jeaneta Apolonita Ade Djano&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTT&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;309&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Jeinner Jenry Rawung&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Utara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;310&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Jelty Jelly Ochotan&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Utara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;311&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Jermy Imanuel Balukh&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTT&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;312&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Johan N. Manoppo&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Utara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;313&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Joni Syahputra&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;314&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Joni Unmehopa&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;315&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Joni Zulfikar&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;316&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Jujuk Afrianto&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;317&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Julia&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;318&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Julia Fauziah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;319&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Jumrana&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Tenggara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;320&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Kanisius Teobaldus Deki&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTT&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;321&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Karlina Helmanita&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Banten&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;322&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Kelik Ismunandar&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;323&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Khanizar&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;324&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Kharis Fadlan Borni Kurniawan&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;325&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Kholil Lur Rochman&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;326&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Kholilurrohman&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;327&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Khotimatul Husna&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;328&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Khusaini&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;329&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Khusniati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;330&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;King Faisal Sulaiman&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Maluku Utara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;331&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Krismaro Siallagan&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Utara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;332&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Krismiyati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;333&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Kumaririn Purwanti&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;334&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Kunti Retno Dewanti&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;335&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Kurnianto&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;336&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Kurniati Hakim&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Tenggara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;337&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Kurniawan&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;338&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Kusno Abiwibowo&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;339&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Kusriyati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;340&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Kusuma Agung Handaka&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;341&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Kuswahyuningsih&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;342&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Kusworo&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;343&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;La Joni&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Tenggara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;344&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;La Ode Sabaruddin&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Tenggara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;345&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Laila Jauharoh&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;346&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Lalu Yazid Sururi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTB&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;347&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Laura Dianawati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;348&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Laurentia Sumarni&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;349&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Laxmi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Tenggara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;350&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Leborius Samangun&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Maluku&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;351&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Lena Citra Manggalasari&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;352&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Lenny&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;353&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Lery Navratilova&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Bengkulu&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;354&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Lestariani Waruwu&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;355&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Lianah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;356&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Lies Yulianto&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;357&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Lilik Suhriyah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;358&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Lily Aulia&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;359&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Liya Yulia&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;360&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Loli Prayeti&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;361&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Lukman Hakim&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;362&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Lukman Hakim - Banda Aceh&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;363&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Luluk Maghfiroh&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Maluku Utara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;364&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Lulus Dwi Hastian&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;365&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Lulut Edi Santoso&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;366&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;M. Abdul Karim Mustofa&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;367&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;M. Ali Imron&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;368&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;M. Danil&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;369&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;M. Ikhasudin&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;370&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;M. Iwan Satriawan&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;371&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;M. Kh. Anwar&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;372&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;M. Sai&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;373&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;M. Sunandar&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;374&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Magdalena Triasih Dumauli&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;375&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Mailudin&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;376&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Maksum&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTB&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;377&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Mardiana&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;378&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Mardiati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;379&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Margaretha MA Apituley&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;380&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Maria Dewi Christiyawati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;381&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Maria Ulfa&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;382&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Mariatul Asiah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;383&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Marini&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;384&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Marsuki&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;385&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Martinus Sake&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTT&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;386&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Martonis&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;387&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Masfufah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;388&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Maskur&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;389&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Masudin Sangaji&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Maluku&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;390&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Matheus Antonius Krivo&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTT&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;391&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Matius Parada&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Papua&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;392&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Maulida&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;393&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Megandaru Widhi Kawuryan&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;394&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Meilanny Budiarti Santoso&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;395&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Melani Wahyu Wulandari&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Utara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;396&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Melgiana Sufia Medah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTT&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;397&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Merfalina Dewi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;398&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Meri Puspita&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Bengkulu&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;399&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Meria Santi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;400&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Meria Tirsa Gundo&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;401&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Mirna Novita Amir&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jambi&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;402&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Miseri&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;403&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Moch. Aris Ananto&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;404&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Mochamad Abdul Basir&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;405&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Mochamad Makrup&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;406&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Mochamad Parmudi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;407&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Moh. Muttaqien&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;408&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Moh. Nabil&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Banten&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;409&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Moh. Safrudin&lt;/span&gt; - &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;Sulawesi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: red; font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt; Tenggara&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: red; font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;410&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Moh. Syafar S&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;411&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Mohamad Aminudin&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;412&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Mohamad Siarudin&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;413&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Mohammad Agung Wibowo&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;414&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Monalisa&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jambi&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;415&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Monica Dyah Rahmaningsih&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Banten&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;416&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Monica Minuk Siti Nurhayati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;417&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Moudy Cynthia Marcelli Sarman&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Utara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;418&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Muchlis Ari Handy&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;419&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Mufizarni&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;420&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Muflihah Islamiyah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;421&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Muh Nahrowi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;422&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Muh. Amran Amir&lt;/span&gt; - &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;Sulawesi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: red; font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt; Selatan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: red; font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;423&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Muh. Khamdan&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;424&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Muh. Masykur M&lt;/span&gt; - &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;Sulawesi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: red; font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt; Tengah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: red; font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;425&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Muh. Muadi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTB&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;426&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Muhajir&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;427&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Muhammad Afandi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jambi&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;428&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Muhammad Aminullah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;429&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Muhammad Bakri&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;430&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Muhammad Fahmi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;431&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Muhammad Idrus&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;432&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Muhammad Iwan Munandar&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jember&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;433&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Muhammad Jaharuddin&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;434&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Muhammad Nazar A. Bakar&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;435&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Muhammad Qusai&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;436&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Muhammad Syukri&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;437&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Muhammad Umar Said&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;438&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Muhammad Yani&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;439&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Muhyidin&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;440&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Mujtahidah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;441&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Mukarromah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;442&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Mukhammad Isnaeni&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Lampung&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;443&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Mukhlisin&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;444&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Muksalmina&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;445&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Mulhaeriah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;446&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Mulyadi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;447&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Mulyadi - Jambi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jambi&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;448&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Mulyadi - Yogyakarta&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;449&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Munadiah Asad&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;450&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Mursakim&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;451&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Musaddaq&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;452&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Muslim&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;453&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Muslinawati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;454&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Mustam Arif&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;455&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Mutakin&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;456&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Mutmainnah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;457&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Muzakkir Fuad&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;458&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Nadrah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Maluku Utara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;459&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Nailun Naja&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;460&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Nanan Kandagasari&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;461&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Nataniel Thobias Natasian&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Maluku&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;462&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Nazarnita&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;463&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Neli Evawati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Bengkulu&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;464&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Nelti Anggraini&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;465&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Neng Murialti&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Riau&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;466&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Nengyanti&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;467&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Netty Herissandy&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;468&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Nicolas Radandima&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTT&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;469&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Nikmatullah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTB&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;470&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Nila Ayu Puspaningrum&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;471&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Nimal Baroya&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;472&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ninik Sri Rahayu&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;473&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Nining Ismiyani&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;474&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ninong Nindarti&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;475&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ninsar Akib&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Tenggara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;476&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Nirma Hasyim&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;477&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Noldy Bertoni Siahaya&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Papua&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;478&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Noor Himmatul Djannah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;479&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Nor Ismah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;480&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Noripansyah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;481&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Norwanto&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;482&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Novi Andari&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;483&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Noviria Indah Sari&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Lampung&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;484&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Nur Afriliana&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;485&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Nur Aisyah Usman&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;486&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Nur Amna&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;487&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Nur Budi Handayani&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;488&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Nur Chasanah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;489&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Nur Hidayah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;490&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Nur Ratna Juwita&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;491&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Nuralam B&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;492&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Nurchaili&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTT&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;493&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Nurhalina&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;494&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Nuriya Ulfah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Banten&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;495&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Nurjanni Astiyanti&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;496&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Nurkholish Majid&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;497&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Nursia Sinaga&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Tenggara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;498&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Nurul Hayati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;499&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Nurul Khikmah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;500&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Nurus Syamsiatul Mufidah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;501&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Nyarwi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;502&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Oceu Apristawijaya&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;503&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Otto Adi Yulianto&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;DKI Jakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;504&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Pendrice&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Riau&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;505&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Peres Dince&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTT&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;506&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Petrus Irianto&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Papua&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;507&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Petrus Izak Bumbut&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Irian Jaya Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;508&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Petrus Sanga Lewar&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;509&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Popon Kurniasih&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;510&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Primus Lake&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTT&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;511&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Puput Puji Lestari&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;512&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Purwaningsih&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;513&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Purwanto&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;514&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Putri Widita Muharyani&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;515&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Rabernir&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;516&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Rahayu Susanti&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;517&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Rahman&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Tenggara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;518&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Rahmannur Syam&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;519&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Rahmat&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;520&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Rahmatullah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Banten&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;521&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ralalicia Limato&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Utara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;522&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Rasyid&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Tenggara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;523&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ratna Sari Dewi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;524&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ratnawaty Fadilah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;525&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;RB Ach Murtada&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;526&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;RB Ach. Murtada&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;527&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Refilia Ramayani&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Riau&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;528&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Refreandi Haeri&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTB&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;529&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Remigius Thaal&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTT&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;530&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Reni Karnila Sari&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;531&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Retno Aryani&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;532&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Reyna Nevitasari&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Tenggara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;533&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Rina Irawati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;534&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Rina Masruroh&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;535&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Rina Muslim&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Lampung&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;536&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Rini Yanti&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Riau&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;537&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Risdianto&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Irian Jaya Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;538&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Rita Astuti&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;539&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Rita Romauly Br Simanjuntak&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Riau&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;540&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Rivawati Noor&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;541&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Riza Zulyani&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;542&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Rofinus Pati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;543&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Roisul Husniyah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;544&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Rokhiyatun&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;545&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Romiyansyah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;546&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ronny Basista&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Riau&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;547&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Rony Saputra&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;548&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Rosehan Ansyari&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;549&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Rosmini Maru&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;550&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Rudi Amir&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;551&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Rumala Dewi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;552&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Rumanti Dyan Cahyani&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;553&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Rusani Jaelani&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;554&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Rusdiah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;555&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Rusdiman&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;556&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Rusdin Tompo&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;557&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Rustam Aji&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;558&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Rutlita Brahmana&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTT&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;559&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ryna Susanti&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Riau&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;560&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Sabir&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;561&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Safaruddin&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;562&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Sahrul&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;563&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Saiful Anwar Matondang&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Utara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;564&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Saipul Rapi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;565&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Salim Nabhan&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;566&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Sarwono&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;567&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Sasi Gendro&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;568&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Sehu Mufroil&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;569&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Setiadi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;570&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Setyo Budi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;571&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Sheizi Prista Sari&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;572&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Sih Retno Widiyati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;573&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Simon Pati Weking&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTT&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;574&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Siska Harmonia Utami&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;575&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Siti Aminah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;576&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Siti Fatimah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Bangka Belitung&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;577&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Siti Maryatun Ibtiyah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;578&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Siti Munasifah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;579&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Siti Murni&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;580&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Siti Muslikhah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;581&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Siti Nurina Hakim&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;582&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Siti Nurlaela&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;583&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Siti Nurmaunnah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;584&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Siti Tarawiyah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;585&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Slamet Haryanto&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;586&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Soenarjo Atmantawijana&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;587&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Sofia Kartika&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;588&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Sofiatun&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;589&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Sofni Indah Arifa Lubis&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Utara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;590&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Sovia&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jambi&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;591&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Sri Agustina&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Bangka Belitung&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;592&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Sri Hartini&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;DKI Jakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;593&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Sri Hartini -Kandangan&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;594&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Sri Lestari&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;595&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Sri Martamaningtyas Setyawati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;596&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Sri Maryati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Gorontalo&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;597&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Sri Murni&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kepulauan Riau&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;598&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Sri Rahmi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;599&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Sri Rukayah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;600&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Sri Ruwanti&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kepulauan Riau&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;601&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Sri Suparyati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;DKI Jakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;602&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Sri Wahyuni&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;603&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Sri Watini&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;604&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Sri Wulandari&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;605&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Suaib&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;606&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Subagyo&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;607&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Subarkah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Riau&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;608&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Sudarmono&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Irian Jaya Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;609&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Suhartati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;610&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Suhasman&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;611&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Sulaiman&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;612&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Sulistyono Sofyan&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;613&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Sumaryatin&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;614&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Sunaryo&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;615&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Suparjan&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;616&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Supatmi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;617&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Supriyanta&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;618&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Surika Wati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;619&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Suryani Hajar G&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;620&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Sutanto Wijaya&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;621&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Sutarsono&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kepulauan Riau&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;622&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Suwarni Azwar&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Maluku Utara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;623&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Suwarta&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;624&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Suwatiningsih&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;625&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Suytmin Widodo&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;626&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Syafruddin Abbas&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;627&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Syamsul&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;628&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Syarifudin&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;629&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Tamrin&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Tenggara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;630&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Tatang Sopian&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;631&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Tatik Irawati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;632&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Taufiq Sandra&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;633&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Teguh Triwiyanto&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;634&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Teuku Mukhlis&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;635&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Thomas Didimus Hugu&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTT&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;636&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Tia Novianti Fatimah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;637&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Tina Dian Ekawati Taridala&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Tenggara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;638&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Tina Sri Umaya Dewi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Papua&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;639&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Titik Istiyawatun Khasanah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;640&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Titit Lestari&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;641&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Tongat&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;642&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Tri Artmoko&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;643&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Tri Dewi Indriany&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jambi&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;644&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Tri Mariyani Parlan&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;DKI Jakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;645&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Tri Mulyati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;646&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Tugiran&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Bengkulu&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;647&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Tutik Wahyuni&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTB&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;648&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Ucik Fuadhiyah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;649&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Uli Gusniarti&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;650&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Umaimah&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;651&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Umi Farida&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;DKI Jakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;652&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Undri&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;653&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Unib Sobirin&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;654&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Vegitya Ramadhani Putri&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;655&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Vidia Purnama Sari&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;656&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Vini Oktaviani Hendayani&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;657&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Vinsensiu Shoterman&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;658&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Wa Ode Sifatu&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;659&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Wahyu Catur Adinugroho&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;660&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Wahyuni&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;661&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Wariyatun&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;662&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Warsono&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;663&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Wawan Cahyadin&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Tenggara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;664&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Wawan Indaryanto&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;665&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Welem Weo Radja&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTT&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;666&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Wempi Hendrikus Nassa&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTT&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;667&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Wenny Dastina&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jambi&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;668&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Wida Kuswida Bhakti&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;669&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Wiguna Rahman&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;670&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Wiji Nurastuti&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;671&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Wilma Akihary&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Maluku&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;672&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Win Listyaningrum Arifin&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;673&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Windy J. Mononimbar&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Utara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;674&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Wiwi Fitriyani&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Lampung&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;675&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Wiwik Yulianti&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;676&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Woro Hapsari Candra Dewi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Bangka Belitung&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;677&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Wulan Arsanti&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;678&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Wuri Handayani&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;679&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Yahya&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;680&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Yahya - NAD&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;681&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Yaimin&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Bengkulu&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;682&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Yanny Tuharyati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;683&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Yanto&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;684&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Yanuardi Syukur&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Maluku Utara&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;685&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Yasir Husain&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;686&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Yayuk Dwi Agus&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;687&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Yenni Muliani&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;688&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Yohana Lestari&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;689&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Yohanes Edu Mungga&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTT&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;690&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Yohanes Mamun&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTT&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;691&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Yonsisno&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jambi&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;692&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Yoseph Obe&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTT&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;693&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Yoseph Watopa&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Papua&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;694&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Yosi Handayani&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kepulauan Riau&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;695&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Yuanita Azian&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTT&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;696&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Yudhi Andoni&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;697&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Yuhendra&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;698&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Yulia Rahim&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;699&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Yulia Sari&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;700&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Yuliana&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;701&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Yuliana Jetia Moon&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTT&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;702&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Yulius Leopold Tampai&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;703&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Yumiati Ke Lele&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTT&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;704&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Yunalinda&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Bangka Belitung&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;705&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Yuni Ifayati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;706&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Yuni Indarti&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;707&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Yuniarta Vuspita&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;708&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Yuniati&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;709&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Yusfiana&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;710&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Yusmarni&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sumatera Barat&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;711&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Yusuf Hanafi&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;712&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Zacky Khairul Umam&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;713&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Zaenal Arifin&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Tengah&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;714&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Zaenal Maarif&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;715&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Zainal Abidin&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Sulawesi Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;716&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Zainal Abidin - Mataram&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTB&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;717&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Zainul Irpan&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NTB&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;718&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Zainul Muttaqin&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Jawa Timur&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;719&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Zulfikar Taqiuddin&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;720&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Zulkarnain&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;721&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Zulkarnaini&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;NAD&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;722&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: blue;"&gt;Zuraida Murdia Hamdie&lt;/span&gt; - &lt;span style="color: red;"&gt;Kalimantan Selatan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;.&lt;/span&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;Formulir Pendaftaran Penuh akan kami kirimkan ke alamat Saudara sesuai dengan alamat yang tertera di formulir Pra-Pendaftaran. Bagi mereka yang belum menerima formulirnya sampai dengan tanggal &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;st1:date month="11" day="17" year="2008"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;17 November 2008&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/st1:date&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;, mohon menghubungi kami di:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;st1:personname&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;Nurwening&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/st1:personname&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black; font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt; / Mira Sambada&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black; font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;Beasiswa IFP&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black; font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;The Indonesian International Education Foundation (IIEF)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black; font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;Jl. HR Rasuna Said Kav. 1, Kuningan, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black; font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;Jakarta&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black; font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt; 12980&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black; font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;Telpon: (021) 8317330&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Email&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;: &lt;a href="mailto:ifp@iief.or.id"&gt;ifp@iief.or.id&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; color: black; font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:85%;"&gt;Pengembalian Formulir Pendaftaran Penuh yang sudah dilengkapi harus kami terima kembali pada tanggal 5 Desember 2008 (cap pos).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/496835965778446146-9023189081417577651?l=jalanmalambandung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/feeds/9023189081417577651/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=496835965778446146&amp;postID=9023189081417577651' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/9023189081417577651'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/9023189081417577651'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/2008/11/beasiswa.html' title='beasiswa'/><author><name>Pepep DW</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07983320343706238069</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SifeccZYeEI/AAAAAAAAAEw/iPLTcqtzmlI/S220/4286_1087157253330_1058386485_30244007_4728676_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-496835965778446146.post-824269186942574445</id><published>2008-10-08T00:03:00.000-07:00</published><updated>2009-09-27T04:10:42.208-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='opini'/><title type='text'>Film.. Film..</title><content type='html'>Sekarang ini.. udah banyak film-film di produksi lg di negri kita setelah kurang lebih dua dekade mati suri, dan mulai berkembang lagi di tahun 1998. klo boleh nanya nih sama yg suka nonton film, film seperti apa yg sebenernya kalian harapkan??? Jawabannya pasti relatif, berhubungan dengan apa yg di sukain. Mungkin berhubung kita orang melayu ( ini kata EfekRumahKaca di lagunya mereka, cinta melulu hahahaha…), mau ga mau harus mengakui klo film dengan tema cinta, masih tetep jd pilihan utama penonton maupun para sineas pembuat film. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih inget banget waktu jaman-jaman SMA, pas film ada apa dengan cinta keluar, wlo udah beberapa minggu ditayangin, penontonnya tetep aja ngantri (termasuk saya hehehe..). ato yg paling deket tuh film ayat-ayat cinta deh, saya ga ikutan antri (bukunya sih boleh lah!!!), tp ini membuktikan klo film bertema cinta-cintaan disukai semua kalangan. Tapi sebenernya film yang bagus itu yg bagaimana??? Lagi lagi…klo nanyanya sama penonton mah, hasilnya pasti relatif lagi. Klo menurut saya, dari yang saya ikutan beritanya, film-film yg menurut kritikus itu bagus, malah sepi penonton dan paling cuma beberapa minggu muncul di bioskop. Entah itu temanya soal gender, sejarah, biografi, pendidikan, ataupun kehidupan sosial masyarakat kita. Pasti ujungnya-ujungnya ada yg ngritik berbau pornografi lah, sara, dikata-katain sampah (komentar Anwar Fuadi soal film Perempuan Punya Cerita),terlalu mengekspos kehidupan jaman sekarang lah yg kata mereka bisa ngasih contoh yang ga baik buat generasi muda, dan akhirnya bisa aja filmnya malah ga bisa ditayangin ( terus kenapa sekarang malah bertebaran film dengan tema seks esek-esek yg jadi terkesan murahan???banyak pula penontonnya). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wlopun ada yang bikin saya seneng sebenernya. Film laskar pelangi yg baru 2 minggu ditayangkan, menarik banyak penonton lebih dari yang diharapkan, wlopun temanya pendidikan. Seperti yang saya alami sendiri di hari kedua penayangan (antri sampe 1 setengah jam), penontonnya ga cuma anak2 muda, tapi juga anak kecil sampe ibu2. wlopun di tengah-tengah antrian, ada 3 orang anak SMP yg nyapa saya dan bilang mau nitip tiket buat nonton film suami-suami takut istri(???) hehehehhe… klo kaya gini, sebenernya penonton udah bisa dibilang pinter buat milih film yg bagus buat ditonton blm???. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan sepenuhnya salah yang bikin film juga sebenernya. Klo orientasinya ke berapa banyak uang yg dihasilkan dari penayangan filmnya, ya jelas produser maupun sutradara bikin film yang memang disukai pasar (soal bagus atau ngga, itu ga masuk prioritas mereka). Beda lagi sama sineas yang pengennya bikin film bagus dan masyarakat bisa nerima pesan yang ingin disampaikan dan diharapkan mau melakukan perubahan positif. buat mereka.. filmya rampung dan  ada yg nonton aja udah alhamdulilah(para sineas yang punya kreatifitas tinggi, namun kadang ga dihargai). Sekarang semua tergantung yang nonton. Pasar Cuma menyediakan apa yg mereka pikir kita suka. Kita yang harus menentukan, cuma mau jadi penonton aja, atau mau jadi penonton yang juga ngasi kontribusi buat perubahan dan perkembangan dunia perfilman???&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/496835965778446146-824269186942574445?l=jalanmalambandung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/feeds/824269186942574445/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=496835965778446146&amp;postID=824269186942574445' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/824269186942574445'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/824269186942574445'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/2008/10/film-film.html' title='Film.. Film..'/><author><name>me.. as Mel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08326563093538191974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-496835965778446146.post-1400718131911440427</id><published>2008-10-07T23:41:00.000-07:00</published><updated>2009-09-27T04:08:46.423-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peduli dan berbagi'/><title type='text'>lingkungan rumah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Ijn5JHS5lmk/SOxZ28EzilI/AAAAAAAAAAM/7T8bMJ9Zzr0/s1600-h/2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Ijn5JHS5lmk/SOxZ28EzilI/AAAAAAAAAAM/7T8bMJ9Zzr0/s320/2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5254673665608616530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang dapat menjadi bahan pertimbangan untuk membantu mendinginkan rumah adalah warna cat tembok luar rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warna tembok yang gelap akan menyerap panas antara 70-90% dari seluruh radiasi sinar matahari yang mengena pada daerah tersebut. Sebagian dari panas ini akan masuk ke dalam rumah dengan cara konduksi di tembok yang akan mengakibatkan panas di dalam rumah. Hal ini akan menambah energi yang diperlukan untuk menyejukkan ruangan hingga 20%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warna yang terang akan memantulkan sebagian besar dari sinar dan panas menjauh dari rumah kamu. Warna tersebut tidak harus berwarna putih saja, tetapi warna hijau atau biru pun pilihlah yang berwarna muda dan terang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tembok dengan tanaman menjalar juga dapat melindungi tembok dari panas dengan mem-blok sinar matahari serta memantulkannya terlebih dahulu. Pilih tanaman menjalar yang mudah dirawat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontribusi sekecil apapun akan terus menghemat energi kita dan memperbaiki lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;( ini ga ada hubungannya sm arsitektur, jd jangan nanya sl bangun rumah harus kaya gimana ya hehehehe...)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/496835965778446146-1400718131911440427?l=jalanmalambandung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/feeds/1400718131911440427/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=496835965778446146&amp;postID=1400718131911440427' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/1400718131911440427'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/1400718131911440427'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/2008/10/lingkungan-rumah.html' title='lingkungan rumah'/><author><name>me.. as Mel</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08326563093538191974</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Ijn5JHS5lmk/SOxZ28EzilI/AAAAAAAAAAM/7T8bMJ9Zzr0/s72-c/2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-496835965778446146.post-8520069881301846339</id><published>2008-10-01T10:05:00.000-07:00</published><updated>2009-09-27T04:05:22.411-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apresiasi'/><title type='text'>SELAMAT ULANG TAHUN KE 17 MAPALA ARGA WILIS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SOOuN_YdX1I/AAAAAAAAABI/HZ0jqw60LRU/s1600-h/logo.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SOOuN_YdX1I/AAAAAAAAABI/HZ0jqw60LRU/s320/logo.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5252233145819684690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="card_center"&gt;&lt;br /&gt;               &lt;embed src="http://img.kapanlagi.com/c/s/07640.swf" quality="high" bgcolor="#FFFFFF" width="500" height="357" type="application/x-shockwave-flash" pluginspage="http://www.macromedia.com/shockwave/download/index.cgi?P1  _Prod_Version=ShockwaveFlash" wmode="transparent"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;               &lt;a href="http://kartu.kapanlagi.com/"&gt;Lihat Kartu Ucapan Lainnya&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;               (&lt;span class="card_bold"&gt;KapanLagi.com&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;               &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/496835965778446146-8520069881301846339?l=jalanmalambandung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/feeds/8520069881301846339/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=496835965778446146&amp;postID=8520069881301846339' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/8520069881301846339'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/8520069881301846339'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/2008/10/selamat-ulang-tahun-ke-17-mapala-arga.html' title='SELAMAT ULANG TAHUN KE 17 MAPALA ARGA WILIS'/><author><name>Pepep DW</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07983320343706238069</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SifeccZYeEI/AAAAAAAAAEw/iPLTcqtzmlI/S220/4286_1087157253330_1058386485_30244007_4728676_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SOOuN_YdX1I/AAAAAAAAABI/HZ0jqw60LRU/s72-c/logo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-496835965778446146.post-1697671493788953996</id><published>2008-09-25T07:10:00.000-07:00</published><updated>2009-09-27T04:07:22.467-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peduli dan berbagi'/><title type='text'>Solidaritas Buat Babakan Siliwangi</title><content type='html'>Besok, jumat 26 September 08,,, jam set 3 di BABAKAN SILIWANGI&lt;br /&gt;kawan-kawan STSI dan Mapala Arga Wilis akan menyampaikan aspirasi terhadap kejadian /isu Babakan Siliwangi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk solidaritas kami akan diartikulasikan dengan bentuk Performance Arts: Tarawangsa dan Happening Arts oleh kawan Mardi - Yoyo dan Gola... we need your support!&lt;br /&gt;menyampaikan dan meyebarkan info ini akan lebih mengefektifkan kegiatan, biar masyarakat lebih banyak tahu dan nggak salah pilih pemimpin...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;supported by: Walhi, Lingkar Hijau. STSI &amp;amp; AW&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jalan malam bandung, acarana beurang wae,,, teunanaonnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"tukang nuar tangkal tong di wawuhan!!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pepep DW&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/496835965778446146-1697671493788953996?l=jalanmalambandung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/feeds/1697671493788953996/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=496835965778446146&amp;postID=1697671493788953996' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/1697671493788953996'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/1697671493788953996'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/2008/09/solidaritas-buat-babakan-siliwangi.html' title='Solidaritas Buat Babakan Siliwangi'/><author><name>Pepep DW</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07983320343706238069</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SifeccZYeEI/AAAAAAAAAEw/iPLTcqtzmlI/S220/4286_1087157253330_1058386485_30244007_4728676_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-496835965778446146.post-346465139203747450</id><published>2008-09-18T09:39:00.000-07:00</published><updated>2009-09-27T04:28:18.420-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jalanmalambandung'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apresiasi'/><title type='text'>jalan malam di Bandung: arga wilis ngabuburit bareng saratuspersen</title><content type='html'>&lt;a href="http://jalanmalambandung.blogspot.com/2008/09/apresiasi-ramadhan-bersama.html#links"&gt;jalan malam di Bandung: arga wilis ngabuburit bareng saratuspersen&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/496835965778446146-346465139203747450?l=jalanmalambandung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/feeds/346465139203747450/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=496835965778446146&amp;postID=346465139203747450' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/346465139203747450'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/346465139203747450'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/2008/09/jalan-malam-di-bandung-arga-wilis.html' title='jalan malam di Bandung: arga wilis ngabuburit bareng saratuspersen'/><author><name>Pepep DW</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07983320343706238069</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SifeccZYeEI/AAAAAAAAAEw/iPLTcqtzmlI/S220/4286_1087157253330_1058386485_30244007_4728676_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-496835965778446146.post-4298406300673622162</id><published>2008-09-18T09:14:00.000-07:00</published><updated>2009-09-27T03:57:03.544-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Apresiasi'/><title type='text'>arga wilis ngabuburit bareng saratuspersen</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SNJ-6FZWokI/AAAAAAAAAAk/orCAmoC6Uvo/s1600-h/IMG_5454.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SNJ-6FZWokI/AAAAAAAAAAk/orCAmoC6Uvo/s320/IMG_5454.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5247396052186079810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ngabuburir bareng di STSI Bandung bersama saratuspersen...&lt;br /&gt;keterangan lanjut mengenai siapa dan bagaimana saratuspersen klik aja: www.saratuspersen.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;acara ngabuburit bareng di STSI Bandung merupakan acara tahunan yang diselenggarakan Mapala Arga Wilis STSI Bandung, tetapi berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Arga Wilis tidak menyandingkan kegiatannya dengan acara Milangkala/ulang tahun AW dikarenakan Ultah AW pada tahun ini tidak tepat pada bulan ramadhan yaitu pada tanggal 02 oktober (17 tahun mapala Arga Wilis)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;acara ini akan diselenggarakan pada:&lt;br /&gt;27 september 2008&lt;br /&gt;GK. Sunan Ambu STSI Bandung&lt;br /&gt;Jl Buah Batu no. 212 Bandung&lt;br /&gt;jam 15.00 - buka (maghrib)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;acarana diisi juga oleh beberapa mahasiswa STSI lainnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;catatan:&lt;br /&gt;klo mau datang kirim email ka peps_bandung@yahoo.com supaya bisa panggih OK..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;salam Pepep DW&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/496835965778446146-4298406300673622162?l=jalanmalambandung.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/feeds/4298406300673622162/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=496835965778446146&amp;postID=4298406300673622162' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/4298406300673622162'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/496835965778446146/posts/default/4298406300673622162'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jalanmalambandung.blogspot.com/2008/09/apresiasi-ramadhan-bersama.html' title='arga wilis ngabuburit bareng saratuspersen'/><author><name>Pepep DW</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07983320343706238069</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SifeccZYeEI/AAAAAAAAAEw/iPLTcqtzmlI/S220/4286_1087157253330_1058386485_30244007_4728676_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_LW4QPnDDc8o/SNJ-6FZWokI/AAAAAAAAAAk/orCAmoC6Uvo/s72-c/IMG_5454.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
